You've probably noticed

We What We Do

About Us


Expertise

We just share with you the tutorials that we ourselves have tested in the workplace and slightly refine it to make it easy for you.

Our Articles

Every article on this site is presented explicitly so that you can understand the purpose of each tutorial.

Efficiency

excelive.com provides examples of just for illustration only, and we do not guarantee that they can be used in all situations.

Contact

Feel free to contact us when u've got some question, and we'll try our best to find out the answer for you.

READ MORE

Do you have any questions ?
Feel free to contact us !

GET IN TOUCH

Class


OPEN SITEMAP

Let's Get Started

choose what suits you

Melihat dan Menemukan Posisi Sel Terakhir Berdasarkan Kolom Atau Baris

proteksi formula dan macro vba

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa lembar kerja Microsoft Excel merupakan sebuah tabel yang berukuran sangat besar yang memiliki 2 elemen utama yakni kolom dan baris. Kolom (Column) adalah kotak-kotak yang tersusun secara menurun yang diwakili dengan huruf. Sementara baris (Row) adalah sekumpulan kotak-kotak yang tersusun secara mendatar yang diwakili dengan angka. Dan jika kita menarik sebuah garis lurus antara kolom dan baris, maka kita akan mendapati sebuah titik pertemuan yang lebih dikenal dengan istilah sel atau dituliskan dengan nama Cell dalam bahasa inggris.

Jadi dengan kata lain, sel (Cell) adalah titik pertemuan antara kolom (diwakili dengan huruf) dengan baris (diwakili dengan angka), yang kemudian kita biasa menulisnya dengan cara mengkombinasikan antara keduanya sehingga menjadi sebuah alamat sel.

Sengaja saya awali postingan kali ini dengan pengetahuan dasar tentang lembar kerja Microsoft Excel agar nantinya anda bisa lebih mudah dalam memahami dan menerapkan baris-baris kode yang akan saya paparkan, karena hal ini merupakan salah satu kunci penting untuk memahami tutorial ini.

Ok kita akan memasuki ke pembahasan inti, yakni bagaimana cara melihat posisi sel terakhir yang berisi sebuah nilai berdasarkan baris ataupun kolom, yang akan dibahas secara lengkap bukan asal copy-paste dan asal tempel kode saja - karena tujuan utama dari artikel ini adalah agar anda paham dan tidak asal copy paste.

Sebelum membahas kode-kodenya, terlebih dahulu silahkan lihat sekumpulan data yang saya miliki dalam lembar kerja Microsoft Excel berikut :

Jika anda ditanya posisi baris terakhir dari data yang ada digambar atas, maka saya yakin anda akan menjawab sel A5. Begitu pula jika ditanya posisi kolom terakhir yang berisi nilai, pun saya yakin 100% anda bisa menjawabnya.
Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana caranya membuat sebuah perintah agar bisa langsung secara otomatis menemukan lokasi baris atau kolom terakhir yang sebelumnya sudah disebutkan tadi?
Jawaban singkatnya adalah dengan menggunakan Macro VBA. Dan berikut ulasannya.

Baris Terakhir (ROW)
Dari data gambar diatas, jika kita lihat berdasarkan kolom A maka data tersebut mempunyai 5 buah baris yang berisi nilai, dan baris terakhir berisi kata 'Durian' yang mana posisinya berada di baris ke-5.
Sementara jika dilihat berdasarkan kolom B, maka ia hanya memiliki 1 buah baris yang berisi nilai, yakni kata 'januari'. Begitu pula dengan kolom C.

Bagaimana menerjemahkan statement diatas kedalam bahasa Macro VBA.?
  1. Pertama, tentukan terlebih dahulu posisi kolom yang akan dijadikan sebagai patokan untuk mengetahui jumlah banyaknya baris yang berisi nilai. Untuk statement diatas, maka kolomnya adalah kolom A.
  2. Langkah berikutnya adalah menentukan baris yang akan digunakan sebagai perwakilan dari baris yang berisi sebuah nilai, sebagai contoh baris ke-2.
  3. Kombinasikan langkah pertama (Kolom) dengan langkah kedua (Baris) sehingga menghasilkan baris kode Range("A2") atau bisa juga ditulis Cells(2, 1) atau [A2]
  4. Untuk mengetahui nilai yang terdapat di baris terakhir dan yang paling bawah, maka cara paling mudah untuk mengingat adalah dengan mengartikan kata terakhir dan terbawah ke dalam bahasa inggris, dimana kata terakhir adalah END, sementara kata bawah (saya gunakan istilah menurun) adalah DOWN. Dan hasil penulisan untuk kode ini adalah END(xlDOWN)
  5. Sampai disini anda sudah berhasil mengetahui isi dari baris terakhir, dan berdasarkan contoh data diatas maka hasilnya adalah DURIAN. Dan kombinasi penulisan kodenya adalah
    Range("A3").End(xlDown)
  6. Jika anda ingin mengetahui posisi baris terakhir (bukan isinya), maka kode diatas harus ditambah dengan sebuah perintah yang berfungsi untuk mengetahui indeks baris. Dan sekali lagi, untuk mempermudah dalam mengingatnya silahkan terjemahkan kata baris kedalam Bahasa Inggris.
    dan hasil kombinasi akhir untuk mengetahui posisi baris terakhir adalah
    Range("A3").End(xlDown).Row
    Dan berikut jika kode diatas diletakkan dalam jendela kotak pesan
    Msgbox Range("A3").End(xlDown).Row

Kolom Terakhir (COLUMN)
Untuk melihat isi atau posisi kolom terakhir berdasarkan contoh data yang sudah saya berikan diatas, cara penyelesaiannya sama dengan cara untuk mengetahui posisi baris terakhir hanya saja berbeda dalam hal pembacaannya, yakni dibaca bukan dari atas ke bawah, melainkan di baca dari kiri ke kanan (Bahasa Inggris 'kanan' tahu kan...?).
Dan cara mudah berikutnya untuk menyelesaikan ini adalah dengan menerjemahkan kata kolom kedalam Bahasa Inggris. Bagaimana, mudah bukan...!
Dan berikut adalah hasil akhir untuk melihat posisi kolom terakhir yang ditampilkan didalam kotak pesan
Msgbox Range("A1").End(xlToRight).Column

Sebenarnya ada banyak cara dan metode untuk melihat posisi kolom atau baris terakhir, hanya saja menurut pendapat pribadi saya - cara di atas boleh dibilang cara yang paling mudah dan gampang untuk diingat. Meskipun demikian, kode yang saya tuliskan dibawah ini bisa juga dengan mudah dipahami asalkan sudah memahami konsep tentang lembar kerja Microsoft Excel, seperti kolom, baris, sel, dll.
Silahkan anda bandingkan kode sebelumnya dengan kode-kode berikut yang memiliki fungsi yang sama.
Sub BarisTerakhir()
r = Cells(Rows.Count, 1).End(xlUp).Row 
MsgBox r
End Sub

Sub KolomTerakhir()
c = Cells(1, Columns.Count).End(xlToLeft).Column
MsgBox c
End Sub
Jika anda penasaran dan masih mau bereksperimen untuk mencari posisi baris dan kolom terakhir, salah satu parameter lainnya yang bisa anda gunakan adalah Current Region. Silahkan baca turorialnya disini .
Untuk mengisi sebuah nilai atau data setelah kolom atau baris terakhir, silahkan anda tambahkan nilai + 1 dibelakang kode-kode tersebut
Seperti biasa, untuk melengkapi tutorial yang cukup panjang ini, saya sudah menyiapkan tampilan hasil akhir yang sudah dimodifikasi seperti berikut :


Selamat... anda sekarang sudah berhasil membuat sendiri sebuah kode Macro VBA untuk mencari lokasi sel terakhir baik berdasarkan baris maupun berdasarkan kolom. Semoga tutorial ini ada guna dan manfaatnya.
Silahkan kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com


Kode Macro VBA untuk menampilkan Informasi Data Dari 3 Kriteria

kriteria macro vba

Banyak cara yang digunakan dalam menentukan ukuran yang menjadi dasar untuk menampikan atau menyembunyikan suatu data, atau lebih mudahnya disebut sebagai kriteria. Ya, suatu kriteria dapat digunakan sebagai patokan kapan atau bagaimana data-data tersebut ingin ditampilkan, atau diambil untuk kemudian diolah lagi dengan data lainnya.

Ambil contoh seperti berikut, seorang pengunjung toko handphone ingin mengetahui harga sebuah produk, sebut saja VIVO versi V5 yang dibuat atau direlease di tahun 2015, serta ingin mengetahui juga ketersediaan barangnya. Dan jika dari kumpulan data-data yang tersimpan didalam komputer tersebut memiliki informasi berupa merk VIVO dengan versi V5-nya serta buatan tahun 2015, maka komputer atau aplikasi akan menampilkan informasi harga serta stok barang sesuai dengan kriteria yang dimasukkan oleh pengunjung toko tersebut.

Nah dari gambaran diatas, variabel seperti VIVO, V5 dan tahun 2015 adalah sebuah kondisi yang harus dipenuhi untuk menampilkan hasil berupa Informasi Harga Produk dan Stok Barang.

Jika contoh diatas diterjemahkan dalam sekumpulan data Microsoft Excel, maka tampilannya kurang lebih seperti berikut :
Data toko handphone

Ok, sekarang kita akan mencoba melakukan pencarian data seperti yang dilakukan oleh pengunjung toko handphone menggunakan data-data yang tersimpan dalam Microsoft Excel.
Saya berasumsi data-data yang tersimpan di komputer memiliki susunan yang kurang lebih seperti apa yang saya sajikan diatas. Dan selanjutnya kita akan mencari nilai dari sekumpulan data-data yang sudah ada ini untuk menampilkan informasi berdasarkan 3 (tiga) buah kriteria seperti yang sudah saya gambarkan sebelumnya.
Dan sesuai dengan judul tutorial ini, maka syarat yang tidak kalah penting yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah menonaktifkan keamanaan Macro Microsoft Excel anda, agar nantinya kode-kode yang ditulis bisa dijalankan secara maksimal.

Jika persiapan sudah oke, silahkan ikuti langkah demi langkah yang saya sajikan berikut ini :
  1. Aktifkan terlebih dahulu jendela Microsoft Visual Basic Editor jika belum, yakni dengan menekan tombol pintas ALT+F11
  2. Buat sebuah module baru melalui menubar Insert, kemudian pilih Module
  3. Tulis atau tempelkan sederetan baris Macro VBA berikut ini di dalam module yang sudah dibuat dilangkah sebelumnya
    Sub TigaKriteria()
    On Error Resume Next
    Dim a, b As Variant 
    Dim c As Double 
    Dim psn As Boolean
    Dim isi
    psn = False
    isi = Cells(Rows.Count, 1).End(xlUp).Row
    
    a = Application.InputBox("Nama item atau produk")
    b = Application.InputBox("Jenis versi produk")
    c = Application.InputBox("Tahun dibuat")
    For i = 2 To isi
    If InStr(UCase(Cells(i, 2)), UCase(a)) And _
       InStr(UCase(Cells(i, 3)), UCase(b)) And _
       Cells(i, 4) = c Then
    If psn = False Then
        MsgBox "Hasil pencarian untuk item : " & _
                Cells(i, 2) & " " & Cells(i, 3) & " " & Cells(i, 4) & vbCr & _
                "Price : " & Format(Cells(i, 5), "#,##0") & vbCr & _
                "Stok : " & Cells(i, 6) & " bh"
        psn = True
    End If
    End If
    Next
    End Sub

    Untuk lebih memahami kode-kode yang sudah saya tuliskan ini dan tidak asal copy-paste, berikut akan saya jelaskan secara singkat baris-baris penting yang terdapat dalam serangkaian kode Macro VBA diatas
    • On error resume next
      adalah sebuah statement yang akan mengabaikan semua perintah jika terjadi sebuah kesalahan
    • Dim a, b As Variant
      saya mendeklarasikan variabel a dan variabel b sebagai variant, karena nantinya nilai-nilai yang terdapat dalam variabel ini berisi sebuah teks (nama item dan versi handphone)
    • Dim c As Double / Long
      sesuai dengan cerita contoh diatas bahwa terdapat sebuah variabel yang menunjukkan tahun dikeluarkannya sebuah produk Handphone, maka variabel c saya deklarasikan sebagai Double atau anda juga bisa mendeklarasikan sebagai Long agar dapat menyimpan nilai sebagai angka (numeric)
    • Dim psn As Boolean
      Untuk variabel psn, saya fungsikan ia sebagai sebuah Boolean agar ia bisa menyimpan nilai TRUE atau FALSE. Variabel nilai psn sendiri saya gunakan agar nantinya kotak pesan (MsgBox) tidak muncul secara berulang-ulang
    • psn = False
      melanjutkan dari penjelasan sebelumnya, variabel psn yang sudah saya deklarasikan sebagai Boolean saya beri dia nilai awal dengan nilai FALSE.
      Variabel dan nilai dari psn ini bersifat pilihan, artinya jika anda ingin menampilkan hasil pencarian langsung ke dalam lembar kerja maka anda tidak perlu menempatkan baris perintah ini
    • isi = Cells....
      Baris kode ini memuat sebuah nilai yang dapat digunakan untuk mencari informasi baris terakhir yang berisi data berdasarkan kolom A atau indeks kolom ke-1, sehingga ia akan mencari jumlah atau banyaknya data secara otomatis
    • a = ... nama item
      Nilai ini dideklarasikan sebagai sebuah Variant yang digunakan sebagai kriteria pertama, dan untuk contoh ini kriteria yang dimaksud adalah Nama Item yang dapat dimasukkan melalui jendela InputBox
    • b = ... versi produk
      sama seperti nilai a, hanya saja ia di dijadikan sebagai kriteria kedua yakni akan membaca versi sebuah produk
    • c = ...tahun
      Berbeda dengan nilai a dan nilai b, nilai ini menyimpan informasi sebagai angka dan dijadikan sebagai kriteria ketiga.
    • For i = 2 to Isi
      Baris ini merupakan perintah awal untuk pengulangan (loop), yang mana pengulangan akan dibaca mulai dari baris ke-2 sampai dengan baris sebanyak yang diketahui oleh nilai yang didapatkan oleh variabel isi
    • If InStr.......
      Kata kunci dari bahasa logika yang cukup panjang ini terdapat dalam baris perintah InStr...., saya gunakan untuk 'mengunci' dan mencari kesamaan nilai antara nilai yang dimasukkan di setiap variabel dengan kolom indeks yang sesuai dengan kriteria yang dimasukkan, seperti :
      • variabel a memiliki nilai sama dengan nilai yang ada di kolom indeks ke-2, dan
      • variabel b memiliki nilai sama dengan nilai yang ada di kolom indeks ke-3, dan
      • variabel c memiliki nilai sama dengan nilai yang ada di kolom indeks ke-4
      dengan menggunakan parameter InStr..., Maka Macro VBA akan 'memaksa' untuk menyamakan penulisan karakter huruf besar atau huruf kecil agar tidak bersifat case-sensitive.
      Masih dalam logika IF yang pertama, dimana jika semua kondisi-kondisi ini terpenuhi maka baris perintah yang akan dieksekusi adalah :
      • If Psn = False
        Ok, logika If ini kita sebut saja sebagai logika IF yang kedua dimana ia terdapat didalam logika IF yang pertama yang mana fungsi utama dari logika IF kedua ini adalah jika variabel nilai psn adalah False (lihat penjelasan psn = False), maka sebuah kotak pesan dengan berbagai informasi pencarian akan ditampilkan.
        Dan setelah logika IF yang kedua ini dieksekusi, maka variabel psn saya rubah nilainya menjadi TRUE agar nantinya hasil pencarian TIDAK ditampilkan secara berulang-ulang
      • End IF
        Adalah sebuah parameter yang wajib dituliskan untuk menutup Logika IF. Karena dalam tutorial ini saya menggunakan 2 logika IF maka parameter End IF berjumlah 2
    • Next
      Baris perintah terakhir dari serangkaian kode Macro VBA ini adalah parameter Next, sebagai penutup dari parameter For i.....

Barangkali serangkaian baris kode Macro VBA yang kita tuliskan jika dibahasakan dalam bahasa sehari-hari kurang lebih seperti setiap poin yang saya jelaskan diatas. Dan mudah-mudahan penjelasannya bisa dimengerti.
Namun jika anda menemui kendala, silahkan anda tuliskan beberapa hal yang masih belum dipahami dari tutorial ini dalam kolom komentar dibawah.

Sebagai penutup, berikut saya tampilkan hasil akhir dari tutorial ini. Dan jika anda mengikuti langkah demi langkah yang saya berikan dalam tutorial ini, maka andapun akan mendapatkan hasil akhir seperti yang tampak dalam tampilan berikut
Kode Macro VBA 3 Kriteria

Selamat... anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menampilkan informasi berdasarkan 3 (tiga) buah kriteria yang diinput atau dimasukkan melalui jendela InputBox. Mudah-mudahan tutorial kali ada guna dan manfaatnya, dan membantu anda menyelesaikan permasalah excel yang saat ini anda hadapi.
Silahkan bookmark website ini jika anda suka dengan tutorial-tutorial yang telah kami sajikan, dan jangan lupa kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. Despedida.

Menjalankan Kode Yang Berbeda Setiap Sheet Dibuka

Menampilkan Kode Berbeda

Setiap bekerja dalam menggunakan Microsoft Excel, barangkali kita sering bolak-balik mengaktifkan antar lembar kerja - untuk melihat isi dari masing-masing lembar kerja untuk mencari atau melihat informasi yang kita inginkan. Memang secara default pengguna hanya diberikan 3 buah lembar kerja saja dalam mengolah dokumen Microsoft Excel, akan tetapi masih bisa ditambahkan lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Semakin banyak lembar kerja yang digunakan dalam projek Microsoft Excel, tentunya semakin besar pula perhatian yang harus diberikan kepada masing-masing lembar kerja berkenaan dengan isi informasi yang tersimpan didalamnya. Terlebih lagi jika kita sedang mengerjakan megaproyek yang berhubungan dengan banyak lembar kerja.

Nah, berikut ini ada sebuah tips yang bisa anda gunakan untuk memberikan perhatian ekstra kepada masing-masing lembar kerja sehingga ketika pengguna mengaktifkan lembar kerja tertentu maka sebuah informasi berupa kotak pesan (atau mungkin baris kode perintah lainnya) akan dijalankan pada saat itu pula.
Untuk diketahui, tutorial ini menggunakan bantuan Macro VBA sehingga pastikan tingkat keamanan Macro VBA Microsoft Excel anda sudah dimatikan (disable) terlebih dahulu. Dan berikut langkah-langkahnya :
  1. Saya berasumsi dalam workbook Microsoft Excel anda terdapat 3 buah lembar kerja
  2. Masuk ke aplikasi Vsual Basic Editor dengan cara anda menekan tombol pintas ALT+F11 atau bisa juga anda klik kanan nama salah satu lembar kerja kemudian di menu pop-up yang muncul, pilih View Code
  3. Pada jendela Visual Basic Editor, dijendela sebelah kiri layar komputer anda silahkan klik 2x objek ThisWorkbook, kemudian di jendela sebelah kanan silahkan pilih objek WorkBook dan untuk prosedurnya silahkan cari dan pilih SheetActivate pada kotak DropDown yang tersedia. Hal ini bertujuan agar setiap lembar kerja ketika diaktifkan maka akan membaca beris perintah tertentu.
  4. Langkah berikutnya adalah, silahkan tuliskan baris perintah berikut di dalam prosedur yang sudah anda buat pada langkah sebelumnya
    Private Sub Workbook_SheetActivate(ByVal Sh As Object)
    Select Case ActiveSheet.Index
    Case 1, 3
       MsgBox "Ini lembar kerja ke-1 dan atau ke-3"
    Case 2
       MsgBox "Ini lembar kerja ke-2"
    End Select
    End Sub
    Penjelasan singkatnya kurang lebih seperti berikut :
    • Select Case ActiveSheet.Index
      Digunakan untuk memilih kondisi berdasarkan indeks lembar kerja yang terpilih
    • Case 1, 3
      Perintah standar yang berfungsi untuk menampilkan sebuah kotak pesan ketika Sheet1 dan Sheet3 (indeks ke-1 dan ke-3) terpilih
    • Case 2
      Memiliki fungsi yang sama seperti Case 1, 3 hanya saja berlaku ketika kondisi lembar kerja indeks ke-2 terpilih
  5. Finish...
    Sekarang silahkan anda coba untuk memindahkan setiap lembar kerja Microsoft Excel anda untuk mengetahui apakah kode yang ditulis sudah benar dan sesuai dengan yang diharapkan apa belum.

Selamat.... sekarang anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menjalankan kode yang berbeda-beda setiap lembar kerja diaktifkan. Semoga artikel dan tutorial ini ada guna dan manfaatnya untuk anda. Silahkan kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com

Membuat Kotak Pesan Agar Tampil Sekali Dalam Parameter For..Next

msgbox - xcelive

Hampir setiap aplikasi komputer memiliki kotak pesan yang berisi beragam informasi yang bertugas memberitahu kepada pengguna akan apa yang sedang dikerjakan, yang mana munculnya kotak pesan ini dipicu oleh bermacam kondisi dan situasi, sebut saja ketika pengguna berhasil menyimpan hasil pekerjaannya atau ketika pengguna melakukan sesuatu yang 'dilarang' oleh aplikasi tersebut, atau sekedar ingin menampilkan infomasi kepada pengguna tentang status dari pekerjaannya.

Berbagai macam kondisi yang menyebabkan munculnya kotak pesan tentunya berbeda antara aplikasi satu dengan lainnya, namun pada intinya munculnya kotak pesan disebabkan karena terdapat sesuatu yang memicunya. Tujuan dari kotak pesan memang ingin menampilkan informasi kepada pengguna tentang apa yang ia kerjakan dan biasanya juga menampilkan bantuan yang bertujuan untuk membantu pengguna dalam mengoperasikan aplikasi yang dimaksud.

Meskipun boleh dibilang bahwa munculnya jendela kotak pesan dapat membantu pengguna dalam memutuskan apa yang seharusnya dilakukan. Namun terkadang munculnya bisa sangat menggangu dan bahkan tidak diharapkan, terlebih ketika kotak pesan disematkan dalam module pengulangan - sebut saja parameter yang digunakan adalah For...Next. Ya, parameter For..Next adalah salah satu parameter yang terdapat dalam Macro VBA Microsoft Excel yang memungkinkan suatu perintah dapat diulang-ulang beberapa kali dan akan berhenti sampai suatu kondisi telah terpenuhi.

Coba perhatikan pernyataan berikut :
Seorang user ingin mengisi baris 1 sampai dengan baris ke 3 pada kolom A dengan huruf ABC
Maka dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa pengulangan perintah terjadi selama 3 kali, yakni perintah untuk mengisi huruf ABC mulai dari baris ke-1 dan akan berhenti pada saat masuk baris ke-3.
Bahasa kode VBA sederhana untuk menerjemahkan kalimat diatas adalah :
For a = 1 to 3
  Cells(a,1) = "ABC"
next 
Nah, sekarang coba bayangkan jika sebuah parameter MsgBox ditempatkan dalam parameter ini, pasti yang terjadi adalah pesan yang sama akan dibuka secara berulang-ulang sebanyak 3 kali. dan ini jelas-jelas akan sangat menganggu. Silahkan lihat kotak pesan yang muncul pada demonstrasi berikut
xcelive - loop msgbox

Demonstrasi diatas dihasilkan dari kode Macro VBA seperti ini
For a = 1 to 3
  MsgBox "Pengulangan sebanyak " & a & " kali"
next
Dari kode diatas, saya hanya melakukan pengulangan perintah sebanyak 3 kali saja namun saya sangat terganggu dengan munculnya kotak pesan setiap kali pengungalan dilakukan. Bagaimana jika saya ingin melakukan pengulangan lebih banyak dari ini?! Mungkin capek dan tentu kesal karena harus menekan tombol OK pada jendela kotak pesan agar bisa menuju ke pengulangan berikutnya hingga selesai.

Untungnya dengan menggunakan bantuan logika sederhana, 'kesalahan' ini bisa diatasi dan menghasilkan sesuatu yang seharusnya, yakni menampilkan kotak pesan cukup hanya sekali saja meskipun berkali-kali melakukan pengulangan perintah.
Jika ingin mencobanya, tulis baris kode Macro VBA berikut dalam sebuah Module kemudian jalankan dengan menekan tombol F5 di keyboard anda.
Sub PesanSekali()
Dim Pesan As Boolean
Pesan = True

For a = 1 To 3
If Pesan = True Then
  MsgBox "Pengulangan sebanyak " & a & " kali"
  Pesan = False
End If
Next
End Sub

Rangkuman dan penjelasan singkat kode Macro VBA diatas :
  1. Pesan As Boolean
    Sebuah variabel Macro VBA yang dapat digunakan untuk menyimpan nilai TRUE atau FALSE
  2. Pesan = True
    Digunakan untuk menentukan nilai awal dari nilai Pesan, yakni nilai TRUE
  3. For a = ....
    Berfungsi untuk melakukan pengulangan perintah sebanyak 3 kali
  4. If Pesan = True
    Baris ini berfungsi untuk melakukan pengecekan sebelum mengeksekusi perintah-perintah setelahnya, yakni jika kondisi dari nilai Pesan adalah TRUE.
    Dan karena sebelumnya kita sudah menentukan nilai Pesan dengan nilai TRUE, maka pasti perintah selanjutnya akan dieksekusi
  5. Pesan = False
    Nah, inilah baris perintah yang digunakan untuk menghentikan munculnya jendela kotak pesan secara berulang-ulang, karena paremeter dari Logika IF yang dituliskan sebelumnya hanya akan menjalankan perintah jika status dari nilai Pesan = TRUE
Hasil akhir yang diperoleh dari kumpulan baris perintah Macro VBA yang sudah dibuat diatas tampak seperti dalam tampilan berikut :
kotak pesan berulang - xcelive

Lantas bagaimana cara mengkombinasikannya dengan kode-kode atau perintah lainnya?!
Untuk mengetahui kegunaan dan cara mengaplikasikan kedalam baris perintah yang lebih kompleks, silahkan kunjungi tutorialnya disini

Sebagai penutup untuk tutorial kali ini, saya ucapakan selamat kepada anda karena sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menghentikan munculnya kotak pesan agar tidak tampil secara berulang-ulang ketika di sematkan dalam parameter For..Next. Mudah-mudahan tutorial kali ada guna dan manfaatnya, dan membantu anda dalam menyelesaikan permasalah excel yang saat ini anda hadapi.
Silahkan bookmark website ini jika anda suka dengan tutorial-tutorial yang telah kami sajikan, dan jangan lupa kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama xcelive.com. We'll be right back
Follow my blog with Bloglovin


Kombinasi CheckBox Dan Select Case Untuk Membuka Jendela Dialog Print

print dialog

CheckBox merupakan salah satu objek VBA berbentuk kotak persegi yang dapat memberikan nilai atau hasil Benar dan Salah saja, dimana ketika bernilai benar maka kotak ini akan berisi tanda centang ( ), sementara jika bernilai salah maka ia akan kosong. Dengan kata lain, tanda centang didalam kontrol objek CheckBox bisa digunakan untuk mewakili kata YA dan berlaku juga sebaliknya.

Untuk menguji hasil yang didapatkan dari checkBox ini sebenarnya sangatlah sederhana dan mudah untuk dilakukan. Untuk mencobanya :
  1. Pilih tab menu Developer kemudian pilih control CheckBox untuk kategori ActiveX dan letakkan didalam lembar kerja Microsoft Excel, ambil contoh Sheet1.
    CheckBox Controls
  2. Selanjutnya silahkan anda klik kanan objek ini dan pilih menu Properties dari jendela pop-up menu yang muncul.
    CheckBox Properti
  3. Didalam jendela properties untuk control checkBox ini, silahkan anda cari sebuah parameter LinkedCell yang masih kosong dan silahkan isi sebuah alamat sel yang nantinya digunakan untuk meletakkan hasil ketika objek CheckBox ini di klik. sebagai contoh, silahkan tulis alamat sel A1.
    CheckBox Linked Cell
  4. Sebelum menguji atau mengklik CheckBox ini, pastikan anda sudah mematikan menu Design Mode yang terdapat di tab menu Developer.
    Design Mode
Jika langkah-langkah diatas sudah dilakukan dengan benar, dan ketika anda menekan tombol CheckBox, maka sebuah hasil TRUE atau FALSE akan ditampilkan di sel A1 yang sudah dihubungkan dengan CheckBox ini.

Ok, cara diatas adalah sebuah cara sederhana yang dapat dilakukan hanya sekedar untuk menampilkan nilai TRUE atau FALSE di dalam sebuah sel. Sekarang kita akan mencoba bagaimana mengkombinasikan nilai tersebut untuk membuka jendela dialog print dengan menggunakan statement Select Case yang juga dikombinasikan dengan logika IF.
  1. Silahkan anda buat sebuah control baru yakni CommandButton dan letakkan di lembar kerja yang sudah terdapat control CheckBox yang sudah anda buat sebelumnya
  2. Langkah berikutnya adalah, pastikan anda sudah mengetahui nama yang diberikan untuk CheckBox. Untuk melihat nama dari objek ini, silahkan klik kanan checkBox kemudian pilih menu properties dan lihat kotak disebelah kanan dari parameter (Name), kemudian tutup jendela properties CheckBox
    Nama CheckBox
  3. Selanjutnya klik 2x objek CommandButton untuk langsung menuju jendela Microsoft Visual Basic Editor, yang secara otomatis anda akan dibuatkan sebuah prosedur untuk even Klik yang masih kosong
    Code
  4. Ketik baris kode berikut kedalam prosedur yang sudah dibuat dilangkah sebelumnya
    Select Case CheckBox1
        Case True
            if Application.Dialogs(xlDialogPrinterSetup).Show = true then _
            ActiveSheet.PrintOut
        Case Else
            MsgBox "Silahkan centang CheckBox untuk membuka jendela printer anda"
    End Select
    
    Penjelasan dari baris kode :
    • Select Case CheckBox1
      Adalah sebuah prosedur yang digunakan untuk situasi yang terjadi pada objek yang memiliki nama CheckBox1
    • Case True
      Berisi perintah yang akan di jalankan ketika situasinya adalah benar (TRUE)
    • If Application.Dialogs(xlDialogPrinterSetup).Show = true then _
      Baris kode ini hanya akan diaktifkan ketika kondisi dari CheckBok1 adalah benar, yang mana baris ini berisi bahasa logika sederhana yang berarti jika pengguna memilih salah satu nama printer yang tersedia di jendela dialog printer (xlDialogPrinterSetup), maka perintah selanjutnya akan segera dieksekusi
    • ActiveSheet.PrintOut
      Bertugas untuk mencetak halaman atau lembar kerja aktif ke kertas menggunakan jenis printer yang dipilih pada baris perintah sebelumnya
    • Case Else
      Arti dari baris kode ini adalah, ia akan menjalankan sebuah baris perintah ketika kondisi-kondisi sebelumnya tidak terpenuhi - Dalam kasus ini, Case Else adalah sebuah kondisi yang salah (FALSE)
    • End Select
      Adalah sebuah statement penutup yang wajib dituliskan di bagian akhir.

Untuk mengetahui hasil akhir dari tutorial ini, berikut tampilannya:
membuka jendela print dialog

Selamat.... anda sekarang sudah mengetahui bagaimana caranya menggunakan CheckBox serta bagaimana caranya menampilkan jendela dialog print serta menggunakan statement sederhana dari Select Case. semoga tutorial ini cukup mudah untuk dipahami dan mudah-mudahan ada guna dan manfaatnya.
Jika anda suka dengan tutorial yang disajikan di website ini, silahkan bookmark atau bisa juga anda klik tombol Subscribe untuk mendapatkan artikel dan tutorial terbaru dari kami, dan silahkan kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. Adios...!

Begini Caranya Mengekstrak Huruf atau Angka Dari Data Acak

ekstrak angka dan huruf

Saya pernah mendapat sebuah file hasil download dari internet yang mana isinya menjadi berantakan ketika saya buka di lembar kerja Ms. Excel, tidak sama dengan tampilan yang terlihat di situs tempat saya download file tersebut. Entah apa ini disebabkan karena saya salah dalam memilih jenis formatnya atau yang lainnya. Esoknya ketika saya mencoba download ulang file tersebut, saya lupa dengan alamat website-nya - nahasnya, saya coba cari di history browsing alamat sudah tidak tersedia alias sudah bersih, mungkin ada pengguna lain setelah saya yang menghapus data cache browser.

Cukup lama saya googling dan mencari alamat website penyedia file yang sudah berhasil saya download dihari sebelumnya, akan tetapi tak juga kunjung bertemu dengannya. Dan akhirnya, saya pun menyerah, dan tidak ingin membuang-buang waktu untuk mencari alamat yang saya sudah lupa.
Untung saja file yang saya download memiliki ekstensi .xls atau format file Microsoft Excel, jadinya saya bisa mengutak-atik isinya dengan sedikit kemampuan yang saya miliki, yang sekarang saya share kepada anda semuanya.

Saya tidak akan menampilkan file hasil download yang berantakan ketika saya buka di program Microsoft Excel, akan tetapi saya akan memberikan contoh yang mudah untuk di mengerti serta memiliki struktur yang hampir mirip dengan file tersebut - yang isinya kurang lebih seperti ini
Data Acak
Contoh data di atas pada dasarnya terdiri dari dua jenis, yakni huruf dan angka. Akan tetapi agak susah dibaca jika dalam kondisi penulisan yang berantakan seperti yang saya tulis diatas.
Nah, pada kesempatan ini saya akan share sebuah kode Macro VBA untuk membongkar data tersebut dan memisahkannya agar lebih enak dipandang dan tentunya agar lebih mudah dibaca.

Dan seperti biasa, karena yang akan saya share adalah berupa kode Macro VBA, maka pastikan jendela Microsoft Visual Basic Editor sudah diaktifkan, jika belum silahkan tekan tombol pintas ALT+F11.
Selanjutnya adalah buat sebuah Module Baru, kemudian silahkan masukkan kode berikut kedalamnya.
Sub extext()
Dim a, b, c As Long
Dim d, e As Variant

Range("E:F").Clear
For a = 1 To 5
e = Cells(a, 1)
b = Len(e)
For c = 1 To b
    If Mid(e, c, 1) >= "0" And Mid(e, c, 1) <= "9" Then
        Cells(a, 5) = Cells(a, 5) & Mid(e, c, 1)
    ElseIf Mid(e, c, 1) > "9" Then
        Cells(a, 6) = Cells(a, 6) & Mid(e, c, 1)
    End If
Next
Next a
End Sub
Dua baris pertama dari kode diatas bertugas untuk mendeklarasikan nilai , kemudian dilanjutkan dengan perintah untuk menghapus kolom E dan F. Perintah ini saya gunakan untuk membersihkan kolom tempat peletakan hasil ekstraksi, agar tidak terjadi penumpukan hasil.

Baris perintah inti dari kode di atas, penjelasan singkatnya kurang lebih sebagai berikut:
  1. nilai a terdiri dari nilai 1 sampai dengan 5, yang mana nantinya digunakan untuk membaca baris. Banyaknya jumlah baris bisa disesuaikan dengan banyaknya data yang tersimpan dalam lembar kerja, atau juga bisa menggunakan kode Current Region untuk mendeteksi jumlah baris secara otomatis.
  2. nilai e berasal dari baris ke-a dan kolom pertama
  3. nilai b berfungsi untuk membaca berapa jumlah karakter yang didapat dari nilai e
  4. nilai c memiliki fungsi yang hampir sama dengan nilai a, hanya saja nilai ini akan melakukan pengulangan mulai nilai 1 hingga panjang karakter yang terdapat di nilai b. Sementara didalam struktur perintah c, terdapat sebuah kondisi yang harus dipenuhi antara lain:
    • Jika karakter yang terdapat di nilai e (baris ke-a dan kolom 1) untuk setiap karakter ke-c (karakter 1 hingga panjang yang didapatkan dari perintah atau nilai b) mempunyai nilai lebih kecil sama dengan 0 (nol) dan lebih besar sama dengan 9 (sembilan), maka sel ke-a kolom ke-5 akan diisi dan ditambahkan dengan nilai yang berisi angka.
    • Kondisi yang kedua adalah, jika karakter-karakter tersebut memiliki nilai lebih besar dari 9, maka hasilnya berupa teks dan akan di letakkan di sel ke-a dan kolom ke-6
  5. Selesai.

Sekilas, bahasa logika diatas terkesan membingungkan, akan tetapi jika dipahami dengan seksama maka saya yakin anda akan mudah untuk memahaminya. Dan untuk melengkapi tutorial ini, seperti biasa saya akan menampilkan hasil akhir seperti dalam tampilan berikut :
ekstrak data acak

Selamat, anda sekarang sudah bisa memecah dan memisahkan antara karakter berupa huruf dan angka dari data acak. Semoga tutorial kali ini ada guna dan manfaatnya untuk anda, dan bisa dengan mudah untuk dipahami.
Silahkan bookmark situs kami dan kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. Arrivederci !!


Berbagai Cara Mengisi Daftar ListBox

Cara-cara mengisi ListBox

ListBox adalah sebuah elemen kontrol grafis yang memungkinkan pengguna untuk memilih satu atau beberapa item dari daftar yang terdapat dalam kotak yang umumnya terdiri dari beberapa baris, dan pengguna diberikan akses untuk mengeklik di dalam kotak pada item untuk memilihnya, terkadang dikombinasikan dengan Shift atau Ctrl untuk membuat beberapa pilihan.

Lalu muncul sebuah pertanyaan sederhana, darimana daftar item yang terdapat dalam ListBox tersebut berasal?
Setidaknya ada dua jawaban untuk menjawab asal item dari daftar ListBox yakni bisa diisi secara manual atau ditulis langsung dalam baris kode Macro VBA dan bisa juga diisi sesuai dengan data-data yang terdapat dalam lembar kerja Microsoft Excel. Nah, untuk cara yang kedua bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan untuk mendapatkan informasi yang diinginkan.

Pada bagian ini excelive.com akan mengupas tuntas tentang beragam cara dalam mengisi daftar yang terdapat di dalam ListBox, tentunya dengan menggunakan Macro VBA.

Ok. langsung saja buka aplikasi Microsoft Excel dan segera aktifkan jendela Microsoft Visual Basic Editor yang bisa anda lakukan dengan cara menekan tombol pintas ALT + F11. Juga, pastikan bahwa keamanan Macro Security Microsoft Excel sudah di nonaktifkan agar kode yang sudah ditulis nantinya bisa dijalankan.

Dalam jendela Microsoft Visual Basic Editor buat sebuah UserForm dan tempatkan sebuah ListBox didalamnya, seperti tampak dalam gambar berikut :
Userform dan ListBox
Setelah anda selesai mendesain interface seperti di atas, saatnya mengisi daftar-daftar item di dalam ListBox.
Dan untuk tutorial kali ini, kita akan menjalankan kode-kode Macro VBA agar secara otomatis dieksekusi ketika UserForm1 di buka, oleh karena itu maka Objek yang harus dipilih adalah UserForm sementara prosedurnya adalah Activate atau bisa juga memilih prosedur Initialize.

Metode Pengisian 1 - Cara Manual
Cara yang paling sederhana dalam mengisi daftar item di ListBox adalah dengan cara menuliskannya secara manual di baris kode Macro VBA dengan menggunakan parameter AddItem seperti berikut :
ListBox1.AddItem "abc"
ListBox1.AddItem "def"
ListBox1.AddItem "ghi"
ListBox1.AddItem "jkl"
Baris kode di atas berfungsi untuk menambahkan 4 buah item di ListBox1, dan karena cara penulisan tersebut memiliki pengulangan untuk objek ListBox1, maka hal ini bisa disempurnakan dengan model syntax penulisan seperti berikut
With ListBox1
  .AddItem "abc"
  .AddItem "def"
  .AddItem "ghi"
  .AddItem "jkl"
End With
Kedua model syntax penulisan kode di atas memiliki fungsi yang sama, yakni menambahkan item di dalam objek ListBox dengan cara ditulis secara manual.

Metode Pengisian 2 - Daftar Tetap
Cara berikut ini adalah dengan menggunakan bantuan sebuah lembar kerja yang berisi data-data yang akan ditampilkan dalam daftar item di ListBox yang sudah ditentukan dan sifatnya tetap.
ListBox1.RowSource = "A1:A5"
Baris kode di atas akan membaca data-data yang terdapat dalam lembar kerja dari sel A1 hingga sel A5 untuk kemudian di tampilkan dalam kotak ListBox

Metode Pengisian 3 - Daftar Dinamis
Sama seperti metode pengisian 2 yakni dengan menggunakan bantuan lembar kerja yang digunakan sebagai isi dari daftar yang terdapat dalam ListBox, akan tetapi untuk metode pengisian kali ini daftar tersebut sifatnya dinamis, artinya bahwa penambahan isi daftar ListBox akan secara otomatis berubah ketika data-data yang terdapat di lembar kerja mengalami penambahan juga.
Dan salah satu baris kode yang bisa digunakan untuk membuat isi daftar ListBox bersifat dinamis adalah seperti berikut :
Dim akhir As Variant
akhir = Sheets("Sheet1").Range("a1").CurrentRegion.Rows.Count
For x = 1 To akhir
    ListBox1.AddItem Cells(x, 1)
Next
Dalam baris kode di atas, variabel akhir difungsikan untuk mengetahui baris akhir yang berisi data berdasarkan data-data yang tertulis dikolom A.
Ada beberapa cara lainnya dalam menentukan posisi baris terakhir yang berisi data, namun untuk tutorial ini saya menggunakan parameter CurrentRegion yang menurut saya lebih mudah penggunaannya.
Silahkan lihat disini untuk pembahasan CurrentRegion lebih lanjut

Metode pengisian daftar ListBox menggunakan parameter AddItem, namun kali ini item di ambil dari lembar kerja yang sudah ditentukan yakni dimulai dari sel A1 hingga sel terakhir yang berisi data, juga pengisiannya dikombinasikan dengan penggunaan fungsi Loop agar daftar di ListBox mengikuti perubahan atau penambahan yang terjadi di lembar kerja.

Untuk mengetahui tutorial penggunaan Loop, baca tutorial-tutorial berikut :
 Solusi Handal Melakukan Pencarian
 Kombinasi Fungsi Match dan Index
 Mengenal Formula Pembulatan Angka
 Konversi Angka ke Huruf

Metode Pengisian 4 - Daftar Spesifik
Metode pengisian daftar ListBox model ini merupakan kombinasi dari metode-metode di atas, akan tetapi dengan menambahkan sebuah kriteria tertentu agar daftar yang ditampilkan di ListBox sesuai dengan kriteria yang dimaksudkan.
Lihat tutorialnya disini

Metode Pengisian 5 - Daftar Unik
Jika anda memiliki kumpulan data-data dalam lembar kerja, dan kemudian anda ingin menampilkannya ke dalam jendela ListBox namun hanya ingin menampilkan data yang sifatnya unik (tidak dobel), maka anda bisa pelajari panduannya disini

Metode Pengisian 6 - Daftar Dari Lembar Kerja Lain
Ok, sekarang kita akan mencoba mengisi ListBox namun berasal dari lembar lain. Dan untuk melakukan hal ini, maka pengisian ListBox dengan menggunakan syntax penulisan standar seperti yang metode-metode diatas - bisa dipastikan tidak akan berhasil. Dan solusinya adalah dengan menggunakan alternatif kode berikut:
Dim rng As Range
Dim i As Long
Set rng = Worksheets("Sheet2").Range("a1:a5")
For i = 1 To 5
With Me.LB1
   .AddItem rng(i, 1)
End With
Next i
Dari kode diatas saya mengasumsikan saat ini anda berada di posisi selain lembar kerja kedua (sheet2), sementara dilembar kerja ini (Lembar kerja / Sheet2) terdapat beberapa data-data dari sel A1 hingga A5 yang kesemuanya ingin anda tampikan di ListBox.
Dan jika anda cermati, metode pengisian daftar ListBox ini menggunakan syntax "AddItem" seperti yang dilakukan pada Metode 1, akan tetapi untuk setiap itemnya tidak ditulis atau di isi secara manual, melainkan menggunakan fungsi For..Next agar daftar dapat terisi secara otomatis.

Metode Pengisian 7 - Daftar Terdiri Dari 2 Kolom / Lebih
Tidak ubahnya dengan cara sebelumnya, akan tetapi metode ini mengambil data-data di lembar kerja lain yang terdiri dari 2 (dua) kolom atau lebih. Berikut contoh lengkapnya:
Dim rng As Range
Dim i As Long
Set rng = Worksheets("Sheet2").Range("a1:B5")
For i = 1 To 5
With Me.LB1
   .AddItem rng(i, 1)
   .List(.ListCount - 1, 1) = rng(i, 2)
End With
Next i

Metode Pengisian 8 - Daftar Nama Bulan Terakhir
Ingin mengotomatisasi daftar di ListBox dengan nama-nama bulan, dan anda hanya menampilkan nama beberapa bulan terakhir saja di dalamnya. Silahkan anda pelajari panduannya disini


Menampilkan Informasi Nama Bulan Sebelumnya Dari Tanggal Saat Ini

Menampilkan nama bulan terakhir

Jika anda terbiasa dengan internet banking, mungkin anda bisa menebak kemana arah dan tujuan dari pembahasan kali ini. Ya, karena fitur ini terdapat dalam salah satu menu internet banking, yakni ketika pengguna ingin melihat rekening koran atau mutasi bulanan pembukuan perbankan - yang pada umumnya pengguna hanya diberikan akses untuk melihat pembukuan selama dua atau tiga bulan terakhir dari tanggal saat ini.

Salah satu contoh internet banking yang menerapkan konsep seperti ini adalah Klik BCA, seperti yang terlihat dalam tampilan berikut :
Klik BCA
Gambar disamping merupakan gambar dari rekening pribadi yang saya ambil bersamaan dengan dibuatnya postingan ini, sebagai contoh agar lebih mudah memahami tujuan dari tutorial kali ini.
Dan jika anda lihat, situs KlikBCA memungkinkan pengguna untuk melihat, mencetak, dan atau mendownload mutasi rekening maksimal 2 bulan sebelumnya yang ditampilkan dalam kotak ComboBox. Tentu hal ini cukup beralasan, dan mungkin salah satu alasannya adalah agar tidak membebani tugas server dalam menampikan informasi rekening yang hanya dibatasi maksimal 2 bulan terdahulu.

Kembali ke pokok pembahasan Microsoft Excel.
Bayangkan jika anda memiliki sekumpulan data transaksi keuangan yang tersimpan dalam lembar kerja dalam jumlah yang sangat banyak, kemudian anda ingin membatasi pengguna agar bisa melihat transaksi selama 2 atau 3 bulan terakhir saja agar kinerja komputer tidak terlalu berat. Maka, konsep dari situs KlikBCA seperti gambar diatas dapat anda jadikan sebagai alternatifnya.

Ok, tutorial ini dibuat dengan menggunakan sebuah ComboBox yang diletakkan didalam Userform, jadi silahkan anda buat dan desain dulu UserForm serta ComboBox nya. Kemudian tuliskan kode berikut dan letakkan ke dalam even UserForm Initialize, agar ComboBox dapat terisi secara otomatis dengan nama-nama bulan sebelumnya ketika Userform dibuka atau aktifkan.
Dim a As Long
Dim b As Variant
For a = 2 To 0 Step -1
b = Month(Date) - a
ComboBox1.AddItem Format(DateSerial(Year(Date), b, 1), "mmmm yyyy")
Next a
Penjelasan Singkat dari kode diatas :
  1. Daftar-daftar yang terdapat di ComboBox tidak ditulis secara manual, akan tetapi ditulis secara otomatis dengan menggunakan perintah pengulangan (Loop For...Next) dengan cara dihitung mundur (Step -1) mulai dari angka 2 sampai dengan angka 0.
    Artinya bahwa kode-kode berikutnya nanti akan mengambil informasi dari nilai ini.
  2. Sementara untuk mengisi nama-nama bulan, menggunakan perintah Month(Date) yang akan menghasilkan nama-nama bulan berdasarkan tanggal yang terdapat dalam system komputer. Namun untuk menampilkan hanya beberapa nama bulan terakhir dari 12 nama bulan tersebut, maka baris perintah ini harus dikurangi dengan nilai a yakni 2 to 0 step -1. Dan hasil sementara dari pembacaan kode ini adalah;
    > bulan sekarang - 2
    > bulan sekarang - 1
    > bulan sekarang - 0 (nama bulan yang saat ini aktif)
    Jika anda tidak ingin menampilkan nama bulan saat ini ke dalam daftar ListBox ataupun ComboBox, silahkan ganti parameter nilai a menjadi 2 to 1 Step -1
  3. Terakhir adalah, menampilkan nama bulan tersebut dengan menggunakan parameter standar untuk mengisi daftar ListBox maupun ComboBox, yakni menggunakan parameter AddItem. Akan tetapi, sekali lagi item atau nama-nama bulan tidak harus diketik secara manual, ia berasal dari parameter b, yakni Month(Date) - a.
    Belum selesai sampai disini, karena parameter Month(Date) - a hanya akan menghasilkan indeks nama bulan, seperti nilai 12 untuk Desember, 7 untuk Juli, 5 untuk bulan Mei, dan seterusnya.

    Maka dari itu agar Indeks tersebut berbunyi nama-nama bulan, maka item b harus disematkan dalam parameter Format dengan penulisan lengkapnya seperti berikut :
    Format(DateSerial(Year(Date), b, 1), "mmmm")
    • nilai "mmmm" akan mengkonversi indeks menjadi nama bulan dengan model nama panjang.
    • anda dapat mengubah nilai "mmmm" menjadi "mmm" jika ingin menyingkat nama bulan.
    • atau anda bisa mengkombinasikan nilai ini seperti "mmmm yyyy" untuk menghasilkan nama bulan (format nama bulan panjang) dan di akhiri dengan tahun.

Finish.... dan silahkan lihat hasil dari tutorial ini
Menampilkan nama bulan terakhir

Sekarang Anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menampilkan nama beberapa bulan terakhir ke dalam jendela ListBox ataupun ComboBox menggunakan Macro VBA. Semoga belajar Macro VBA excel bersama excelive untuk edisi ini ada manfaatnya.
Kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya, see you soon.


Coming Soon Tutorial

Stay Tuned For Something Awesome
Around here we don't look backwards for very long. we keep moving forward, opening up new doors and doing new things, because we're curious and keeps leading us down new paths. so stay with us, coz we are still working and designing the best tutorial for you ...

stay tuned

Our Services


design

all the design of each tutorial has passed the test for excel 2007 up

installation

every each codes on this site are provided "as is" and are easy to install

youtube

in order to facilitate you in learning excel, you can visit our channel here

download

to complete all excel lessons, we have provided a download link for you

Contact Us


EXCELIVE.com
is a blogger resources site who provides
best excel tutorial based on daily needs.
The main mission of excelive is to share
our little experience in excel
to deliver best time killer for your excel issues.
Singhasari Malang 65153
East Java

Interested for our works and services?
Get more of our update !