You've probably noticed

We What We Do

T.O.S

About Us


Expertise

We just share with you the tutorials that we ourselves have tested in the workplace and slightly refine it to make it easy for you.

Our Articles

Every article on this site is presented explicitly so that you can understand the purpose of each tutorial.

Efficiency

excelive.com provides examples of just for illustration only, and we do not guarantee that they can be used in all situations.

Contact

Feel free to contact us when u've got some question, and we'll try our best to find out the answer for you.

READ MORE

Do you have any questions ?
Feel free to contact us !

GET IN TOUCH

Class


In this section you will be presented with some learning materials related to Macro VBA.
so make sure you've already disable the macro security settings.

Read More
A collection of general tutorials in using an Microsoft Excel Formula
that is ready to be used in conditions that suit for your needs.

Read More
Basic knowledge in using microsoft excel can be found in this section
both in making the formula and in designing Macro VBA.

Read More
This section specifically discusses various tips in using Microsoft Excel
to get the desired results as quickly and easily done.

Read More
The latest collection of microsoft excel news that I have summarized for you
so make sure you not miss the latest information every day.

Read More
SITEMAP

Let's Get Started

choose what suits you

Cara Menampilkan Gambar Photo ke Dalam Lembar Kerja Excel Tanpa Macro VBA

Insert Picture - ms excel

Sebenarnya tutorial sejenis sudah banyak beredar di dunia maya, akan tetapi di sini saya akan coba mengulas kembali dengan disertai penjelasan yang sejelas mungkin sehingga pengguna tidak hanya sekedar copy paste kode atau Formula Excel yang tertera untuk mendapatkan apa yang diinginkan - akan tetapi bisa mengerti dan paham apa-apa yang akan dilakukan.

Oke, tujuan utama dari tutorial ini adalah untuk menampilkan gambar atau photo ke dalam lembar kerja Excel yang umumnya bisa digunakan untuk membuat kartu nama, kartu peserta, atau keperluan lain yang memerlukan identitas berupa gambar di dalamnya, sehingga bisa memperjelas isi informasi dari data kartu tersebut.

Dari judul yang saya usung kali ini memang bisa dilakukan tanpa menggunakan bantuan kode Macro VBA sama sekali, akan tetapi membutuhkan sebuah objek (baca control) yang biasanya digunakan dalam Macro VBA. Hanya saja objek ini tidak akan diberikan kode apapun melainkan sebuah media yang digunakan untuk menempatkan gambar.

Sebelum melangkah lebih lanjut lagi, saya akan menjelaskan beberapa kekurangan dari hasil yang didapatkan dari tutorial ini
  1. Ukuran dokumen file excel bisa sangat besar. Hal ini tergantung dari berapa banyaknya gambar serta ukuran gambar (resolusi) yang diletakkan dalam lembar kerja excel
  2. Dimensi gambar yang dihasilkan akan dipengaruhi oleh ukuran lebar kolom serta tinggi baris (baca : sel) yang berisi gambar tersebut diletakkan
  3. Sangat sulit mengontrol data dalam jumlah yang cukup banyak
  4. Setidaknya membutuhkan 2 lembar kerja untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Setidaknya itulah beberapa kekurangan dari teknik menampilkan gambar atau foto dalam lembar kerja tanpa menggunakan Macro VBA ini. Meskipun demikian, cara ini cukup banyak dipakai oleh pengguna Excel dikarenakan sedikitnya penulisan kode atau formula yang ditulis. Serta cukup efektif bagi mereka yang awam dengan Macro VBA.

Barangkali itulah kalimat pembuka sebelum memulai tutorial kali ini.

Sebelumnya saya juga mengingatkan bahwa tutorial ini akan sedikit panjang, sehingga potensi keberhasilan dari tutorial ini tergantung dari kejelian anda dalam mengikuti tulisan atau langkah-langkah yang saya tulis berikut ini.

  1. Aktifkan tab Developer Microsoft Excel anda
    Karena saat ini saya menggunakan Office 2007, maka langkahnya adalah dengan mengklik tombol Office Button (tombol lingkaran disebelah pojok kiri atas) kemudian klik menu Excel Option. Pada tab Popular, pastikan "Show Developer tab" dalam posisi tercentang. kemudian akhiri dengan tombol OK untuk menutup jendela Excel Options
    developer tab excel
  2. Mulailah mendesain data anda dengan contoh format seperti gambar berikut, dan untuk contoh ini letakkan di Sheet1
    format data
  3. Tambahkan gambar yang anda miliki di komputer yang bisa anda lakukan dengan menekan menu Insert kemudian pilih menu Picture, kemudian letakkan di lembar kerja sesuai dengan yang diinginkan, dan jangan lupa untuk mengatur dimensi ukuran gambar sesuai dengan selera
    insert picture
  4. Pastikan setiap gambar berada dalam satu sel (lihat gambar di atas), dan ini hukumnya WAJIB. Lihat point ke-2
  5. Sekarang beralihlah ke lembar kerja atau Sheet2
  6. Pilih tab atau Menu Developer, kemudian klik menu Insert, pada bagian ActiveX Control temukan objek Image dan mulailah menggambar di lembar kerja Excel
    insert image-controlX
  7. Setelah selesai menggambar objek Image dan objek Image dalam posisi terpilih, ketikkan nilai =GBR di formula bar. Hal ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa objek ini ada kaitannya dengan nilai GBR
    memberi nama ControlX-Image
  8. Masih di Sheet2, klik sel D1 (atau silahkan pilih sel lain yang sesuai dengan selera) kemudian aktifkan menu Formulas dan klik menu Name Manager.
    Tujuan dari langkah ini adalah untuk mengatur isi sel D1 agar dapat melihat data-data yang ditetapkan dalam sebuah Nama (defined names)
    name manager
  9. Pada jendela Name Manager, klik tombol New untuk membuat nama baru kemudian lanjutkan dengan menulis sebuah nama di kotak yang disediakan.
    dan nama yang HARUS anda tulis untuk tutorial ini adalah GBR
    name manager baru
  10. Langkah selanjutnya adalah menentukan nilai GBR di kotak Refers to : dengan syntax penulisan seperti berikut
    =INDEX(Range yang berisi gambar;MATCH(sel D1;range yang berisi nomor urut))
    jadi jika diterjemahkan untuk tutorial ini maka formula yang harus ditulis seperti berikut
    Formula Name Manager
    =INDEX(Sheet1!$E$2:$E$5;MATCH(Sheet2!$D$1;Sheet1!$A$2:$A$5))
    Tutorial lain yang membahas tentang kombinasi antara formula Match dan Index dapat anda pelajari di sini
  11. Selesai...

Jika anda mengikuti dan tidak melewatkan langkah-langkah di atas, maka hasil yang anda dapatkan akan kurang lebih seperti tampilan berikut :
insert image
Catatan:
Dari tampilan di atas, saya sengaja mengatur salah satu gambar yang ada di Sheet1 tidak berada dalam 1 sel untuk melihat perbedaannya, dan sesuai dengan Point yang saya jelaskan di atas.

Semoga tutorial menempatkan gambar dalam lembar kerja Microsoft tanpa Macro VBA ini bermanfaat untuk anda. Jangan lupa untuk bookmark situs ini untuk memudahkan anda mengunjungi kami di lain waktu. Gracias

Cara Cepat Membuat Matrik Rencana Kegiatan Menggunakan Macro VBA

jadwal kegiatan

Matrik adalah sebuah informasi yang disampaikan serta ditampilkan dalam bentuk kolom dan baris yang tak ubahnya seperti lembar kerja dalam aplikasi Microsoft Excel, maka dari itu hampir mayoritas para pembuat rencana kegiatan bentuk matrik ini mengandalkan bantuan aplikasi Excel dalam merancang usulan rencana program kegiatan dengan tujuan agar segala apa yang dirancang bisa diselesaikan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Beberapa alasan dari mereka yang menggunakan matrik kegiatan sebagai acuan pelaksanaan program antara lain adalah kemudahan dalam melakukan kontrol kegiatan serta membantu dalam pengambilan keputusan.

Terlepas dari berbagai macam alasan yang ada, kali ini excelive.com akan membantu anda dalam merancang dan membuat matrik kegiatan secara cepat dilengkapi dengan warna-warna yang menunjukkan tanggal pelaksaan kegiatan dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel.

Sebelum memulai pembelajaran kali ini, ada baiknya anda lihat hasil akhir dari apa yang akan kita kerjakan nanti:
Matrik rencana kegiatan
Tampilan di atas saya buat dengan cara menyusun terlebih dahulu struktur matrik dalam lembar kerja Microsoft Excel dalam rentang satu bulan, beberapa diantara point penting dalam merancang matrik di lembar adalah :
  • Kolom A : berisi sebuah nomor urut kegiatan
  • Kolom B : berisi deskripsi singkat dari kegiatan yang akan dilakukan
  • Kolom C : berisi tanggal awal kapan kegiatan tersebut akan dilaksanakan, dan
  • Kolom D : berisi tanggal akhir kegiatan
Sementara untuk kolom-kolom setelah kolom yang saya sebut di atas, saya isi dengan tanggal untuk memudahkan dalam membaca matrik

Ok, saya berasumsi bahwa anda sudah merancang matrik kegiatan paling tidak seperti gambar di atas. Dan langkah selanjutnya adalah :
  1. Tekan kombinasi tombol Alt+F11 untuk mengaktifkan jendela Microsoft Visual Basic Editor
  2. Selanjutnya klik menu Insert dan pilih perintah Module untuk memebuat sebuah module baru
  3. Isi module yang pertama berfungsi untuk menghapus semua isi dalam range tertentu dengan baris kode seperti berikut
    Sub Hapus()
    brs = Range("A4").End(xlDown).Row
    kol = Range("A4").End(xlToRight).Column
    Set cl = Cells(1, kol)
    hasil = Replace(cl.Address(False, False), "1", "") & brs
    
    rg = "E5:" & hasil
    'kode di bawah ini digunakan untuk menghapus interior, border dan isi dalam range yang terdapat di kode rg
    Range(rg).Interior.ColorIndex = xlNone
    Range(rg).Borders.LineStyle = xlNone
    Range(rg).ClearContents
    End Sub
    Beberapa baris kode penting dari script Macro VBA di atas antara lain:
    • Hapus : mama sub module
    • brs : digunakan untuk mengetahui posisi baris terakhir yang berisi data
    • kol : sama seperti kode brs, namun berfungsi untuk mengetahui kolom terakhir
    • Set cl : digunakan untuk menentukan isi sel sesuai dengan kode yang terdapat di baris kol
    • hasil : bertujuan untuk mengkonversi (merubah) kode cl menjadi nama kolom
    • rg : berfungsi untuk menuliskan alamat range
  4. Berikutnya adalah membuat module kedua yang merupakan kode inti dari tutorial ini, yakni untuk menggambar kotak-kotak sesuai dengan tanggal awal dan akhir seperti berikut
    Sub matrik()
    Dim isi, hsl, kol1, kol2, Tg1, Tg2 As Variant
    Dim n As Long
    a = Range("A4").End(xlDown).Row
    
    Application.ScreenUpdating = False
    Call Hapus
    
    For n = 5 To a
    Tg1 = Cells(n, 3)
    Tg2 = Cells(n, 4)
    
    If Tg1 > 0 And Tg2 > 0 And IsNumeric(Tg1) And IsNumeric(Tg2) Then
        Set kol1 = Cells(1, Tg1 + 4)
        Set kol2 = Cells(1, Tg2 + 4)
        hsl = Replace(kol1.Address(False, False), "1", "") & n & ":" & _
              Replace(kol2.Address(False, False), "1", "") & n
        isi = Replace(kol1.Address(False, False), "1", "") & "4:" & _
              Replace(kol2.Address(False, False), "1", "") & "4"
        
        With Range(hsl)
            .Interior.Color = RGB(140, 180, 255)
            .Borders.ColorIndex = 56
            .Borders.LineStyle = xlContinuous
            .Borders.Weight = xlHairline
            'Baris kode pilihan untuk mengisi kotak dengan tanggal
            .Value = Range(isi).Value
            .Font.Size = 8
            .Font.Color = RGB(0, 0, 255)
        End With
    End If
    Next
    Application.ScreenUpdating = True
    End Sub
    Cara kerja secara umum dari kode inti ini adalah :
    Menentukan terlebih dahulu sebuah parameter dengan nama a untuk mendeteksi baris terakhir yang berisi sebuah nilai, kemudian mengawali baris perintah dengan menjalankan module hapus, dilanjutkan dengan baris kode untuk mulai membaca baris ke-5 hingga baris terakhir yang ditemukan oleh parameter a.

    Baris kode berikutnya adalah berfungsi untuk menguji beberapa sel dengan menggunakan statement logika dimana jika kolom Tgl1 dan Tgl2 berisi nilai yang lebih besar dari nol serta kolom-kolom tersebut berupa angka maka perintah akan dilanjutkan dengan mengeksekusi beberapa perintah berikut, antara lain:
    1. Menentukan jumlah sel yang terpilih berdasarkan hasil dari nilai Tgl1 dan Tgl2 masing-masing berjumlah 1 sel
    2. Kolom awal untuk mewarnai hasil temuan dimulai dari kolom E
    3. Mengkonversi bilangan kolom menjadi bentuk alphabet, dan
    4. Menggabungkan hasil konversi tersebut menjadi sebuah range

    Setelah ketentuan tersebut dibuat, baru menjalankan aksi utama dari tutorial ini diantaranya :
    1. Mewarnai alamat range dengan warna menggunakan mode RGB, dan
    2. Memberikan garis tepi berukuran xlHairline dengan warna menggunakan mode ColorIndex

    kemudian dilanjutkan dengan beberapa baris kode yang sifatnya pilihan, antara lain:
    1. Mengisi masing-masing sel yang ditemukan oleh kode hsl dengan baris kode yang ditentukan oleh nilai isi
    2. Memberikan ukuran serta warna huruf yang selanjutnya bisa diatur sesuai dengan selera

Jika terjemahan kode yang saya rangkai di atas kurang begitu jelas atau bahkan terkesan membingungkan, mungkin dengan mengintip hasil akhir dari tutorial ini bisa membantu menambah pemahaman anda. Dan jika ingin mengoleksi tutorial ini, silahkan download file project-nya secara gratis untuk anda.

Sebagai penutup tutorial dalam membuat rencana program kegiatan menggunakan bentuk dan model matrik, ijinkan saya untuk mengucapkan terimakasih untuk anda karena telah berkunjung ke situs excelive.com dan membaca ulasan ini dari paragraf awal hingga paragraf yang saat ini sedang anda baca.
Mudah-mudahan xcelive.com bisa menjadi salah satu pilihan dan partner terbaik anda dalam menemani aktivitas pekerjaan mengolah data berbasis Ms.Excel. Danke

Gunakan Cara Ini Untuk Menampilkan Informasi Tanggal Terakhir Ketika Melakukan Proses Save

Simpan informasi tanggal

excelive.com - Selamat datang kembali di salah satu referensi alternatif tempat belajar Microsoft Excel. Salah satu situs yang membahas tentang berbagai macam tips dan trik Microsoft Excel untuk membantu anda dalam menyelesaikan pengolahan data secara cepat dan tepat.

Berbicara tentang sesuatu yang membahas tentang alternatif memang tidak luput dari keyakinan atau selera masing-masing individu, artinya sesuatu tersebut bukan sebuah kewajiban yang harus dilakukan karena sifatnya hanyalah sebuah pilihan, seperti halnya tutorial yang akan saya share kali ini yakni tentang sebuah fitur yang bisa digunakan untuk mengingatkan kepada pengguna akan status terakhir kapan menyimpan dokumen Microsoft Excel, serta mengingatkan kepada pengguna bahwa dokumen telah mengalami perubahan.

Ok, karena tutorial ini berhubungan dengan proses menyimpan serta perubahan yang dilakukan di lembar kerja - maka ada 2 (dua) prosedur yang menjadi sorotan, yakni prosedur BeforeSave dan SheetChange yang mana kedua prosedur tersebut bisa ditemukan di Project VBA, tepatnya di aplikasi Microsoft Visual Basic yang sudah terintegrasi dengan Microsoft Excel, dan anda bisa membuka aplikasi ini cukup dengan menekan tombol kombinasi Alt+F11 di keyboard.

Setelah jendela Microsoft Visual Basic berhasil dibuka, langkah selanjutnya adalah
  1. Memilih salah satu Objek Microsoft Excel yang terletak di jendela sebelah kiri. Untuk contoh ini, saya memilih (klik 2x) ThisWorkbook sebagai lahan eksperimen. :)
  2. Jendela kode yang masih kosong inilah yang akan kita isi dengan beberapa kode di dalam prosedur yang sudah saya sebutkan di atas. Dan untuk lebih cepatnya, silahkan copy-paste kode berikut ke dalam jendela kode yang masih kosong
    Private Sub Workbook_BeforeSave(ByVal SaveAsUI As Boolean, Cancel As Boolean)
    Sheets(1).Range("A1") = Format(Date, "dd-mm-yy") & " | " & Format(Time, "HH:MM.ss")
    Application.StatusBar = [a1]
    End Sub
    
    Private Sub Workbook_SheetChange(ByVal Sh As Object, ByVal Target As Range)
    Application.StatusBar = [a1] & " *)"
    End Sub
    
    Private Sub Workbook_WindowActivate(ByVal Wn As Window)
    Application.StatusBar = [a1]
    End Sub
    
    Private Sub Workbook_WindowDeactivate(ByVal Wn As Window)
    Application.StatusBar = ""
    End Sub
    
    Penjelasan singkat dari masing-masing prosedur di atas antara lain:
    • BeforeSave
      Perintah yang tertulis di dalamnya akan dijalankan saat prosedur menyimpan dokumen dilakukan oleh pengguna, dengan ketentuan mengisi sel A1 dengan informasi tanggal dan waktu yang saat ini sedang aktif.
      Kemudian, merubah tampilan status bar dengan informasi sesuai dengan apa yang tertulis di sel A1.
    • SheetChange
      Prosedur ini akan dijalankan ketika pengguna melakukan perubahan terhadap setiap lembar kerja yang terdapat dalam dokumen yang saat ini aktif, di mana setiap perubahan yang dilakukan akan menampilkan informasi berupa tanggal dan waktu namun diberi sebuah akhiran dengan simbol *)
    • WindowActivate
      Bertujuan agar setiap kali pengguna mengaktifkan dokumen ini, informasi yang tertulis di status bar akan terisi sesuai dengan nilai yang terdapat di sel A1
    • WindowDeactivate
      Berfungsi untuk mengembalikan informasi status bar ke settingan default disaat pengguna menutup (menonaktifkan) dokumen ini.

Selain hasil perubahan dan informasi terkait waktu terakhir proses penyimpanan ditampilkan di StatusBar, teknik ini juga bisa diterapkan ke dalam sebuah userform dengan memberikan sedikit tambahan baris kode di dalamnya. Dan untuk hasil akhir, bisa anda lihat di tampilan berikut :
Status informasi penyimpanan terakhir

Untuk kode yang digunakan, silahkan kunjungi halaman download untuk mendapatkan file project dari tutorial ini.

Terimakasih sudah berkunjung di excelive.com dan membaca ulasan terkait Status perubahan dan tanggal terakhir menyimpan dokumen Microsoft Excel. Semoga tulisan ini memberikan manfaat untuk anda. Thanks for visiting

Cara Menempatkan Beberapa Item atau Anggota ke Dalam Grup Secara Acak

drawing anggota ke dalam grup

excelive.com - Pada edisi kali ini, tutorial yang akan saya share berikut sangat cocok bagi anda yang ingin membagi atau memisah beberapa item atau anggota ke dalam beberapa grup atau kelompok yang berbeda, serta dilakukan secara acak. Konsep seperti ini bisa dijumpai pada hasil pembagian siswa-siswi di setiap kelas, atau hasil pembagian peserta kelompok pramuka, hingga bisa anda jumpai pada hasil drawing piala champions, yang mana semuanya dilakukan secara acak.

Okelah, mungkin contoh terakhir agak sedikit terlalu memaksa - tapi memang konsep tutorial ini bisa menghasilkan pembagian anggota kelompok ke dalam grup yang berbeda. Silahkan anda lihat tampilan berikut ini.
menempatkan anggota ke dalam grup

Untuk membuat seperti yang tampak di atas, saya menggunakan kombinasi antara formula Excel dengan Macro VBA, di mana formula excel saya gunakan untuk mengecek dan menentukan item atau anggota ke dalam grup atau tim dengan ukuran tertentu, sementara Macro VBA saya gunakan untuk menempatkan hasil pembagian tersebut dalam beberapa ListBox yang ada dalam UserForm.

Sebelum melangkah lebih jauh lagi, ada baiknya kita tengok beberapa data yang terdapat dalam lembar kerja yang akan kita gunakan sebagai sumber pembuatan dalam tutorial ini.
memisah anggota grup
Dua kolom yang akan kita isi dengan formula excel adalah kolom B dan kolom C, yang mana masing-masing kolom tersebut dapat diisi dengan formula sebagai berikut :
Formula Excel
isi sel B2:
=RAND()
isi sel C2:
=ROUNDUP(RANK(C2;$B$2:$B$13)/$F$1;0)

Anda bisa copy-paste kedua formula tersebut hingga sel terakhir yang berisi data, atau hingga sel B13 dan C13.

Saya pikir disini saya tidak akan banyak menjelaskan fungsi dari kedua formula di atas, karena saya yakin anda sudah cukup familier dengan keduanya. Akan tetapi untuk formula yang kedua atau yang ditulis di kolom C, terdapat sebuah nilai yang mengacu ke sel F1 (warna merah), hal ini bertujuan untuk menentukan berapa banyaknya jumlah anggota yang ada dalam satu grup.

Sehingga, untuk formula yang terdapat di dalam kolom C bisa diartikan sebagai berikut :
ROUNDUP atau melakukan pembulatan terhadap hasil yang didapatkan dari formula RANK dengan kriteria yang ada di range B2 hingga B13, kemudian dibagi dengan jumlah atau nilai yang ada di sel F1.

Oke, untuk lebih memahami tutorial kali ini, silahkan anda baca lagi beberapa tutorial terkait berikut :
Menggunakan RANK
Cara membuat nilai Acak
Berbagai cara menampilkan hasil ke kotak ListBox
ListBox berisi data-data unik

Nah, karena saya menginginkan hasil penempatan anggota tim yang ada dalam grup dibagi secara otomatis dan acak, maka kedua formula di atas saya konversi ke dalam kode Macro VBA, hingga menjadi seperti ini :
Macro VBA untuk mendapatkan Nilai Acak
Dim i As Long
Call IsiData
For i = 2 To Akhir
    Cells(i, 3) = Rnd
Next

Macro VBA untuk menentukan hasil pembagian anggota
Dim r As Double
For r = 2 To Akhir
    Cells(r, 2) = WorksheetFunction.RoundUp _
    (WorksheetFunction.Rank(Cells(r, 3), _
    Range("C2:C" & Akhir)) / [F1], 0)
Next

Sebagai tambahan, saya akan membuat sebuah variabel yang sifatnya public (kode berwarna merah) sehingga ia bisa digunakan di seluruh project vba yang sedang aktif, sehingga kita hanya tinggal memanggil nama variabel tersebut ketika ingin menggunakannya tanpa harus menuliskan lagi kode-kodenya.

Untuk tutorial kali ini saya membuat sebuah variabel yang berfungsi untuk menentukan jumlah data yang terdapat dalam lembar kerja (variabel : isi) serta membuat sebuah variabel yang bertugas untuk menentukan baris terakhir yang berisi data (variabel : Akhir). Kedua variabel ini saya masukkan ke dalam Module, seperti berikut
Option Explicit
Public Akhir As Long
Public isi As Integer

Sub IsiData()
isi = Application.WorksheetFunction.CountA(Range("A1:A" & Akhir))
Akhir = Range("A1").End(xlDown).Row
End Sub

Sementara untuk menempatkan nama-nama anggota ke dalam masing-masing ListBox seperti contoh di atas, saya menuliskan kode berikut di dalam sebuah module
Sub grup1()
Dim Data As Variant
Dim i As Long

Data = Range("A2:C" & Akhir)
UserForm1.ListBox1.Clear
For i = 1 To UBound(Data)
If Data(i, 2) = 1 Then
With UserForm1.ListBox1
   .AddItem Data(i, 1)
End With
End If
Next i
End Sub
Kode di atas digunakan untuk menempatkan nama-nama anggota ke dalam grup1 yang letaknya ada di dalam sebuah kotak bernama ListBox1 yang terdapat dalam userform dengan Name UserForm1, artinya jika anda mempunyai Name UserForm serta ListBox yang berbeda maka silahkan ganti nama dari masing-masing kontrol tersebut.
Untuk membuat grup2 dan grup3, silahkan ganti nilai 1 menjadi nilai 2 dan 3.

Setelah selesai membuat kode-kode yang ada dalam module, kini saatnya kita mengerjakan kode yang terdapat di dalam UserForm dengan asumsi bahwa objek-objek yang terdapat dalam UserForm anda memiliki beberapa objek seperti contoh di atas, antara lain :
  • Nama Userform = UserForm1
  • TextBox1 = Jumlah Group
  • CommandButton1 = Acak
  • CommandButton2 = Pasang
  • ListBox1 = Grup1
  • ListBox2 = Grup2
  • ListBox3 = Grup3

Prosedur ketika UserForm Aktif
Private Sub UserForm_Activate()
Dim i As Long
Call IsiData
For i = 2 To Akhir
    Cells(i, 3) = Rnd
Next
End Sub
Prosedur ketika pengguna memasukkan nilai di kotak TextBox1
Private Sub TextBox1_Change()
On Error Resume Next
[F1] = isi / (TextBox1 * 1)
End Sub

Kode yang terdapat dalam CommandButton1 = Acak
Untuk kode yang ada dalam CommandButton ini, silahkan masukkan kode Macro VBA untuk mendapatkan nilai acak yang sudah saya tulis disini

Script Macro VBA untuk menempatkan anggota ke dalam masing-masing ListBox
Saya berasumsi bahwa anda sudah berhasil menulis module untuk masing-masing grup, karena untuk kode yang terdapat di CommandButton ini bertugas memanggil kode-kode tersebut, serta di gabung dengan kode ini. Dan kode akhir untuk tombol ini adalah seperti berikut :
Private Sub CommandButton1_Click()
Dim r As Double
For r = 2 To Akhir
    Cells(r, 2) = WorksheetFunction.RoundUp(WorksheetFunction.Rank(Cells(r, 3), Range("C2:C" & Akhir)) / [F1], 0)
Next

Call grup1
Call grup2
Call grup3
End Sub

Selesai.... silahkan anda lakukan test dengan cara menekan tombol yang terdapat di menubar.
Semoga tutorial ini ada manfaatnya untuk anda. Dan jangan lupa silahkan klik tombol subscribe jika anda tidak ingin ketinggalan tutorial excel lainnya dari excelive.com Gracias

Bagaimana Membuat Border atau Pembatas Secara Otomatis Sesuai dengan Kriteria isi Data Sel? Ini Caranya

border otomatis

Sebuah pertanyaan yang saya usung sebagai judul artikel ini memang sengaja saya tulis agar anda yang sedang ingin mengotomatisasi border dalam lembar kerja berdasarkan kriteria, bisa langsung mempraktekkannya tanpa membuang banyak waktu dalam mencari informasi sejenis yang banyak beredar di dunia maya.

Dengan tanpa ada maksud untuk merendahkan kualitas tutorial sejenis yang diulas dan yang sudah banyak beredar tersebut, terkadang beberapa dari mereka hanya sekedar copy-paste dari situs lain demi meningkatkan jumlah pengunjung sebanyak-banyaknya tanpa melakukan uji coba terlebih dahulu terhadap tutorial yang sedang mereka tulis atau bahas di website tersebut. Ini juga tidak membuktikan bahwa tulisan yang sedang anda baca saat ini memiliki kualitas yang lebih baik dari mereka. Akan tetapi, saya berusaha semaksimal mungkin agar apa yang saya tulis dan bahas di setiap tutorial excelive.com, untuk mudah dipahami dan tentunya ada manfaatnya bagi siapa saja yang sedang membaca - yang pada akhirnya bukan saya yang akan mengatakan bahwa situs ini lebih baik dari mereka, tetapi anda.

Tujuan awal dari apa yang akan saya bahas pada edisi kali ini berkaitan dengan efektifitas dalam memberikan garis pembatas atau yang lebih umum disebut dengan border pada lembar kerja agar bisa dilakukan secara cepat dan otomatis dibuat berdasarkan kriteria yang diinginkan oleh pengguna. Sekilas ketika kita mendengar kata-kata otomatis saat bekerja menggunakan Microsoft Excel, maka dalam pemahaman kita mungkin langsung menuju ke script kode VBA yang cukup kompleks. Tapi untuk kali ini, pemahaman tersebut tidak 100% benar, meskipun sebenarnya bisa saja dilakukan dengan script VBA. Tapi kita akan mencoba sesuatu yang lebih mudah dan sederhana terlebih dahulu, dan yang penting cocok dengan apa yang kita butuhkan.

Anda juga bisa belajar dan mengkombinasikan tutorial ini dengan tutorial lain yang sudah saya bahas sebelumnya, seperti :
Menjumlah setiap baris ke-n
Cara menentukan baris akhir dalam Lembar Kerja Excel
Menampilkan dan memberikan Ranking Berdasarkan kriteria

Sebelum mulai belajar membuat garis pembatas otomatis, saya memiliki data penjualan sebuah produk yang masih polos tanpa ada pembatas yang saya tulis di lembar kerja Microsoft Excel. Dan berikut tampilan data yang saya maksud :
data penjualan

Versi sederhana dari tutorial ini bisa dilakukan tanpa mengunakan Macro VBA, yakni dengan menggunakan fitur Conditional Formatting persis dengan apa yang sudah saya bahas di tutorial Memberi warna background yang berbeda di setiap sel, hanya saja untuk bagian penulisan formula, ganti dengan formula seperti gambar berikut :
conditional format
Salah satu kelemahan menggunakan teknik ini adalah, garis pembatas yang dihasilkan tidak beraturan dan tentunya sangat menggangu dan mengurangi nilai keindahan dari sebuah tabel (gambar sebelah kanan).

Untuk mengatasi ketidakaturan garis pembatas yang dihasilkan dengan menggunakan fitur Conditional Formatting, saya menggunakan bantuan Macro VBA yang mana rumusnya saya adopsi dari rumus di atas. Untuk melakukan hal ini, silahkan ikuti langkah-langkah pengerjaan berikut :
  1. Buka jendela Microsoft Visual Basic Editor dan buat sebuah module baru
  2. Setelah berhasil membuat module baru, langkah selanjutnya adalah tulis baris kode berikut di dalamnya
    Sub Pembatas()
    Dim a As Variant
    a = Application.WorksheetFunction.Match([F1], Range("A1:D1"), 0)
    Application.ScreenUpdating = False
    Range("A1:K100").Borders.LineStyle = xlNone
    For i = 1 To Range("A1").End(xlDown).Row
    If Cells(i, a) <> Cells(i + 1, a) Then
        With Range("A" & i & ":D" & i).Borders(xlEdgeBottom)
            .LineStyle = xlContinuous
            .Weight = xlMedium
        End With
    Else
        With Range("A" & i & ":D" & i).Borders(xlEdgeBottom)
            .LineStyle = xlContinuous
            .Weight = xlHairline
        End With
    End If
    Next
    
    Application.ScreenUpdating = True
    End Sub
    Penjelasan singkat kode di atas :::
    • a
      Adalah sebuah nilai yang digunakan untuk menentukan indeks kolom yang sesuai dengan nilai yang ada di sel F1, sementara isi dari sel F1 dibuat menggunakan Data Validation
    • ScreenUpdating = False
      Baris kode ini bertujuan agar perubahan yang terjadi di layar tidak ditampakkan, sehingga dengan di set FALSE sebelum proses suatu prosedur maka akan menghilang tambahan waktu akibat proses screen updating. Setelah prosedur berakhir, screen updating di set kembali TRUE
    • Range("A1:C100").Borders.LineStyle = xlNone
      Berfungsi untuk menghapus semua border yang terdapat di range A1 sampai dengan C100
    • For i
      Ini adalah fungsi looping untuk membaca mulai baris 1 hingga baris terakhir yang memiliki nilai di sepanjang kolom A
    • If Cells(i, [J1])...
      Ini yang saya maksud dengan rumus yang saya adopsi dari Formula Excel, sementara a adalah sebuah indeks kolom yang saya gunakan untuk menentukan kriteria dalam menentukan garis pembatas.
    • Range("A" & i & ":D" & i).Borders(xlEdgeBottom)
      Digunakan untuk menentukan range yang akan diberi garis pembatas, dengan ketentuan yang ada di dalamnya.
    • xlMedium
      Membuat sebuah garis dengan ukuran medium
    • xlHairline
      Membuat sebuah garis dengan ukuran tipis
  3. Langkah berikutnya, saya menggunakan bantuan fitur Data Validation yang saya difungsikan untuk memilih kriteria garis pembatas, di mana caranya adalah sebagai berikut :
    • Sebagai contoh pilih sel F1 kemudian pilih tab menu Data dan pilih Data Validation
      (jika ingin mengganti alamat sel J1, maka pastikan baris kode Macro VBA sesuai dengan sel yang sudah diganti)
    • Dijendela Data Validation, pilih kategori List yang terdapat di tab setting, sementara untuk source : pilih range A1 hingga C1 dan akhiri dengan tombol OK
      data validation
  4. Untuk langkah ini sifatnya optional karena tujuannya hanyalah untuk mempermudah dalam melihat hasilnya saja, yakni menyisipkan sebuah tombol ActiveX Control yang bisa anda akses melalui menu Developer dan menempatkannya ke dalam lembar kerja Microsoft Excel, sementara untuk baris kode dari tombol ini, bisa anda gunakan script seperti ini
    Call Pembatas

Penasaran dengan hasil akhir dari tutorial yang cukup panjang ini!!! Silahkan lihat tampilan berikut hasil akhir border otomatis
Akhirnya kita sudah sampai dipenghujung tutorial untuk edisi membuat garis pembatas secara otomatis berdasarkan kriteria tertentu. Mudah-mudahan tutorial ini ada manfaatnya, dan bisa menjadikan situs ini menjadi salah satu parter Microsoft Excel yang terbaik yang selalu menemani anda. Grazie per la visita




Cara Mengatur Tinggi Baris Sebuah Sel Secara Otomatis Berdasarkan Jumlah Karakter

auto height

Setiap sel yang disediakan oleh Microsoft Excel bisa dibilang cukup unik, betapa tidak, ia bisa memuat sejumlah karakter yang lebih lebar dari ukuran yang dimilikinya dan berusaha menampilkan semuanya hingga menembus sel-sel yang ada di sebelahnya, dangan catatan isi sel yang ada di sebelahnya bukan berupa angka serta sel masih kosong.

Dengan kondisi seperti ini, tentu saja terkadang menipu mata kita disaat memandangnya karena kita mungkin salah dalam menentukan lokasi alamat sel, juga menghasilkan tulisan yang tidak begitu rapi, apalagi ketika ingin menyajikannya dalam sebuah laporan dalam bentuk tabel.

Memang hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kombinasi antara fitur Wrap Text serta Auto Fit Row Height, tapi cara ini hanya bisa dilakukan saat kita meng-klik nya di sel mana yang kita pilih.

Otomatis sih iya, tapi mungkin agak sedikit kurang maksimal karena harus mengklik dulu fitur yang saya sebut di atas.

Ok, sebelum melangkah lebih jauh lagi, ada baiknya perhatikan dulu data yang saya miliki berikut :
mengatur tinggi baris otomatis
Baris 2 dan 5 berisi nilai yang sudah pas dengan lebar kolom sehingga tidak harus dirubah tinggi barisnya, sementara baris lainnya berisi teks yang cukup panjang sehingga harus diatur tinggi barisnya agar tidak sampai menembus sel yang ada di sebelahnya.
Sementara pada baris ke-9 dan seterusnya, saya berencana untuk menyematkan sebuah formula RANDBETWEEN dan juga formula VLOOKUP untuk menguji apakah hasil yang nantinya ditampilkan bisa mempengaruhi tinggi baris yang berbeda antara satu dengan yang lainnya sesuai dengan jumlah dan panjang karakter yang dimiliki tanpa harus mengubah panjang kolomnya.

Ada baiknya anda baca tutorial berikut yang bisa dijadikan panduan serta dapat juga dikombinasikan dengan tutorial ini, antara lain :
Menentukan posisi baris terakhir yang berisi nilai
Mengenal parameter Current Region untuk menentukan rentang nilai
Fungsi VLOOKUP menghasilkan nilai ERROR

Untuk kasus ini, saya menggunakan formula RANDBETWEEN yang saya letakkan di kolom A saya fungsikan sebagai salah satu parameter pencarian dalam formula VLOOKUP hanya untuk memudahkan saja dalam melihat setiap perubahan. Anda tidak harus menggunakan cara atau formula ini jika anda sudah mempunyai parameter pencarian (lookup value) sendiri yang sudah anda tentukan.
Sementara untuk formula VLOOKUP, saya letakkan di kolom B mulai baris 9 hingga baris 13 dengan syntax penulisan yang sudah sangat familier bagi pengguna Excel, yang tampilannya kurang lebih seperti berikut :
FORMULA VLOOKUP
=VLOOKUP(A9,$A$2:$B$6,2,0)
Langkah selanjutnya adalah, mengotomatisasi tinggi baris hasil dari formula VLOOKUP dengan cara :
  1. Buka jendela Micrsoft Visual Editor yang bisa dilakukan dengan cara menekan kombinasi tombol ALT+F11 yang ada di keyboard
  2. Klik 2x objek Sheet1 (atau sheet lain yang ingin diotomatisasikan) untuk menampilkan jendela kode
  3. Di jendela kode yang sudah terbuka, silahkan tulis baris kode berikut :
    Private Sub Worksheet_Change(ByVal Target As Range)
    With Range("B9:B13")
      .WrapText = True
      .Rows.AutoFit
      .VerticalAlignment = xlTop
    End With
    End Sub
    Kode ini akan berjalan secara otomatis setiap kali ada perubahan yang dilakukan di lembar kerja atau Sheet1, dan perubahannya hanya akan berpengaruh untuk Range B9:B13 dengan ketentuan :
    • Mengaktifkan fitur WrapText agar isi yang ada dalam sel ditampilkan dalam beberapa baris jika isi tersebut melebihi panjang kolom.
    • Memformat tinggi baris dari sel-sel tersebut menjadi AutoFit, yakni untuk menyesuaikan isi dengan panjang kolom
    • Mengatur perataan sel dengan model xlTop, yakni jenis perataan yang menempatkan isi di posisi atas
  4. Tutup jendela Microsoft Visual Basic Editor yang bisa dilakukan dengan cara klik tombol close atau menggunakan kombinasi tombol ALT+Q

Saatnya menguji coba kode Macro VBA yang sudah kita buat apakah sudah berjalan sesuai dengan keinginan?. Dan berikut ini adalah hasil akhirnya :
AutoHeight sel

Bagaimana menurut anda ?!
Apakah tutorial dalam mengatur tinggi baris sebuah sel secara otomatis ini cukup bermanfaat?!. Silahkan tuliskan tanggapan anda di kolom komentar yang tersedia. Dankie vir u besoek

Mengganti Tampilan Kotak Komentar Microsoft Excel Agar Tampak Lebih Indah

custom comment box

Keindahan sering diutarakan kepada situasi tertentu, arti kata keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan sendiri bersifat universal, artinya keindahan yang tak terikat oleh selera perorangan, waktu, tempat atau daerah tertentu, bersifat menyeluruh.

Segala sesuatu yang mempunyai sifat indah antara lain segala hasil seni, pemandangan alam, manusia dengan segala anggota tubuhnya dan lain sebagainya, yang mana seseorang akan merasa betah untuk memandangnya berjam-jam.

Munculnya perasaan indah adalah hasil dari sebuah reaksi atas rangsangan yang diterima oleh otak manusia terhadap segala apa yang saat itu dirasa atau dilihat. Sesuatu tersebut bisa berupa hal baru yang belum pernah dilihat sebelumnya atau mungkin bisa jadi berasal dari ketika kita melihat perubahan dari sesuatu yang sudah ada. Hal ini tentu saja tergantung dari mana sudut pandang masing-masing individu, dan tentu saja perasaan indah tidak semata berasal dari pandangan atau penglihatan, bisa jadi berasal dari tingkah laku atau yang lainnya.

Nah, untuk kategori yang kedua ini, mungkin sering kita menemui hal-hal yang sudah ada kemudian setelah dimakeover hasilnya akan tampak lebih indah dari sebelumnya. Konsep inilah yang akan saya usung untuk tutorial Microsoft Excel kali ini, karena dalam tutorial ini saya akan coba makeover sesuatu yang ada dan merubahnya dengan tampilan barunya. Hal yang sudah ada yang saya maksud adalah kotak komentar.

Dalam Microsoft Excel, komentar berfungsi untuk memberikan suatu keterangan atau suatu penjelasan kepada diri sendiri maupun orang lain terhadap sebuah sel dalam lembar kerja Microsoft Excel, sehingga akan lebih mudah mengenali isi dari sel tersebut.

Pada umumnya, sebuah komentar (baca:catatan) akan tampil ketika seorang pengguna aplikasi Microsoft Excel mengarahkan mouse ke arah Sel yang sudah dibubuhi sebuah komentar, yang memiliki ciri-ciri umum adalah ditandainya dengan warna merah yang berada di sudut kanan atas pada Sel tersebut.

Membuat catatan dalam lembar kerja Microsoft Excel bisa dibilang sangat mudah, cara cepatnya adalah dengan menggunakan kombinasi tombol keyboard Shift+F2 maka anda akan langsung dibuatkan sebuah kotak komentar yang bisa anda isi dengan keterangan atau penjelasan yang sesuai dengan isi sel yang dimaksud. Kombinasi tombol di atas juga berlaku ketika kita ingin mengedit komentar atau catatan pada sel tersebut.

Kotak komentar yang disediakan oleh Microsoft Excel memang sangatlah sederhana, karena saya yakin tujuan utamanya adalah isi keterangan dari komentar atau catatan, dan bukan menonjolkan tampilan dari kotak komentar yang bisa dibilang wow. Oleh karenanya jangan lantas kita menyalahkan Microsoft Excel yang telah memberikan kita tampilan kotak komentar yang ala kadarnya, karena yang terpenting adalah maksud dan tujuan dari isi komentarnya.

Bagi sebagian pengguna, mungkin mempermasalahkan tampilan ini dan merasa kurang puas dengan apa yang sudah ada.
Tenang.... kan bisa dimakeover, dan salah satu caranya adalah dengan menggunakan Script Macro VBA berikut ini :
Sub Kustom_Komentar()
Dim Catat As Comment
For Each Catat In ActiveSheet.Comments
With Catat.Shape
    .AutoShapeType = 102 'msoShapeHorizontalScroll
    .TextFrame.Characters.Font.Name = "Ruda"
    .TextFrame.Characters.Font.Size = 8
    .TextFrame.Characters.Font.ColorIndex = 1
    .Line.ForeColor.RGB = RGB(0, 0, 0)
    .Fill.Visible = msoTrue
    .Fill.ForeColor.RGB = RGB(250, 250, 205)'
    .Fill.OneColorGradient msoGradientDiagonalUp, 1, 0.45
End With
Next
End Sub

Baris-baris penting dalam script di atas antara lain:
  1. AutoShapeType = 102
    Bentuk shape yang diinginkan, untuk contoh di atas saya menggunakan model Horizontal Scroll (102)
    beberapa shape yang mungkin cocok antara lain :
    Kode Shape VBA
  2. Font.Name = "Ruda"
    Jenis font yang digunakan, ada baiknya menggunakan tanda petik dan usahakan ejaan nama font sesuai dengan yang dimiliki oleh komputer
  3. Font.Size = 8
    Ukuran dari font yang dituliskan di kotak komentar
  4. Font.ColorIndex = 1
    Warna dari font dengan menggunakan ColorIndex, silahkan lihat panduannya di sini.
  5. Line.ForeColor.RGB = RGB(0, 0, 0)
    Warna garis tepi dengan menggunakan modewarna RGB
  6. Fill.ForeColor.RGB = RGB(250, 250, 205)
    Warna background dari shape atau kotak komentar
  7. Fill.OneColorGradient msoGradientDiagonalUp
    Gradasi warna kotak komentar, untuk contoh ini saya menggunakan mode diagonal

Cara kerja baris kode di atas adalah merubah seluruh kotak komentar yang terdapat dalam lembar kerja dengan model yang sudah ditentukan dalam rangkaian perintah yang ditulis. Dengan kata lain, kotak komentar standard dari Microsoft Excel yang baru dibuat, tidak akan berubah secara otomatis sebelum anda menjalankan script di atas. Lihat tampilan berikut ini:
Kotak komentar dengan shape

Selamat... anda sudah berhasil makeover tampilan kotak komentar standard Microsoft Excel sesuai dengan gaya kreasi sendiri.
Semoga tutorial ini memberikan manfaat untuk anda. Jika ada pertanyaan atau kesulitan, jangan sungkan-sungkan untuk menuliskan di kolom komentar. Gracias

Menggunakan Paremeter GoTo Untuk Melompat ke Kode Marco Lainnya

statement GoTo

Konsep sederhana dari apa yang akan kita pelajari bersama untuk edisi Macro VBA kali ini adalah, menjalankan baris kode dengan cara melewati serangkaian baris kode yang "tidak terpakai" dan mengakhiri atau menghentikannya setelah kode macro yang dimaksud dieksekusi. Hal ini cukup efektif dilakukan jika terdapat beberapa kode yang ingin dijalankan dalam satu module atau prosedur.

Umumnya, parameter GoTo selalu disandingkan dengan parameter Logika IF yang berfungsi dalam mendeteksi suatu kondisi tertentu.

Contoh skenario sederhana yang akan kita coba ujikan dalam memahami konsep GoTo adalah sebagai berikut:
Jika Angka 10 dibagi angka yang berada di sel A1 menghasilkan nilai lebih kecil dari 5 maka Kode Macro yang akan dijalankan adalah perintah Satu, sementara jika hasil pembagian tersebut lebih besar dari 5 maka akan menjalankan Kode Macro Dua. Akan tetapi jika ternyata sel A1 tidak memuat nilai apapun atau kosong, dan atau hasil pembagian Error - maka perintah dengan nama variabel Tiga yang akan dijalankan

Oke, dalam skenario di atas terdapat 3 (tiga) buah Statement yang akan dijalankan ketika kondisi terpenuhi, antara lain:
Satu : Dijalankan ketika hasil pembagian lebih kecil dari 5
Dua : Dijalankan ketika hasilnya adalah lebih besar dari 5
Tiga : Dijalankan jika terjadi error atau sel A1 kosong
dan, satu lagi statement yang harus ditulis yakni :
Akhir : Bertugas untuk mengakhiri rangkaian parameter GoTo

Dari ke-empat statement tersebut, maka ketika kita merangkainya dalam sebuah module VBA akan tampak kurang lebih seperti ini
Sub CekGoTo()
On Error GoTo Tiga
isi = [a1]
If 5 / isi < 5 Then
    GoTo Satu
    Else
    GoTo Dua
End If

Satu:
MsgBox "nilai lebih kecil dari 5"
GoTo Akhir

Dua:
MsgBox "nilai lebih besar dari 5 " 
GoTo Akhir

Tiga:
MsgBox "error atau kosong"
GoTo Akhir

Akhir:
End Sub
Selanjutnya tutup jendela Microsoft Visual Basic Editor atau bisa dilakukan dengan menekan tombol pintas Alt+Q untuk langsung menuju ke lembar kerja Microsoft Excel. Di dalam lembar kerja yang sedang aktif, tambahkan sebuah Form Control berupa Button yang bisa anda akses dari Tab Menu Developer di bagian Insert - kemudian pilih kode yang akan dijalankan, untuk contoh kasus ini kode Macro adalah CekGoTo
Insert Button on Sheet

Tujuan dari dibuatnya Button adalah sekedar untuk memudahkan dalam mengecek hasil yang didapatkan, sehingga tidak harus bolak-balik membuka antar jendela aplikasi Excel dangan jendela aplikasi Visual Basic Editor. Dan hasil akhir dari apa yang kita kerjakan sesuai dengan panduan di atas akan tampak dalam ilustrasi berikut ini: Menggunakan parameter GoTo

Selesai... Semoga panduan dalam menggunakan parameter GoTo ini cukup mudah untuk dipahami. Untuk hasil lain dari pengaplikasian parameter GoTo dibahas di dalam tutorial ini, silahkan anda cek dan pahami. Akhir kata, semoga kehadiran excelive bisa memberikan wawasan baru dalam mengolah angka serta dalam mengoperasikan Microsoft Excel khususnya dalam merancang kode Macro VBA. Gracias por visitar

Coming Soon Tutorial
Stay Tuned For Something Awesome
Around here we don't look backwards for very long. we keep moving forward, opening up new doors and doing new things
because we're curious and keeps leading us down new paths. so stay with us, coz we are still working and designing the best tutorial for you ...

stay tuned

Our Services


design

all the design of each tutorial has passed the test for excel 2007 up

installation

every each codes on this site are provided "as is" and are easy to install

youtube

in order to facilitate you in learning excel, you can visit our channel here

download

to complete all excel lessons, we have provided a download link for you

Contact Us


EXCELIVE.com
is a blogger resources site who provides
best excel tutorial based on daily needs.
The main mission of excelive is to share
our little experience in excel
to deliver best time killer for your excel issues.
Singhasari Malang 65153
East Java

end of page