You've probably noticed

We love Excel

Author

When some user experience severe excel problem, it is not uncommon for their job activity to disturbed.
My great passion is bringing solution to some user who have been trought those experience, so they can save their times fixing excel issues.

  • myexcelive@gmail.com
  • www.excelive.com
  • READ MORE
Me

What will you get here

We have been work hard to bringing something useful for you in order to help your excel issues

Macro VBA 70%
Formula Excel 45%
Tips and Tricks 15%
Miscellaneous 25%

Expertise

We share the tutorials that we ourselves have tested in the workplace and slightly refine it to make it easy for you

Our Article

Every article on this site is presented explicitly so that you can understand the purpose of each tutorial.

Efficiency

We provides examples of just for illustration only, and we do not guarantee that they can be used in all situations.

Installation

every each codes on this site are provided "as is" and are easy to install

Youtube

in order to facilitate you in learning excel, you can visit our channel here

Design

all the design of each tutorial has passed the test for excel 2007 up

  • Cara Menyembunyikan Baris (Hidden) Jika Menghasilkan Nilai 0 Dari Hasil Vlookup

    auto row hidden Formula VlookUp merupakan salah satu dari sekian formula dasar yang sering digunakan dalam mengerjakan tugas-tugas keseharian terkait dengan microsoft excel. Seperti yang sudah diketahui bahwa salah satu fungsi dari formula ini adalah untuk mencari data pada kolom pertama sebuah tabel data, kemudian mengambil nilai dari sel mana pun di baris yang sama pada tabel data tersebut.

    Dengan rumus Vlookup pada Microsoft Excel ini kita dapat mengisi data pada sebuah tabel berdasarkan data pada tabel referensi lain (baca: tabel bantu) dengan menggunakan sebuah nilai kunci yang spesifik atau yang disebut dengan LookUp Value.

    Coba perhatikan data yang saya miliki berikut ini
    data karyawan - vlookup
    Saya yakin anda pasti dapat dengan mudah menuliskan formula VlookUp untuk menampilkan informasi-informasi terkait Data Karyawan seperti gambar di atas.

    Syntax umum penulisan Rumus VlookUp untuk tutorial ini bisa ditulis seperti berikut:
    Fungsi VLOOKUP
    =VLOOKUP(E1;TabelBantu;2)
    Penjelasan singkat formula iniFormula ini bisa ditulis di sel C4 sampai dengan sel C7 dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. E1 adalah LookUp Reference atau kunci yang digunakan untuk menampilkan informasi
    2. TabelBantu adalah sebuah Name Range yang saya tentukan dari sel B12:F17. Tujuannya tidak lain adalah untuk mempermudah dalam penulisan rumus
    3. Angka 2 (dua) adalah sebuah indeks kolom dari Tabel Bantu yang akan ditampilkan ke dalam Data Karyawan (silahkan ganti angka ini untuk melihat informasi di kolom lainnya)

    Dengan menuliskan rumus seperti di atas, maka setiap perubahan informasi Data Karyawan akan terlihat jika kita merubah nilai di sel E1.
    Sampai disini anda sudah berhasil menampilkan informasi menggunakan rumus VlookUp. Namun tampak ada 'sesuatu' yang kurang sempurna, apa itu? yakni adanya nilai 0 yang dihasilkan oleh rumus VlookUp yang ditampilkan.

    Hal ini terjadi bukan berarti rumus yang ditulis salah, melainkan kurang lengkapnya informasi yang ada di TabelBantu. Coba anda perhatikan informasi Nama Karyawan atas nama Dicky, disana tampak bahwa kolom Dept dan kolom Yr belum diisi. Inilah yang menyebabkan munculnya nilai 0 dari hasil formula VlookUp.
    Silahkan anda baca tutorial cara menghilangkan Angka 0 dari hasil VlookUp

    Bagaimana jika informasi yang ada di tabel bantu memang seperti itu?!, rumus atau formula apa yang harus digunakan untuk menyembunyikan setiap baris yang memuat angka 0 tersebut?
    Saya katakan tidak ada rumus atau formula excel yang bisa melakukannya, dan salah satu solusinya adalah anda harus menggunakan Macro VBA untuk menyelesaikan masalah ini.
    Silahkan ikuti panduan berikut untuk menyembunyikan baris yang memuat angka 0 (nol) dari hasil yang didapatkan oleh Formula VLookUp secara otomatis.
    1. Langkah ini ada baiknya dilakukan setelah anda selesai menentukan dan menuliskan formula VlookUp seperti di atas
    2. Selanjutnya adalah buka jendela Microsoft Visual Basic Editor dengan menekan tombol Alt+F11
    3. Saya berasumsi bahwa pekerjaan ini di lakukan di lembar kerja pertama atau Sheet1, maka yang selanjutnya dilakukan adalah klik ganda objek Sheet1 yang terdapat di jendela VBAProject (sebelah kiri atas) untuk bisa menampilkan jendela kode untuk lembar kerja ini.
      Selanjutnya adalah memilih objek Worksheet dan prosedur Change pada masing-masing menu Dropdown. Lihat gambar berikut:
      perubahan pada sheet1

      Baca tutorial terkait lain
      Membuat komentar sel berdasarkan isinya secara otomatis
      Merubah warna interior dan font pada sel tertentu
      Cara mengatur tinggi baris sebuah sel secara otomatis
    4. Sampai dengan langkah ini, anda sudah berhasil menentukan sebuah kode yang akan dijalankan ketika terjadi perubahan terhadap setiap sel yang ada di Sheet1.
      Langkah selanjutnya tentu saja menuliskan kode Macro VBA agar menjalankan perintah untuk menyembunyikan baris.
    5. Tuliskan kode berikut ke dalam kode yang masing kosong yang berhasil dibuat pada langkah 3
      On Error Resume Next
      If Not Intersect(Target, Range("E1")) Is Nothing Then
      Application.ScreenUpdating = False
          For Each a In Range("C4:C7")
              If a.Value = 0 Then
                  a.EntireRow.Hidden = True
                  Else
                  a.EntireRow.Hidden = False
              End If
          Next
      Application.ScreenUpdating = True
      End If
      Berikut cara kerjanyaKode diawali dengan perintah penanganan kesalahan (Error trap), Penanganan Kesalahan mengacu pada kode yang ditulis untuk menangani kesalahan yang terjadi saat aplikasi dijalankan. Kesalahan ini biasanya disebabkan oleh sesuatu di luar kendali, seperti file yang hilang, basis data tidak tersedia, data tidak valid, dll.
      Dengan menggunakan model penangan error On Error Resume Next, maka kesalahan (hasil error seperti #N/A) akan diabaikan dan tetap melanjutkan perintah yang ada, dengan bentuk pembacaan kode sebagai berikut :
      • Serangkaian kode akan dieksekusi jika terjadi perubahan pada sel E1 saja
      • Menyembunyikan proses update data agar tidak terjadi flicker saat berlangsungnya proses pembacaan kode
      • Menentukan rentang sel yang dijadikan acuan, yakni rentang sel C4 hingga sel C7
      • Selanjutnya adalah proses melihat isi data, jika ternyata isi atau nilainya adalah 0 maka baris akan disembunyikan dan sebaliknya
    6. Tutup jendela Microsoft Visual Basic editor dengan cara menekan tombol pintas Alt+Q untuk kembali ke halaman Microsoft Excel
    7. Uji serangkaian kode Macro VBA dengan cara merubah nilai yang terdapat di sel E1
    Hasil akhir bisa anda lihat dalam tampilan berikut
    Menyembunyikan baris secara otomatis

    Selamat... anda sudah berhasil menyembunyikan baris dari setiap sel yang memuat angka 0 dari hasil formula VlookUp secara otomatis menggunakan Macro VBA.
    Terimakasih sudah berkunjung, semoga tutorial yang cukup singkat ini memberikan manfaat. Moitas grazas

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb

  • Cara Menjumlahkan Range Jika Teks Berisi Kata Tertentu

    calculate with SUMIF Masih seputar tutorial tentang Formula Excel, kali ini kita akan coba mendemonstrasikan bagaimana cara menjumlahkan sebuah rentang hanya untuk teks berisi kata tertentu saja. Dan karena kita bicara tentang operator penjumlahan, maka secara otomatis harus tersedia data berupa angka-angka yang nantinya akan diolah.

    Mungkin yang terlintas dalam benak anda ketika ingin menghitung sekumpulan data berdasarkan kriteria, maka nama formula yang langsung dingat adalah Formula SUMIF. Ya, karena ini merupakan gabungan dari Formula SUM yang berfungsi untuk menjumlah data-data berupa angka, serta formula IF yang bisa digunakan untuk menyelesaikan soal-soal logika. Sehingga gabungan formula ini bisa menjadi cukup powerfull dalam menyelesaikan perhitungan yang membutuhkan sebuah kondisi tertentu tanpa harus menggunakan formula IF standard.

    Sebagai contoh, saya mempunyai data-data seperti gambar berikut:
    Data karyawan gudang
    Secara sederhananya, ketika ingin menjumlahkan keseluruhan nominal dari data karyawan di atas adalah cukup menggunakan formula SUM.
    Namun bagaimana jika anda ingin menghitung berapa total nominal yang harus dikeluarkan untuk para Manager, atau para Kepala bagian?!. Sudah jelas jawabannya bukan menggunakan formula SUM, karena disana kita bisa melihat terdapat kriteria yang jadi patokan dalam menghitung jumlah nominal.

    Dan seperti yang sudah anda bayangkan sebelumnya, formula yang tepat untuk menyelesaikan hitungan di atas adalah dengan menggunakan formula SUMIF. Dan penulisan formula lengkapnya adalah seperti berikut:
    Formula Excel SUMIF
    =SUMIF(A2:A9;"*"&D1&"*";B2:B9)Sebagai contoh, anda bisa menuliskan formula ini di sel D2

    Bagaimana cara kerja formula ini ?
    • Bagian yang berwarna ungu adalah sebuah rentang yang berisi nama-nama departemen
    • Kunci dari formula di atas terletak pada bagian kedua (warna merah), karena pada bagian ini menyimpan informasi kriteria yang akan dilakukan penghitungan.
      Dan untuk contoh ini, saya menggunakan lokasi sel D1 sebagai tempat untuk menuliskan nama-nama divisi yang ingin saya jumlahkan. Sementara dalam formula tersebut, sel D1 diapit oleh tanda bintang. Ini artinya bahwa setiap kata yang saya tuliskan akan mencocokkan atau mencari frasa parsial daripada keseluruhan string atau teks yang ada di sel D1.
      Model penulisan ini lebih umum di kenal dengan nama WILDCARD

      Tutorial lain yang membahas tentang Wildcard silahkan baca disini:
      Mencari data dengan cepat
      Hasil Error HLOOKUP
      Menjumlah data antar sel
      Melakukan pencarian berulang-ulang
    • Bagian terakhir atau bagian yang berwarna magenta adalah sekumpulan data-data yang berisi angka yang akan dijumlahkan jika kriteria yang berada di bagian kedua sesuai

    Agar lebih mudah memahaminya, silahkan lihat hasil akhir berikut :
    rumus sumif untuk menghitung berdasar kriteria

    Selamat, anda sudah berhasil menghitung data berdasarkan kata yang terdapat dalam sebuah range. Semoga tutorial yang cukup singkat ini bisa menambah referensi penggunaan rumus SUMIF.
    Jangan lupa bookmark situs ini untuk memudahkan mengunjungi kami lain waktu. Ciao Adios

  • Formula Excel Untuk Memisah Text dari 3 Buah Tanda Baca (pemisah) Berbeda

    memisah isi sel Isi yang terdapat di dalam sebuah sel Microsoft Excel sangatlah bervariasi, ia bisa memuat beragam karakter seperti angka, teks, ataupun simbol-simbol lainnya, dan tak jarang pula kita mengkombinasikan beberapa diantaranya. Salah satu bentuk kombinasi tersebut seperti teks yang dikombinasikan dengan karakter tanda "-,|,+" atau yang lainnya. Barangkali salah satu tujuannya adalah untuk memudahkan dalam memisahkan informasi antara satu informasi dengan informasi yang lainnya.

    Salah satu contoh sel yang berisi kombinasi seperti maksud di atas adalah:
    Epson-2000000=250|Oke. Sel ini jika diamati secara seksama memiliki 4 (empat) buah informasi antara lain, Nama produk, harga produk, jumlah stok atau unit yang tersedia, serta status atau kualitas produk, kesemua informasi ini ditulis dalam 1 sel dan dipisahkan dengan simbol yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.

    Bagaimana cara memisahkan (baca:split) ke-empat informasi ini ke dalam 4 alamat yang berbeda?

    Oke, untuk tutorial ini saya akan coba memakai rumus atau formula excel untuk menyelesaikannya. Dan formula yang akan kita gunakan antara lain :
    1. LEN
      Formula ini digunakan untuk menghitung banyaknya jumlah karakter dalam sebuah sel
      Syntax penulisan :
      =LEN(AlamatSel)
    2. LEFT
      digunakan untuk mengambil sejumlah karakter tertentu suatu teks yang dimulai dari karakter pertama atau karakter paling kiri sampai sejumlah karakter sesuai dengan yang kita inginkan
      Syntax penulisan :
      =LEFT(AlamatSel,Jumlah_Sel_yang_Ingin_ditampilkan)
    3. MID
      Formula ini berfungsi untuk mengambil sejumlah karakter dari karakter kesekian sampai dengan sejumlah karakter yang diinginkan dengan pergeraan dari kiri ke kanan
      Syntax penulisan :
      =MID(AlamatSel,Posisi_awal_;Jumlah_Sel_yang_Ingin_ditampilkan)
    4. SEARCH
      Berfungsi untuk menemukan suatu string teks dan mengetahui posisi relatif teks tersebut, sementara teks yang dicari sifatnya tidak sensitif
      Syntax penulisan :
      =SEARCH(Teks_yang_ingin_dicari;Alamat_sel;Urutan_awal_dalam_mulai_pencarian)

    Setidaknya itulah 4 (empat) buah formula-formula yang akan kita gunakan dalam memisah isi sel ke dalam beberapa alamat sel.
    Sebelumnya, kita asumsikan dulu bahwa isi sel Epson-2000000=250|Oke kita tulis di sel A1, selanjutnya kita samakan pemahaman bahwa nantinya masing-masing informasi tersebut akan ditulis dari sel C1 sampai sel C4 dan tersusun secara berurutan seperti tampilan seperti berikut :
    split data dengan formula excel

    Dan untuk memudahkan anda dalam memahami tutorial ini, saya akan memecah setiap formula diatas untuk menghasilkan informasi yang sesuai:
    1. Epson
      Informasi ke-1 • Lokasi penulisan rumus: C1
      • Mencari posisi karakter pemisah yang pertama (-)
        =SEARCH(A1;"-")-1 (hasil 5)
      • Kombinasi akhir
        =LEFT(A1;SEARCH("-";A1)-1)

        Cara kerja formula iniSecara umum, formula ini digunakan untuk membaca beberapa karakter dari sebelah kiri dengan jumlah karakter yang ditampilkan sebanyak yang tertulis oleh formula di langkah a yang hasilnya dikurangi angka 1, hal ini dikarenakan posisi yang ingin dibaca berada disebelah kiri
    2. 2000000
      Informasi ke-2 • Lokasi penulisan rumus: C2
      • Mencari posisi karakter pemisah yang pertama (-)
        =SEARCH(A1;"-")+1 (hasil 7)
      • Mencari posisi karakter pemisah yang kedua (=)
        =SEARCH("=";A1;1) (hasil 14)
      • Mengurangi hasil dari langkah 2 dengan (langkah 1)
        =SEARCH("=";A1;1)-(SEARCH("-";A1;1)+1) (hasil 7)
      • Kombinasi akhir
        =MID(A1;SEARCH("-";A1;1)+1;SEARCH("=";A1;1)-(SEARCH("-";A1;1)+1))

        Cara kerja formula iniJika dilihat dari panjangnya formula ini, barangkali agak sedikit membingungkan, tapi coba baca dengan menggunakan konsep penulisan formula MID.
        Pada dasarnya formula ini membaca sel A1 mulai dari karakter hasil langkah a, dan jumlah karakter yang ditampilkan sebanyak hasil dari langkah c
    3. 250
      Informasi ke-3 • Lokasi penulisan rumus: C3
      • Mencari posisi karakter pemisah yang pertama (=)
        =SEARCH(A1;"=")+1 (hasil 15)
      • Mencari posisi karakter pemisah yang kedua (|)
        =SEARCH("|";A1;1) (hasil 18)
      • Mengurangi hasil dari langkah 2 dengan (langkah 1)
        =SEARCH("|";A1;1)-(SEARCH("=";A1;1)+1) (hasil 3)
      • Kombinasi akhir
        =MID(A1;SEARCH("=";A1;1)+1;SEARCH("|";A1;1)-(SEARCH("=";A1;1)+1))

        Cara kerja formula iniPada bagian ini sama pada bagian ke-2, yang membedakan hanya penulisan karakternya saja, dimana karakter yag pertama simbol sama dengan(=) dan karakter yang kedua adalah simbol (|)
    4. oke
      Informasi ke-4 • Lokasi penulisan rumus: C4
      • Mencari posisi karakter pemisah yang pertama (|)
        =SEARCH(A1;"|")+1 (hasil 19)
      • Mengurangi jumlah banyaknyak karakter di sel A1 dengan langkah 1
        =LEN(A1)-SEARCH("|";A1;1)+1 (hasil 4)
      • Kombinasi akhir
        =MID(A1;SEARCH("|";A1;1)+1;LEN(A1)-SEARCH("|";A1;1)+1)

        Cara kerja formula iniLogika sederhana yang dipakai dalam kombinasi formula ini adalah; menghitung banyaknya seluruh jumlah karakter yang ada di sel A1 kemudian dikurangi dengan lokasi dari karakter (|), lihat langkah b. Sementara untuk menampilkan kata terakhir adalah menggunakan formula MID, yang mana posisi awal dalam mengambil data dari karakter di langkah a dengan banyaknya karakter yang ditampilkan sejumlah hasil di langkah b.
    Catatan:
    Karakter pembatas yang dibaca oleh formula di atas dimulai dari karakter -, =, dan diakhiri dengan karakter |. Jika anda ingin merubah posisi atau mengganti dengan karakter yang lainnya, maka anda harus merubah pula karakter-karakter yang ada di setiap formula ini

    Hasil akhir dari serangkaian kombinasi rumus formula excel di atas, bisa anda lihat di tampilan berikut:
    split isi sel dari berbagai karakter pembatas

    Selamat, anda sudah berhasil memisah kalimat dari sebuah sel yang memiliki bermacam-macam karakter pembatas ke sel lain secara terpisah menggunakan kombinasi Formula Microsoft Excel. Semoga tutorial ini memberikan banyak manfaat untuk anda.
    Jangan lupa kunjungi kami lain waktu untuk melihat kehebatan Microsoft Excel lainnya yang akan kami bahas. Thanks for visiting

  • Kode Untuk Merubah Warna Interior dan Font yang Terdapat Di sebuah sel

    mewarnai sel di excel Setiap sel yang terdapat dalam lembar kerja Microsoft Excel, ibarat sebuah lembaran kecil yang siap untuk kita isi dengan berbagai macam jenis data, bisa berupa teks, angka, simbol-simbol, atau mungkin data berupa kalender atau jam. Artinya bahwa sel yang semula kosong bisa kita isikan dengan berbagai jenis data-data yang siap kita olah menjadi sebuah informasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

    Secara ukuran, baik sel yang berisi data maupun yang kosong, keduanya sama-sama memiliki ukuran yang sama, begitu juga dengan warna interiornya. Hingga versi terbaru yang saat ini diluncurkan atau sampai posting ini diterbitkan, Microsoft Excel tidak memberikan fitur khusus untuk memberikan tanda atau warna terhadap sel yang memiliki isi atau tidak sebagai pembeda antara kedua. Dan untungnya, masalah kecil ini bisa dengan mudah kita buat sendiri, baik dengan menggunakan Conditional Formatting maupun menggunakan Macro VBA.

    Dan untuk tutorial kali ini, saya menggunakan script Macro VBA agar model warna interior sel lebih bervariatif dengan mengikuti kondisi yang harus dipenuhi sebagai berikut
    Jika sebuah sel berisi angka 0 maka sel tersebut akan berwarna merah, jika diisi hanya berupa karakter spasi saja maka sel akan berwarna kuning, selain dari itu maka warna interior sel akan kembali ke warna asal - termasuk ketika user menghapus isi data dalam sel tersebut menggunakan tombol Delete

    Ok, setidaknya terdapat 4 (empat) buah kondisi yang kita miliki untuk dijadikan sebagai kriteria pewarnaan interior sebuah sel beserta warna dasar font-nya. Dan untuk menjalankan setiap kondisi yang ada ini, saya lebih suka menggunakan Statement IF (meskipun bisa saja menggunakan Select Case). Dan karena model pewarnaannya terjadi setiap kali ada perubahan, maka prosedur yang saya lakukan adalah sebagai berikut :
    1. Aktifkan terlebih dahulu Microsoft Visual Basic dengan menekan tombol pintas Alt+F11
    2. Lanjutkan dengan memilih nama-nama dari Object VBA yang terdapat di pojok kiri atas aplikasi Microsoft Visual Basic Editor.
      Jika perintah hanya ingin terjadi di salah satu lembar kerja saja, maka pilih (klik ganda) nama lembar kerjanya. Namun jika ingin agar perintah dapat dieksekusi di semua lembar kerja maka pilih (klik ganda) objek ThisWorkbook
    3. Sebagai contoh, objek lembar kerja yang akan saya beri perintah pewarnaan interior adalah Sheet1. Maka langkah selanjutnya silahkan alihkan perhatian ke jendela utama aplikasi Microsoft Visual Basic Editor, kemudian pilih objek Worksheet dan Change dari masing-masing menu dari kotak dropDown yang tersedia
      Worksheet chage procedure
    4. Setelah berhasil menentukan jenis prosedur yang akan dieksekusi, selanjutnya adalah tulis kode berikut di dalamnya
      On Error Resume Next
      If Target.Cells = "" Then
      Target.Interior.Color = xlNone
      Target.Font.Color = 1
          ElseIf Len(Trim(Target.Cells)) = 0 Then
          Target.Interior.Color = RGB(250, 250, 100)
              ElseIf Target.Cells = 0 Then
              Target.Interior.Color = RGB(250, 100, 100)
              Target.Font.Color = RGB(255, 255, 255)
          Else
          Target.Interior.Color = xlNone
          Target.Font.Color = 1
      End If
      
      Penjelasan singkat baris kode di atas adalah sebagai berikut
      • Membuat sebuah Statement yang bertujuan untuk tetap melanjutkan perintah jika terdapat error dalam baris kode yang telah dibuat
      • Baris kode inti dari tutorial ini terletak di statement Logika IF yang berbunyi, jika perubahan terhadap sel target berupa :
        • "" artinya kosong, maka warna interior bernilai xlNone atau default
        • Jika Panjang isi sel setelah dihapus karakter spasi yang terdapat diawal teks adalah 0 maka warna interior berubah menjadi warna kuning (kombinasi warna adalah RGB)
        • Jika sel berisi nilai 0 maka warna interior berubah menjadi warna merah sementara warna font menjadi putih
        • Jika kondisi selain dari pada kriteria di atas, maka warna interior kembali ke bentuk asal dan warna font berubah menjadi warna hitam
    5. Rangkaian dari kode-kode di atas jika dieksekusi, maka perubahan akan langsung terlihat dalam lembar kerja dimana kode ini diletakkan.
      warna interior dan font
    Selesai....
    Semoga tutorial singkat dalam mewarnai interior sel setiap kali ada perubahan yang dilakukan, dapat memberi manfaat kepada anda.
    Jangan lupa bookmark situs ini untuk memudahkan anda dalam mengunjungi kami lain waktu. Au revoir

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb
  • Cara Mudah Mencari Lokasi Baris atau Kolom Dari Beberapa kumpulan Nilai

    search rows and column Sudah jelas bahwa ketika kita bekerja menggunakan Excel, proses memasukkan data-data ke dalam lembar kerja adalah sebuah prosedur awal yang harus kita kerjakan sebagai syarat mutlak agar data tersebut bisa diolah untuk mendapatkan informasi yang kita inginkan.

    Sementara dalam proses menginput data ke dalam lembar kerja, antara pengguna satu dengan lainnya pasti ada perbedaan untuk memilih lokasi awal dalam menempatkan data-data mereka. Sebagian memilih baris dan kolom ke-1 (Sel A1) untuk memulai pekerjaannya, sebagian lagi memilih sel B2, dan seterusnya, tergantung dari kebutuhan tiap-tiap individu.

    Misalnya, saya memilih kolom B yang dimulai dari baris kedua (sel B2) untuk menuliskan nomor urut, selanjutnya di kolom C saya isikan data-data berupa nama barang, sementara di kolom D saya gunakan untuk menulis harga dari tiap-tiap barang. Sehingga jika dibuat akan tampak seperti tampilan berikut:
    daftar harga barang

    Inilah sekumpulan data sederhana yang selanjutnya dapat kita olah untuk mencari informasi yang kita inginkan; seperti menjumlah total harga barang, menghitung banyaknya item yang dimiliki, melihat nilai harga tertinggi atau terendah dari data-data tersebut, dan lain sebagainya.

    Jika berurusan dengan mengolah data seperti yang saya sebut di atas, saya yakin anda pasti sudah paham dan bisa melakukannya. Akan tetapi, bagaimana jika anda ingin mengetahui posisi baris atau kolom di mana nilai tersebut dituliskan ?!. Ambil contoh, kata "Mouse" yang berada di baris ke-5 dan berada di kolom C, sementara nilai "70.000" berada di sel D6, dan seterusnya. Bagaimana mendapatkan alamat sel, atau baris, atau kolomnya ?!

    Cara mudah yang saya tawarkan kepada anda adalah dengan menggunakan Macro VBA, dan berikut ini panduan lengkapnya.
    1. Aktifkan atau pilih tab Developer jika belum, kemudian pilih ikon View Code. Atau cara cepatnya bisa anda lakukan dengan menggunakan kombinasi tombol keyboard Alt+F11 untuk membuka jendela Microsoft Visual Basic Editor (VBE)
    2. Setelah anda berhasil membuka aplikasi VBE, selanjutnya adalah klik 2x nama lembar kerja di mana anda meletakkan data-data yang sudah anda buat. Untuk tutorial ini saya memilih Sheet1 pada bagian bagian Microsoft Excel Objects, karena data-data yang saya miliki berada di lembar kerja 1.
      objek vba sheet1
    3. Di jendela sebelah kanan (jendela code), pilih Object Worksheet dan prosedur Change dari kotak dropdown
      memilih objek dan prosedur vba
      Maka secara otomatis anda akan dibuatkan sebuah judul prosedur lengkap dengan elemen penutup seperti gambar berikut

      Tujuan dari prosedur ini adalah untuk menjalankan perintah-perintah (langkah ke-4 dan 5) jika terjadi perubahan pada sel yang dipilih
    4. Langkah selanjutnya, Masukkan baris kode berikut ke dalam prosedur yang sudah dibuat sebelumnya dan letakkan sebelum baris kode End Sub
      If Not Intersect(Target, Range("G2")) Is Nothing Then
      Call CARI
      End If
      Perintah ini hanya dieksekusi jika terjadi perubahan terhadap isi sel G2 saja, dan kemudian menjalankan perintah CARI. Untuk alamat sel, Silahkan anda ganti sesuai dengan kebutuhan anda.
    5. Langkah selanjutnya adalah menuliskan secara manual isi perintah kode CARI seperti berikut dan diletakkan sebelum atau sesudah kode di atas
      Sub CARI()
      On Error GoTo ZZ
      Set A = Range("C2:D8").Find([G2], LookAt:=xlValue)
      If [G2] = vbNullString Then
          [G3] = "--"
          Else
          A.Row
      End If
      Exit Sub
      ZZ:
      [G3] = "Data tidak ada"
      End Sub
      Secara singkat, maksud dari Kode di atas adalah :Menentukan statement jika terjadi error maka akan menjalankan perintah ZZ, kemudian menentukan nilai A yang tujuannya untuk mencari berdasarkan nilai-nilai yang terdapat di range C2:D8 dengan kata kunci pencarian yang diletakkan di sel G2.
      Jika kata kunci yang dimasukkan ditemukan, maka isi sel G1 akan menunjukkan posisi baris sesuai dengan letak kata kunci tersebut.
      Jika kata yang dicari tidak ditemukan, maka perintah ini akan menjalankan baris kode ZZ: yang isinya akan menulis sebuah teks "Data tidak ada" di sel G3. Sementara jika sel G2 kosong, maka isi sel G3 berupa simbol --

      Tampilan lengkap serangkaian kode akan terlihat seperti gambar berikut :
      Hasil akhir penulisan kode

    6. Langkah terakhir adalah tutup jendela Microsoft Visual Basic Editor dengan menekan tombol X yang berada di pojok kanan atas, atau bisa juga menggunakan menu File --> Close and Return to Microsoft Excel
    7. Sekarang saatnya menguji kode yang telah dibuat dengan cara menuliskan kata kunci di sel G2 dan lihat hasilnya di sel G3
      Hasil akhir mencari lokasi baris
    Selamat....Anda sudah berhasil mencari lokasi alamat sel dari beberapa kumpulan nilai yang terdapat di lembar kerja Microsoft Excel dengan menggunakan statement ROW Macro VBA.
    Terimakasih atas kunjungan anda. Gracias

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb

  • Mengenal Formula Array Excel dan Cara Singkat Menggunakannya

    cara mudah menggunakan array formula Array Formula bukanlah jenis dari sebuah formula baru dalam Microsoft Excel, akan tetapi ia adalah sebuah bentuk dari model cara membaca formula-formula yang ktia tulis di lembar kerja. Dengan kata lain, Formula Array tetap menggunakan formula-formula yang ada kemudian dibaca dan diolah sehingga menghasilkan informasi yang sesuai dengan apa yang kita inginkan.

    Secara umum, Array Formula dapat digunakan untuk melakukan beberapa perhitungan pada satu atau beberapa item dalam kumpulan data yang dimiliki tanpa harus membuat satu persatu formula dan menyimpannya di sel yang lain, sehingga secara otomatis hal ini akan berimbas pada kecepatan dalam menyelesaikan sebuah tugas-tugas yang cukup kompleks, seperti :
    1. Menghitung jumlah karakter yang terkandung dalam berbagai sel.
    2. Menjumlah hanya angka yang memenuhi kondisi tertentu, seperti nilai terendah atau tertinggi dalam rentang .
    3. Menjumlahkan setiap nilai ke-n dalam berbagai nilai.
    4. dan, masih banyak lagi tugas-tugas kompleks yang dapat diselesaikan menggunakan Array Formula

    Coba perhatikan kumpulan data yang saya miliki berikut:
    data formula array
    Jika kemudian kita ditugaskan untuk menghitung Total akhir dari hasil perkalian A dan B, maka jika tanpa menggunakan Array Formula pasti kita membutuhkan sebuah formula bantu yang dapat diletakkan di kolom C kemudian kita hitung hasil formula tersebut untuk mendapatkan hasil akhirnya, seperti gambar berikut :
    hasil tanpa formula array

    Contoh sederhana dari penyelesaian kasus di atas sebenarnya dapat dilakukan dengan satu langkah mudah dengan menggunakan 1 baris formula saja, yakni dengan menggunakan Array Formula.
    Sebagai informasi, setiap formula Excel yang sudah ditulis dalam lembar kerja bisa ditulis dan dibaca sebagai Array Formula ketika kita menekan tombol CTRL+SHIFT+ENTER secara bersamaan sebagai proses konfirmasi penulisan sebuah formula, teknik ini disebut juga dengan Teknik CSE
    .

    Kembali ke materi pembelajaran.
    Untuk dapat menyelesaikan soal di atas, dapat menuliskan formula berikut :
    Array Formula
    -Normal
    =SUM(A2:A6*B2:B6)

    -CSE
    {=SUM(A2:A6*B2:B6)}
    Yang membedakan dari dua formula di atas adalah tanda kurung kurawal (warna merah) yang terdapat di kedua sisi formula dan tanda ini muncul secara otomatis, JANGAN menuliskan tanda kurung secara manual, karena hanya akan membuat formula tersimpan sebagai Text dan bukan sebagai Array Formula.

    Hasil akhir cara menggunakan Array Formula
    array formula excel

    Semoga tutorial singkat cara membuat dan mengaplikasi Array Formula terhadap formula Excel ini bermanfaat untuk anda.
    Terimakasih sudah berkunjung ke excelive.com, salah satu situs yang fokus mengupas tuntas tutorial Microsoft Excel. Gracias

  • Still haven't found what are you looking for

    We have provided a complete list of articles on this site to make it easier for you and giving the best solution for your excel issues

    VISIT LINK
    DMCA.com Protection Status

    excelive.com
    is a blogger resources site who provides best excel tutorial based on daily needs. The main mission of excelive is to share our little experience in excel to deliver best time killer for your excel issues.
    T.O.S
    Term of service

    Read More
    Download Area
    to complete all excel lessons, we have provided a download link for you Find Here
    Copyright © 2015 - excelive.com. Some rights reserved.
    equipped with by blogger