Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Memberikan Warna yang Berbeda di Setiap Sel itu mudah! Dengan Menggunakan Conditonal Formatting

colorful background

Ini merupakan edisi lain dari excelive dalam membahas tutorial yang menggunakan Conditional Formatting, jadi semoga bisa menambah perbendaharaan serta variasi tutorial dan bisa menjadi salah satu pilihan situs alternatif terbaik untuk anda yang mengupas tuntas tentang kehebatan Microsoft Excel.

Oke, kita mulai dengan mengenal terlebih dahulu apa itu Conditional Formating.
Sesuai dengan namanya, jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia maka ia mempunyai makna "Memberikan format tertentu jika suatu kondisi terpenuhi". Kondisi-kondisi yang disediakan dalam fitur Conditional Formatting ditentukan berdasar sebuah aturan seperti:
  • Memformat semua sel berdasarkan nilai yang ada didalamnya
  • Memformat sel yang memiliki nilai tertentu
  • Memformat sel yang memiliki nilai terendah atau tertinggi saja
  • Memformat sel yang berisi nilai ganda atau unik
  • Menggunakan formula excel untuk menentukan sel mana yang akan di format

Dari beberapa pilihan aturan yang sudah saya sebutkan di atas, barangkali beberapa di antaranya sudah sering anda gunakan untuk menandai sel-sel yang sesuai dengan kebutuhan. Nah, untuk tutorial ini saya akan mengenalkan kepada anda cara menggunakan formula excel dan menggabungkannya ke dalam Conditional Formatting untuk memformat beberapa sel yang sesuai dengan kriteria.
Dan skenario yang akan kita coba jalankan adalah seperti berikut :
Memberikan warna sel yang berbeda antara sel yang memuat nilai ganjil dan genap dalam rentang atau range tertentu

Untungnya dalam Microsoft Excel sudah disediakan formula yang berfungsi untuk membaca nilai ganjil atau genap, sehingga membuat pekerjaan mewarnai ini menjadi lebih mudah. Dan formula yang dimaksud adalah :
  • =ISEVEN(alamat_range)
    digunakan untuk mengecek apakah sel berisi nilai GENAP
  • =ISODD(alamat_range)
    digunakan untuk mengecek apakah sel berisi nilai GANJIL

Sekarang saatnya mengaplikasikan formula-formula tersebut ke dalam lembar kerja Microsoft Excel, dan berikut langkahnya :
  1. Sorot beberapa sel, contoh sel A1 sampai dengan sel D10 yang akan diberikan efek warna, kemudian pilih ikon Conditional Formatting dan kemudian pilih New Rule
    Conditional Formatting Menu
  2. Di jendela "New Formatting Rule" pilih aturan "Use a formula...." kemudian isikan formula excel di kotak yang telah disediakan
    FORMULA MICROSOFT EXCEL
    =ISODD(A1)
    Lanjutkan dengan klik Format untuk menentukan warna
    Formula Conditional Formatting
  3. Ulangi langkah no.2 akan tetapi ganti formulanya menjadi seperti ini
    FORMULA MICROSOFT EXCEL
    =ISEVEN(A1)
    Kemudian lanjutkan klik tombol Format untuk menentukan warna yang berbeda dari langkah ke 2
  4. Tambahkan aturan baru yang berisi formula =IF(A1="";1;0) akan tetapi jangan berikan format cells, hal ini bertujuan agar sel yang kosong tidak ditandai sebagai nilai genap. Jangan lupa juga klik atau centang bagian "Stop If True" untuk aturan ini.

Waktunya untuk menguji warna-warna ini apakah berlaku jika sel berisi angka genap atau ganjil?. Dan berikut ini hasil akhir yang berhasil saya lakukan dengan Contional Formatting.


Bagaimana jika kriterinya bukan angka, melainkan sebuah teks?
Jawabannya tentu saja tidak bisa menggunakan kedua formula tersebut - karena keduanya hanya berlaku untuk membaca nilai berupa angka ganjil dan genap. Maka untuk menjawab pertanyaan ini, solusinya adalah dengan menggunakan formula lain, dan untuk kasus ini Formula IF adalah pilihan yang tepat.
=IF(A1="teks";TRUE;FALSE)
Formula ini adalah kebalikan dari formula sebelumnya. Untuk menggunakannya, silahkan baca kembali langkah-langkah di atas.

Selamat.... sekarang anda sudah mengetahui bagaimana memberikan warna yang berbeda di setiap sel dengan mudah dan cepat menggunakan fitur Conditional Formatting. Semoga tutorial kali ini cukup menyenangkan dan mudah di pahami. Danke


Loading...

Mencari dan Memberikan Warna Interior Pada Kata yang Terpilih

warna interior sel

Tutorial ini merupakan gabungan dari tutorial-tutorial sebelumnya dan salah satunya adalah yang membahas tentang cara menggunakan paremeter .FIND dalam kode Macro VBA dan menambahkan baris kode baru yang berfungsi untuk memberikan warna interior pada hasil pencarian yang ditemukan. Jadi, ada baiknya anda memahami isi materi dari tutorial sebelumnya.



Loading...

Setidaknya ada 2 (dua) macam warna interior yang akan kita gunakan dalam tutorial kali ini, yakni warna background sel (interior) dan warna font. Kedua warna inilah yang nantinya akan kita kombinasikan dengan hasil pencarian. Dan sebelum memulai tutorialnya, saya akan berikan dulu kode penulisan beberapa warna standar (baca:konstan) yang digunakan dalam Macro VBA yang sangat mudah untuk diingat, yakni
vbWhite vbYellow vbCyan vbRed vbMagenta vbGreen vbBlue vbBlack

Kembali ke topik pembahasan.
Seperti biasa kita buat terlebih dahulu beberapa data di dalam lembar kerja Microsoft Excel yang diletakkan di sepanjang kolom A, yang mana nantinya akan kita berikan warna background sel maupun fontnya ketika berhasil ditemukan dengan bantuan kotak input.
Isi Lembar Kerja

Sekarang, saatnya kita mulai bekerja.
  1. Langkah pertama yang bisa anda lakukan setelah membuat data sederhana adalah dengan membuat sebuah objek Macro VBA berupa CommandButton yang diletakkan dalam lembar kerja yang digunakan untuk menampilkan jendela InputBox.
    CommandButton dalam lembar kerja
  2. Langkah selanjutnya adalah, klik 2x objek objek CommandButton yang telah dibuat pada langkah sebelumnya untuk langsung menuju jendela Microsoft Visual BAsic Editor. Namun sebelumnya, pastikan dulu bahwa objek Design Mode masih dalam posisi aktif
  3. Di dalam jendela kode yang berhasil dibuka, anda akan dihadapkan dengan beberapa baris perintah yang dimiliki oleh objek CommandButton yang didalamnya masih kosong
    empty code
  4. Sekarang isikan dalam baris kosong tadi dengan kode Macro VBA berikut
    On Error GoTo x
    Range("A1", Range("A" & Rows.Count).End(xlUp)).Font.Color = None
    Range("A1", Range("A" & Rows.Count).End(xlUp)).Interior.Color = xlNone
    Cari = Application.InputBox("Silahkan masukkan kata kunci yang ingin cari", ".find")
    
    If Cari <> False Then
      Set a = Range("A:A").Find(Cari, LookAt:=xlValue)
      Range(a.Address).Font.Color = vbWhite
      Range(a.Address).Interior.Color = vbRed
      MsgBox "Kata yang anda cari ada di sel " & vbCr & a.Address(False, False)
    End If
    
    Exit Sub
    x:MsgBox "Maaf. tidak ada hasil pencarian yang bisa ditampilkan"
    
    Penjelasan sederhana dari kode di atas adalah
    • Kode diawali dengan sebuah pernyataan error, yang mana ketika terjadi error (data tidak ditemukan) maka kode akan langsung lompat ke perintah x
    • Dua baris kode berikutnya adalah untuk mengembalikan warna font dan warna background sel ke warna asal.
      yang perlu diperhatikan adalah, ada perbedaan kode untuk warna default antara keduanya, yakni untuk font menggunakan perintah None, sementara untuk background sel menggunakan xlNone. Dan perintah untuk mengembalikan warna default tersebut hanya diberlakukan di sepanjang kolom A
    • Setelah warna dikembalikan ke bentuk asalnya, perintah selanjutnya yang akan dijalankan ada pada baris kode yang ditentukan oleh nilai Cari, yakni sebuah kode yang berfungsi untuk menampilkan jendela InputBox
    • Baris inti untuk memberikan warna pada sel terpilih diawali dengan statemen IF, yakni jika nilai Cari benar atau ketika pengguna menekan tombol OK, maka kode berikutnya akan dijalankan
    • Di dalam statemen IF, isi baris kode dimulai dengan menentukan terlebih dahulu nilai a yang berfungsi mencari nilai yang dimasukkan dari jendela InputBox di sepanjang kolom A. Kemudian di lanjutkan dengan mewarnai :
      - Font dengan warna putih
      - Background Sel dengan warna merah
      Selanjutnya memberikan infomasi kepada pengguna berupa kotak pesan yang berisi bahwa kata yang dicari terdapat pada sebuah sel
  5. Langkah terakhir yang harus dilakukan tentunya adalah langsung mengujinya dengan cara klik tombol CommandButton yang ada di dalam lembar kerja

Sekarang anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya memberi warna interior pada sebuah sel atau sebuah teks yang berhasil ditemukan dari jendela InputBox. Semoga tutorial ini bisa memberikan manfaat kepada anda.
Terimakasih sudah berkunjung dan jangan lupa silahkan bookmark situs ini untuk mengetahui tutorial dan kehebatan Microsoft Excel lainnya. We'll be right back soon

Loading...



Apa Yang Harus Dilakukan Agar Nilai InputBox Tidak Bersifat Case-Sensitive

Sejak diperkenalkan ke publik, komputer merupakan salah satu peralatan elektronik yang perkembangannya sangat luar biasa, Ia berevolusi mulai dari segi ukuran hingga kecerdasan. Dan tak heran jika saat ini keberadaan komputer sangat dibutuhkan untuk membantu penggunanya dalam menyelesaikan kegiatan mulai dari perdagangan, bisnis, perkantoran, hingga hiburan. Barangkali para pengembang awal komputer sudah memprediksi hal ini bakal terjadi, dimana era digitaliasi sudah mendarah daging dalam kehidupan manusia.

Evolusi Komputer
Capaian yang sangat luar biasa dari sebuah peralatan elektronik ini tentunya juga memperhatikan keamanan data-data yang tersimpan didalamnya, dimana salah satu keamanan yang digunakan untuk menjamin data-data tersebut adalah dengan menggunakan Password. Ya, password bisa diibaratkan sebuah kunci yang hanya bisa digunakan untuk membuka sesuatu jika kombinasi serta bentuknya sama dengan pasangannya.
Sebagai contoh, bentuk huruf A tentu tidak sama dengan huruf a, juga kombinasi bentuk huruf AB tentu tidak sama juga dengan BA. Inilah yang disebut dengan case-sensitif.

Penggunaan case-sensitive memang seringkali dihubung-hubungkan dengan password, karena kekuatan sebuah password dalam melindungi sebuah data terletak pada kombinasi serta bentuknya. Dalam konteks penulisan password, kombinasi yang dimaksud bisa berupa serangkaian huruf-huruf, angka, serta karakter atau simbol. Sementara bentuk disini adalah model penulisan hurufnya apakah menggunakan huruf kapital atau huruf kecil (dalam bahasa saya, model penulisan teks ini saya sebut dengan case)

Jadi, secara kasar istilah case sensitive bisa diartikan sebagai bentuk tulisan yang sifatnya peka.
contoh, kata excelive dengan kata Excelive meskipun secara kombinasi keduanya memiliki kesamaan akan tetapi jika dilihat berdasarkan bentuk (case), keduanya memiliki perbedaan, yang mana kata pertama menggunakan bentuk huruf kecil semua sementara kata kedua - huruf depannya dituliskan dengan bentuk huruf kapital.



Loading...

kembali ke pembahasan utama website ini yang memang khusus membahas tentang Microsoft Excel dan bukan tentang sejarah komputer. Namun sebelum itu, mungkin anda bertanya-tanya kenapa harus InputBox, dan kenapa tidak harus case sensitive?

Ok, InputBox adalah salah satu parameter Macro VBA yang berfungsi untuk menampilkan sebuah jendela informasi yang memiliki kotak isian dan bisa ditulis seperti halnya objek TextBox, akan tetapi InputBox tidak dapat diperlakukan layaknya objek TextBox yang bisa dilakukan perubahan format penulisannya. Artinya, ketika kita menulis sebuah informasi di jendela InputBox, ia akan ditulis apa adanya atau persis saat kita menuliskannya. Sementara untuk TextBox, hasil yang ditampilkan bisa kita rubah bentuknya menjadi huruf kecil atau huruf kapital.

Untuk lebih jelasnya lihat perbedaan berikut:
InputBox vs TextBoxDari demonstrasi disamping saya menggunakan tulisan huruf kecil semua untuk masing-masing objek, dan terlihat bahwa jendela InputBox menampilkan hasil di kotak pesan sesuai dengan apa yang saya tuliskan di kotak InputBox, sementara untuk TextBox saya bisa merubah bentuk penulisannya sesuai dengan formula yang telah ditentukan.

Berikut kita akan coba menguji apakah sel A1 yang berisi nilai atau kata excelive sama dengan apa yang nanti saya tuliskan di jendela InputBox.?
Sebelum mengujinya pastikan anda sudah menuliskan kata excelive di Sheet1 sel A1 , kemudian sekedar untuk memudahkan saja - buat sebuah control CommandButton dan letakkan di lembar kerja ke-1, kemudian klik ganda objek ini untuk langsung menuju jendela Visual Basic Editor
Tuliskan baris kode berikut didalam even CommandButton1_Click
a = Application.InputBox("tulis sebuah pesan")
If a <> False Then
If a = [a1] Then
MsgBox "Selamat... data sama"
Else
MsgBox "Data tidak sama"
End If
End If

Loading...


a = Application.InputBox("tulis sebuah pesan")
If a <> False Then
If InStr(LCase([a1]), LCase(a)) Then
MsgBox "Selamat... data sama"
Else
MsgBox "Data tidak sama"
End If
End If

Sekarang anda sudah mengerti trik untuk membuat nilai di kotak InputBox agar tidak bersifat case sensitive. Dan jika anda ingin mengetahui trik dan tips Microsoft excel lainnya, jangan lupa untuk bookmark situs ini agar anda tidak ketinggalan update terbaru artikel dan tutorial Microsoft Excel bersama excelive.com. Afscheid


Menjalankan Kode Yang Berbeda Setiap Sheet Dibuka

Menampilkan Kode Berbeda

Setiap bekerja dalam menggunakan Microsoft Excel, barangkali kita sering bolak-balik mengaktifkan antar lembar kerja - untuk melihat isi dari masing-masing lembar kerja untuk mencari atau melihat informasi yang kita inginkan. Memang secara default pengguna hanya diberikan 3 buah lembar kerja saja dalam mengolah dokumen Microsoft Excel, akan tetapi masih bisa ditambahkan lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna.



Loading...

Semakin banyak lembar kerja yang digunakan dalam projek Microsoft Excel, tentunya semakin besar pula perhatian yang harus diberikan kepada masing-masing lembar kerja berkenaan dengan isi informasi yang tersimpan didalamnya. Terlebih lagi jika kita sedang mengerjakan megaproyek yang berhubungan dengan banyak lembar kerja.

Nah, berikut ini ada sebuah tips yang bisa anda gunakan untuk memberikan perhatian ekstra kepada masing-masing lembar kerja sehingga ketika pengguna mengaktifkan lembar kerja tertentu maka sebuah informasi berupa kotak pesan (atau mungkin baris kode perintah lainnya) akan dijalankan pada saat itu pula.
Untuk diketahui, tutorial ini menggunakan bantuan Macro VBA sehingga pastikan tingkat keamanan Macro VBA Microsoft Excel anda sudah dimatikan (disable) terlebih dahulu. Dan berikut langkah-langkahnya :
  1. Saya berasumsi dalam workbook Microsoft Excel anda terdapat 3 buah lembar kerja
  2. Masuk ke aplikasi Vsual Basic Editor dengan cara anda menekan tombol pintas ALT + F11 atau bisa juga anda klik kanan nama salah satu lembar kerja kemudian di menu pop-up yang muncul, pilih View Code
  3. Pada jendela Visual Basic Editor, dijendela sebelah kiri layar komputer anda silahkan klik 2x objek ThisWorkbook, kemudian di jendela sebelah kanan silahkan pilih objek WorkBook dan untuk prosedurnya silahkan cari dan pilih SheetActivate pada kotak DropDown yang tersedia. Hal ini bertujuan agar setiap lembar kerja ketika diaktifkan maka akan membaca beris perintah tertentu.
  4. Langkah berikutnya adalah, silahkan tuliskan baris perintah berikut di dalam prosedur yang sudah anda buat pada langkah sebelumnya
    Private Sub Workbook_SheetActivate(ByVal Sh As Object)
    Select Case ActiveSheet.Index
    Case 1, 3
       MsgBox "Ini lembar kerja ke-1 dan atau ke-3"
    Case 2
       MsgBox "Ini lembar kerja ke-2"
    End Select
    End Sub
    Penjelasan singkatnya kurang lebih seperti berikut :
    • Select Case ActiveSheet.Index
      Digunakan untuk memilih kondisi berdasarkan indeks lembar kerja yang terpilih
    • Case 1, 3
      Perintah standar yang berfungsi untuk menampilkan sebuah kotak pesan ketika Sheet1 dan Sheet3 (indeks ke-1 dan ke-3) terpilih
    • Case 2
      Memiliki fungsi yang sama seperti Case 1, 3 hanya saja berlaku ketika kondisi lembar kerja indeks ke-2 terpilih
  5. Finish...
    Sekarang silahkan anda coba untuk memindahkan setiap lembar kerja Microsoft Excel anda untuk mengetahui apakah kode yang ditulis sudah benar dan sesuai dengan yang diharapkan apa belum.

Selamat.... sekarang anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menjalankan kode yang berbeda-beda setiap lembar kerja diaktifkan. Semoga artikel dan tutorial ini ada guna dan manfaatnya untuk anda. Silahkan kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. Au revoir.


Loading...


Begini Caranya Mengekstrak Huruf atau Angka Dari Data Acak

ekstrak angka dan huruf

Saya pernah mendapat sebuah file hasil download dari internet yang mana isinya menjadi berantakan ketika saya buka di lembar kerja Ms. Excel, tidak sama dengan tampilan yang terlihat di situs tempat saya download file tersebut. Entah apa ini disebabkan karena saya salah dalam memilih jenis formatnya atau yang lainnya. Esoknya ketika saya mencoba download ulang file tersebut, saya lupa dengan alamat website-nya - nahasnya, saya coba cari di history browsing alamat sudah tidak tersedia alias sudah bersih, mungkin ada pengguna lain setelah saya yang menghapus data cache browser.

Cukup lama saya googling dan mencari alamat website penyedia file yang sudah berhasil saya download dihari sebelumnya, akan tetapi tak juga kunjung bertemu dengannya. Dan akhirnya, saya pun menyerah, dan tidak ingin membuang-buang waktu untuk mencari alamat yang saya sudah lupa.
Untung saja file yang saya download memiliki ekstensi .xls atau format file Microsoft Excel, jadinya saya bisa mengutak-atik isinya dengan sedikit kemampuan yang saya miliki, yang sekarang saya share kepada anda semuanya.

Saya tidak akan menampilkan file hasil download yang berantakan ketika saya buka di program Microsoft Excel, akan tetapi saya akan memberikan contoh yang mudah untuk di mengerti serta memiliki struktur yang hampir mirip dengan file tersebut - yang isinya kurang lebih seperti ini
Data Acak
Contoh data di atas pada dasarnya terdiri dari dua jenis, yakni huruf dan angka. Akan tetapi agak susah dibaca jika dalam kondisi penulisan yang berantakan seperti yang saya tulis diatas.
Nah, pada kesempatan ini saya akan share sebuah kode Macro VBA untuk membongkar data tersebut dan memisahkannya agar lebih enak dipandang dan tentunya agar lebih mudah dibaca.

Dan seperti biasa, karena yang akan saya share adalah berupa kode Macro VBA, maka pastikan jendela Microsoft Visual Basic Editor sudah diaktifkan, jika belum silahkan tekan tombol pintas ALT+F11.
Selanjutnya adalah buat sebuah Module Baru, kemudian silahkan masukkan kode berikut kedalamnya.
Sub extext()
Dim a, b, c As Long
Dim d, e As Variant

Range("E:F").Clear
For a = 1 To 5
e = Cells(a, 1)
b = Len(e)
For c = 1 To b
    If Mid(e, c, 1) >= "0" And Mid(e, c, 1) <= "9" Then
        Cells(a, 5) = Cells(a, 5) & Mid(e, c, 1)
    ElseIf Mid(e, c, 1) > "9" Then
        Cells(a, 6) = Cells(a, 6) & Mid(e, c, 1)
    End If
Next
Next a
End Sub


Loading...

Dua baris pertama dari kode diatas bertugas untuk mendeklarasikan nilai , kemudian dilanjutkan dengan perintah untuk menghapus kolom E dan F. Perintah ini saya gunakan untuk membersihkan kolom tempat peletakan hasil ekstraksi, agar tidak terjadi penumpukan hasil.

Baris perintah inti dari kode di atas, penjelasan singkatnya kurang lebih sebagai berikut:
  1. nilai a terdiri dari nilai 1 sampai dengan 5, yang mana nantinya digunakan untuk membaca baris. Banyaknya jumlah baris bisa disesuaikan dengan banyaknya data yang tersimpan dalam lembar kerja, atau juga bisa menggunakan kode Current Region untuk mendeteksi jumlah baris secara otomatis.
  2. nilai e berasal dari baris ke-a dan kolom pertama
  3. nilai b berfungsi untuk membaca berapa jumlah karakter yang didapat dari nilai e
  4. nilai c memiliki fungsi yang hampir sama dengan nilai a, hanya saja nilai ini akan melakukan pengulangan mulai nilai 1 hingga panjang karakter yang terdapat di nilai b. Sementara didalam struktur perintah c, terdapat sebuah kondisi yang harus dipenuhi antara lain:
    • Jika karakter yang terdapat di nilai e (baris ke-a dan kolom 1) untuk setiap karakter ke-c (karakter 1 hingga panjang yang didapatkan dari perintah atau nilai b) mempunyai nilai lebih kecil sama dengan 0 (nol) dan lebih besar sama dengan 9 (sembilan), maka sel ke-a kolom ke-5 akan diisi dan ditambahkan dengan nilai yang berisi angka.
    • Kondisi yang kedua adalah, jika karakter-karakter tersebut memiliki nilai lebih besar dari 9, maka hasilnya berupa teks dan akan di letakkan di sel ke-a dan kolom ke-6
  5. Selesai.

Sekilas, bahasa logika diatas terkesan membingungkan, akan tetapi jika dipahami dengan seksama maka saya yakin anda akan mudah untuk memahaminya. Dan untuk melengkapi tutorial ini, seperti biasa saya akan menampilkan hasil akhir seperti dalam tampilan berikut :
ekstrak data acak

Loading...


Selamat, anda sekarang sudah bisa memecah dan memisahkan antara karakter berupa huruf dan angka dari data acak. Semoga tutorial kali ini ada guna dan manfaatnya untuk anda, dan bisa dengan mudah untuk dipahami.
Silahkan bookmark situs kami dan kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. Arrivederci !!


Our Services


design

all the design of each tutorial has passed the test for excel 2007 up

installation

every each codes on this site are provided "as is" and are easy to install

youtube

in order to facilitate you in learning excel, you can visit our channel here

download

to complete all excel lessons, we have provided a download link for you

Contact Us


EXCELIVE.com
is a blogger resources site who provides
best excel tutorial based on daily needs.
The main mission of excelive is to share
our little experience in excel
to deliver best time killer for your excel issues.
Singhasari Malang 65153
East Java

Interested for our works and services?
Get more of our update !

end of page