You've probably noticed

We love Excel

Author

When some user experience severe excel problem, it is not uncommon for their job activity to disturbed.
My great passion is bringing solution to some user who have been trought those experience, so they can save their times fixing excel issues.

  • myexcelive@gmail.com
  • www.excelive.com
  • READ MORE
Me

What will you get here

We have been work hard to bringing something useful for you in order to help your excel issues

Macro VBA 70%
Formula Excel 45%
Tips and Tricks 15%
Miscellaneous 25%

Expertise

We share the tutorials that we ourselves have tested in the workplace and slightly refine it to make it easy for you

Our Article

Every article on this site is presented explicitly so that you can understand the purpose of each tutorial.

Efficiency

We provides examples of just for illustration only, and we do not guarantee that they can be used in all situations.

Installation

every each codes on this site are provided "as is" and are easy to install

Youtube

in order to facilitate you in learning excel, you can visit our channel here

Design

all the design of each tutorial has passed the test for excel 2007 up

Tampilkan postingan dengan label Macro VBA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Macro VBA. Tampilkan semua postingan
  • Membuat Kalkulator Konversi Ukuran File Sederhana Menggunakan UserForm

    kalkulator konversi ukuran file Secara umum, mungkin kalkulator yang akan kita buat pada kesempatan ini terbilang sudah cukup banyak beredar di dunia maya dan sifatnya online sehingga mengharuskan pengguna harus terhubung ke internet. Hal ini tentu saja menjadi salah satu kekurangannya, karena tidak semua pengguna selalu online setiap saat.

    Nah, pada tutorial ini kita akan mencoba untuk membuat kalkulator konversi ukuran sebuah file secara sederhana.
    Baca tutorial terkait lain yang bisa anda pelajari ada disini
    Mengisi beberapa daftar isi ListBox dari nilai sama sekaligus
    Cara membuat kalkulator hitung sederhana
    Kumpulan cara mengisi ListBox dan ComboBox
    Sebelumnya kita sepakati dulu jenis-jenis ukuran yang sudah umum dan sama-sama kita kenal, dan kita pasti sudah tidak asing dengan beberapa satuan ukuran file di komputer seperti KiloByte (KB), MegaByte (MB), GigaByte (GB) atau pun TeraByte (TB). Satuan satuan ukuran tersebut saat ini menjadi hal yang biasa atau lumrah dan sangat familiar di telinga kita, hal ini karena satuan tersebut sudah menjadi satuan ukuran yang sering kita jumpai baik itu sebuah ukuran gambar, video, hingga sebuah ruang penyimpanan seperti flash disk, microSD hingga Hard disk drive.

    Itulah 4 (empat) buah satuan ukuran file komputer yang akan kita konversi menggunakan Macro VBA Excel. Dan selanjutnya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut untuk membuatnya.
    1. Buka Aplikasi Microsoft Office Excel, dan langsung aktifkan jendela Microsoft Visual Basic Editor (VBE) dengan menggunakan tombol pintas Alt+F11
    2. Setelah berada di jendela VBE, kini saatnya mendesain form kalkulator dengan cara klik menu Insert dan pilih UserForm
      Insert userform
    3. Selanjutnya silahkan tambahkan beberapa kontrol seperti gambar berikut ke dalam UserForm yang sudah berhasil dibuat dilangkah sebelumnya
      desain kalkulator konversi ukuran file
    4. Sampai langkah ini anda sudah berhasil membuat desain kalkulator konversi satuan ukuran file komputer, silahkan anda percantik tampilan sesuai dengan selera
    5. Langkah selanjutnya adalah langkah inti agar kontrol-kontrol yang terdapat dalam UserForm dapat berjalan sebagaimana mestinya. Mulailah dengan klik kanan nama UserForm yang terdapat di jendela VBAProject dan pilih menu ViewCode.
      Viewcode UserForm
      Selanjutnya silahkan copy kode berikut dan paste ke dalam jendela kode
      Private Sub UserForm_Activate()
      Dim i As Integer
      For i = 1 To 2
              Me.Controls("ComboBox" & i).List = Array("TB", "GB", "MB", "KB")
      Next i
      End Sub
      
      Private Sub TextBox1_KeyPress(ByVal KeyAscii As MSForms.ReturnInteger)
      If (InStr("0123456789.", Chr(KeyAscii)) = 0) And _
      (KeyAscii <> 8) Then KeyAscii = 0
      End Sub
      
      Private Sub ComboBox1_Change()
      Select Case ComboBox1
          Case "TB"
              [a1] = 0
          Case "GB"
              [a1] = 3
          Case "MB"
              [a1] = 6
          Case "KB"
              [a1] = 9
      End Select
      End Sub
      
      Private Sub ComboBox2_Change()
      Select Case ComboBox2
          Case "TB"
              [b1] = 0
          Case "GB"
              [b1] = 3
          Case "MB"
              [b1] = 6
          Case "KB"
              [b1] = 9
      End Select
      End Sub
      
      Private Sub CommandButton1_Click()
      On Error Resume Next
      [C1] = [a1] - [b1]
      MsgBox "Hasil konversi" & vbCr & _
              Format(TextBox1, "#,##0.####") & _
              " " & ComboBox1 & " = " & _
              Format(TextBox1 / 10 ^ [C1], "#,##0.###########") & _
              " " & ComboBox2
      End Sub
    6. Selesai.... silahkan uji UserForm ini dengan cara menekan tombol yang terdapat di menubar. Dan hasil akhir akan tampak seperti tampilan berikut :
      kalkulator konversi ukuran file

    Selamat....Anda sudah berhasil membuat kalkulator konversi ukuran sebuah file sederhana menggunakan kode Macro VBA Microsoft Excel. Semoga tutorial ini dapat memberikan manfaat. Jangan lupa kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui tips dan trik Microsoft Excel lainnya. Gracias

  • Cara Membuat Komentar Sel Berdasarkan Isinya Secara Otomatis

    insert comment in excel Ada cara mudah untuk mengetahui status sel, apakah ia berisi catatan tambahan atau yang lebih umum disebut dengan komentar atau tidak, karena Excel sudah memberikan perbedaan dari sisi tampilannya yakni sel yang berisi komentar memiliki tanda segitiga warna merah yang berada di pojok kanan atasnya. Hal ini tentu bisa sangat mempermudah pengguna untuk mengetahui bahwa sel tersebut pasti berisi informasi tambahan yang dimiliki oleh sel tersebut.

    Informasi tambahan ini bisa dibilang cukup efektif dalam memberikan informasi kepada pengguna tentang isi dari sel tersebut tanpa harus menuliskannya di sel-sel lainnya. seperti, informasi tentang cara menginput nilai, bagaimana dan dari mana isi sel itu didapatkan, formula yang terdapat di dalamnya, dari mana data di input, hingga informasi lainnya yang sifatnya hanya untuk sekedar mengingatkan pengguna lainnya. Dengan demikian, orang lain dapat memahami maksud isi sel tersebut dengan baik.

    Menuliskan komentar untuk sebuah sel-pun sangatlah mudah dilakukan dan hampir setiap pengguna bisa membuatnya, yakni tinggal klik kanan sel yang ingin diberi informasi tambahan, kemudian di menu Pop-Up yang muncul kita tinggal pilih perintah Insert Comment dan langsung bisa mengetikkan informasi yang diinginkan di kotak komentar.
    cara memberi komentar di sel

    Cara ini adalah cara yang biasa dilakukan secara manual. Artinya pengguna harus melakukan beberapa rangkaian aksi agar bisa membuat komentar terhadap sel yang dimaksud, sehingga hal ini tentu saja membutuhkan kejelian untuk memilih sel mana yang harus diberi catatan tambahan, terlebih jika anda mempunyai kriteria isi sel yang memiliki nilai tertentu saja yang harus dibuatkan komentar, ambil contoh seperti ini
    Ketika pengguna mengetik sebuah nilai yang berisi teks seperti, keren, oke, dan excel, maka sel-sel tersebut akan otomotis menampilkan catatan tambahan atau komentar berupa judul komentar dan isi dari sel tersebut, sementara jika nilai dalam sel tersebut selain dari kriteria yang disebutkan, maka status komentar akan dihapus
    Menyisipkan komentar secara otomatis seperti skenario di atas hanya bisa dilakukan menggunakan bantuan Macro VBA dengan menggunakan even Worksheet.Change, Hal ini karena disana terdapat sebuah aksi pengguna mengetik nilai kemudian komentar akan muncul jika sesuai dengan kriteria yang disebutkan.

    Bagaimana membuatnya?!...Jika anda sudah siap, silahkan ikuti panduannya berikut:
    1. Buka jendela Microsoft Visual Basic Editor
    2. Tentukan lembar kerja mana yang akan anda otomatisasi penulisan komentarnya. Ambil contoh, lembar kerja yang akan diotomatisasi adalah lembar kerja atau Sheet1, maka yang perlu anda lakukan adalah klik ganda objek Sheet1 yang ada di jendela VBAProject, kemudian klik even Worksheet dan prosedurnya pilih Change.
      sheet1 worksheet change
    3. Selanjutnya, copy-paste kode berikut ke dalam even yang sudah anda buat dilangkah sebelumnya
      On Error Resume Next
      If Target.Cells Like "*oke*" Then
      Target.ClearComments
      Target.AddComment "Satu :" & vbNewLine & Target.Value
          ElseIf Target.Cells Like "*keren*" Then
          Target.ClearComments
          Target.AddComment "Dua :" & vbCrLf & Target.Value
              ElseIf Target.Cells Like "*excel*" Then
              Target.ClearComments
              Target.AddComment "Tiga :" & vbCrLf & Target.Value
          Else
          Target.ClearComments
      End If
      Penjelasannya kurang lebih seperti berikut :Perintah diawali dengan statement Error, artinya jika terjadi kesalahan akan diabaikan. Selanjutnya adalah serangkaian logika IF bertingkat yang kondisinya sebagai berikut :
      • Setiap sel yang berisi teks (baca:kriteria) seperti, keren, oke, dan excel yang dikombinasikan dengan menggunakan wildcard, maka akan berisi komentar secara otomatis
      • jika ternyata sel-sel yang ditulis terdapat teks seperti di atas maka komentar sebelumnya maka akan dihapus (ClearComments) dan akan diganti dengan komentar baru
      • Komentar yang beru berisi kata-kata yang terdapat di baris AddComment dan dibaris berikutnya ditulis sesuai dengan isi sel yang memuat kriteria di atas
      • Statement untuk menambahkan baris baru adalah vbCrLf
      • Kriteri yang ditulis sifat adalah Case-Sensitive
    Tutorial sejenis ini bisa anda lihat dipembahasan tentang mewarnai sel dan font berdasarkan isi sel .

    Untuk menyempurnakan pembelajaran kali ini, seperti biasa saya akan memperlihatkan rangkaian kode yang telah dibuat dan bagaimana perubahan yang terjadi di lembar kerja
    memilih listbox dengan enter

    Selamat... anda sudah berhasil membuat komentar muncul secara otomatis ketika mengetikkan teks tertentu di lembar kerja, semoga memberikan manfaat untuk anda.
    Jangan lupa bookmark situs ini agar memudahkan anda dalam mengunjunginya lain waktu. Thanks for visit us

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb


  • Cara Menjumlahkan Range Jika Teks Berisi Kata Tertentu

    calculate with SUMIF Masih seputar tutorial tentang Formula Excel, kali ini kita akan coba mendemonstrasikan bagaimana cara menjumlahkan sebuah rentang hanya untuk teks berisi kata tertentu saja. Dan karena kita bicara tentang operator penjumlahan, maka secara otomatis harus tersedia data berupa angka-angka yang nantinya akan diolah.

    Mungkin yang terlintas dalam benak anda ketika ingin menghitung sekumpulan data berdasarkan kriteria, maka nama formula yang langsung dingat adalah Formula SUMIF. Ya, karena ini merupakan gabungan dari Formula SUM yang berfungsi untuk menjumlah data-data berupa angka, serta formula IF yang bisa digunakan untuk menyelesaikan soal-soal logika. Sehingga gabungan formula ini bisa menjadi cukup powerfull dalam menyelesaikan perhitungan yang membutuhkan sebuah kondisi tertentu tanpa harus menggunakan formula IF standard.

    Sebagai contoh, saya mempunyai data-data seperti gambar berikut:
    Data karyawan gudang
    Secara sederhananya, ketika ingin menjumlahkan keseluruhan nominal dari data karyawan di atas adalah cukup menggunakan formula SUM.
    Namun bagaimana jika anda ingin menghitung berapa total nominal yang harus dikeluarkan untuk para Manager, atau para Kepala bagian?!. Sudah jelas jawabannya bukan menggunakan formula SUM, karena disana kita bisa melihat terdapat kriteria yang jadi patokan dalam menghitung jumlah nominal.

    Dan seperti yang sudah anda bayangkan sebelumnya, formula yang tepat untuk menyelesaikan hitungan di atas adalah dengan menggunakan formula SUMIF. Dan penulisan formula lengkapnya adalah seperti berikut:
    Formula Excel SUMIF
    =SUMIF(A2:A9;"*"&D1&"*";B2:B9)Sebagai contoh, anda bisa menuliskan formula ini di sel D2

    Bagaimana cara kerja formula ini ?
    • Bagian yang berwarna ungu adalah sebuah rentang yang berisi nama-nama departemen
    • Kunci dari formula di atas terletak pada bagian kedua (warna merah), karena pada bagian ini menyimpan informasi kriteria yang akan dilakukan penghitungan.
      Dan untuk contoh ini, saya menggunakan lokasi sel D1 sebagai tempat untuk menuliskan nama-nama divisi yang ingin saya jumlahkan. Sementara dalam formula tersebut, sel D1 diapit oleh tanda bintang. Ini artinya bahwa setiap kata yang saya tuliskan akan mencocokkan atau mencari frasa parsial daripada keseluruhan string atau teks yang ada di sel D1.
      Model penulisan ini lebih umum di kenal dengan nama WILDCARD

      Tutorial lain yang membahas tentang Wildcard silahkan baca disini:
      Mencari data dengan cepat
      Hasil Error HLOOKUP
      Menjumlah data antar sel
      Melakukan pencarian berulang-ulang
    • Bagian terakhir atau bagian yang berwarna magenta adalah sekumpulan data-data yang berisi angka yang akan dijumlahkan jika kriteria yang berada di bagian kedua sesuai

    Agar lebih mudah memahaminya, silahkan lihat hasil akhir berikut :
    memilih listbox dengan enter

    Selamat, anda sudah berhasil menghitung data berdasarkan kata yang terdapat dalam sebuah range. Semoga tutorial yang cukup singkat ini bisa menambah referensi penggunaan rumus SUMIF.
    Jangan lupa bookmark situs ini untuk memudahkan mengunjungi kami lain waktu. Ciao Adios

  • Kode Untuk Merubah Warna Interior dan Font yang Terdapat Di sebuah sel

    mewarnai sel di excel Setiap sel yang terdapat dalam lembar kerja Microsoft Excel, ibarat sebuah lembaran kecil yang siap untuk kita isi dengan berbagai macam jenis data, bisa berupa teks, angka, simbol-simbol, atau mungkin data berupa kalender atau jam. Artinya bahwa sel yang semula kosong bisa kita isikan dengan berbagai jenis data-data yang siap kita olah menjadi sebuah informasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

    Secara ukuran, baik sel yang berisi data maupun yang kosong, keduanya sama-sama memiliki ukuran yang sama, begitu juga dengan warna interiornya. Hingga versi terbaru yang saat ini diluncurkan atau sampai posting ini diterbitkan, Microsoft Excel tidak memberikan fitur khusus untuk memberikan tanda atau warna terhadap sel yang memiliki isi atau tidak sebagai pembeda antara kedua. Dan untungnya, masalah kecil ini bisa dengan mudah kita buat sendiri, baik dengan menggunakan Conditional Formatting maupun menggunakan Macro VBA.

    Dan untuk tutorial kali ini, saya menggunakan script Macro VBA agar model warna interior sel lebih bervariatif dengan mengikuti kondisi yang harus dipenuhi sebagai berikut
    Jika sebuah sel berisi angka 0 maka sel tersebut akan berwarna merah, jika diisi hanya berupa karakter spasi saja maka sel akan berwarna kuning, selain dari itu maka warna interior sel akan kembali ke warna asal - termasuk ketika user menghapus isi data dalam sel tersebut menggunakan tombol Delete

    Ok, setidaknya terdapat 4 (empat) buah kondisi yang kita miliki untuk dijadikan sebagai kriteria pewarnaan interior sebuah sel beserta warna dasar font-nya. Dan untuk menjalankan setiap kondisi yang ada ini, saya lebih suka menggunakan Statement IF (meskipun bisa saja menggunakan Select Case). Dan karena model pewarnaannya terjadi setiap kali ada perubahan, maka prosedur yang saya lakukan adalah sebagai berikut :
    1. Aktifkan terlebih dahulu Microsoft Visual Basic dengan menekan tombol pintas Alt+F11
    2. Lanjutkan dengan memilih nama-nama dari Object VBA yang terdapat di pojok kiri atas aplikasi Microsoft Visual Basic Editor.
      Jika perintah hanya ingin terjadi di salah satu lembar kerja saja, maka pilih (klik ganda) nama lembar kerjanya. Namun jika ingin agar perintah dapat dieksekusi di semua lembar kerja maka pilih (klik ganda) objek ThisWorkbook
    3. Sebagai contoh, objek lembar kerja yang akan saya beri perintah pewarnaan interior adalah Sheet1. Maka langkah selanjutnya silahkan alihkan perhatian ke jendela utama aplikasi Microsoft Visual Basic Editor, kemudian pilih objek Worksheet dan Change dari masing-masing menu dari kotak dropDown yang tersedia
      Worksheet chage procedure
    4. Setelah berhasil menentukan jenis prosedur yang akan dieksekusi, selanjutnya adalah tulis kode berikut di dalamnya
      On Error Resume Next
      If Target.Cells = "" Then
      Target.Interior.Color = xlNone
      Target.Font.Color = 1
          ElseIf Len(Trim(Target.Cells)) = 0 Then
          Target.Interior.Color = RGB(250, 250, 100)
              ElseIf Target.Cells = 0 Then
              Target.Interior.Color = RGB(250, 100, 100)
              Target.Font.Color = RGB(255, 255, 255)
          Else
          Target.Interior.Color = xlNone
          Target.Font.Color = 1
      End If
      
      Penjelasan singkat baris kode di atas adalah sebagai berikut
      • Membuat sebuah Statement yang bertujuan untuk tetap melanjutkan perintah jika terdapat error dalam baris kode yang telah dibuat
      • Baris kode inti dari tutorial ini terletak di statement Logika IF yang berbunyi, jika perubahan terhadap sel target berupa :
        • "" artinya kosong, maka warna interior bernilai xlNone atau default
        • Jika Panjang isi sel setelah dihapus karakter spasi yang terdapat diawal teks adalah 0 maka warna interior berubah menjadi warna kuning (kombinasi warna adalah RGB)
        • Jika sel berisi nilai 0 maka warna interior berubah menjadi warna merah sementara warna font menjadi putih
        • Jika kondisi selain dari pada kriteria di atas, maka warna interior kembali ke bentuk asal dan warna font berubah menjadi warna hitam
    5. Rangkaian dari kode-kode di atas jika dieksekusi, maka perubahan akan langsung terlihat dalam lembar kerja dimana kode ini diletakkan.
      warna interior dan font

    Selesai....
    Semoga tutorial singkat dalam mewarnai interior sel setiap kali ada perubahan yang dilakukan, dapat memberi manfaat kepada anda.
    Jangan lupa bookmark situs ini untuk memudahkan anda dalam mengunjungi kami lain waktu. Au revoir

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb
  • Cara Mudah Mencari Lokasi Baris atau Kolom Dari Beberapa kumpulan Nilai

    search rows and column Sudah jelas bahwa ketika kita bekerja menggunakan Excel, proses memasukkan data-data ke dalam lembar kerja adalah sebuah prosedur awal yang harus kita kerjakan sebagai syarat mutlak agar data tersebut bisa diolah untuk mendapatkan informasi yang kita inginkan.

    Sementara dalam proses menginput data ke dalam lembar kerja, antara pengguna satu dengan lainnya pasti ada perbedaan untuk memilih lokasi awal dalam menempatkan data-data mereka. Sebagian memilih baris dan kolom ke-1 (Sel A1) untuk memulai pekerjaannya, sebagian lagi memilih sel B2, dan seterusnya, tergantung dari kebutuhan tiap-tiap individu.

    Misalnya, saya memilih kolom B yang dimulai dari baris kedua (sel B2) untuk menuliskan nomor urut, selanjutnya di kolom C saya isikan data-data berupa nama barang, sementara di kolom D saya gunakan untuk menulis harga dari tiap-tiap barang. Sehingga jika dibuat akan tampak seperti tampilan berikut:
    daftar harga barang

    Inilah sekumpulan data sederhana yang selanjutnya dapat kita olah untuk mencari informasi yang kita inginkan; seperti menjumlah total harga barang, menghitung banyaknya item yang dimiliki, melihat nilai harga tertinggi atau terendah dari data-data tersebut, dan lain sebagainya.

    Jika berurusan dengan mengolah data seperti yang saya sebut di atas, saya yakin anda pasti sudah paham dan bisa melakukannya. Akan tetapi, bagaimana jika anda ingin mengetahui posisi baris atau kolom di mana nilai tersebut dituliskan ?!. Ambil contoh, kata "Mouse" yang berada di baris ke-5 dan berada di kolom C, sementara nilai "70.000" berada di sel D6, dan seterusnya. Bagaimana mendapatkan alamat sel, atau baris, atau kolomnya ?!

    Cara mudah yang saya tawarkan kepada anda adalah dengan menggunakan Macro VBA, dan berikut ini panduan lengkapnya.
    1. Aktifkan atau pilih tab Developer jika belum, kemudian pilih ikon View Code. Atau cara cepatnya bisa anda lakukan dengan menggunakan kombinasi tombol keyboard Alt+F11 untuk membuka jendela Microsoft Visual Basic Editor (VBE)
    2. Setelah anda berhasil membuka aplikasi VBE, selanjutnya adalah klik 2x nama lembar kerja di mana anda meletakkan data-data yang sudah anda buat. Untuk tutorial ini saya memilih Sheet1 pada bagian bagian Microsoft Excel Objects, karena data-data yang saya miliki berada di lembar kerja 1.
      objek vba sheet1
    3. Di jendela sebelah kanan (jendela code), pilih Object Worksheet dan prosedur Change dari kotak dropdown
      memilih objek dan prosedur vba
      Maka secara otomatis anda akan dibuatkan sebuah judul prosedur lengkap dengan elemen penutup seperti gambar berikut

      Tujuan dari prosedur ini adalah untuk menjalankan perintah-perintah (langkah ke-4 dan 5) jika terjadi perubahan pada sel yang dipilih
    4. Langkah selanjutnya, Masukkan baris kode berikut ke dalam prosedur yang sudah dibuat sebelumnya dan letakkan sebelum baris kode End Sub
      If Not Intersect(Target, Range("G2")) Is Nothing Then
      Call CARI
      End If
      Perintah ini hanya dieksekusi jika terjadi perubahan terhadap isi sel G2 saja, dan kemudian menjalankan perintah CARI. Untuk alamat sel, Silahkan anda ganti sesuai dengan kebutuhan anda.
    5. Langkah selanjutnya adalah menuliskan secara manual isi perintah kode CARI seperti berikut dan diletakkan sebelum atau sesudah kode di atas
      Sub CARI()
      On Error GoTo ZZ
      Set A = Range("C2:D8").Find([G2], LookAt:=xlValue)
      If [G2] = vbNullString Then
          [G3] = "--"
          Else
          A.Row
      End If
      Exit Sub
      ZZ:
      [G3] = "Data tidak ada"
      End Sub
      Secara singkat, maksud dari Kode di atas adalah :Menentukan statement jika terjadi error maka akan menjalankan perintah ZZ, kemudian menentukan nilai A yang tujuannya untuk mencari berdasarkan nilai-nilai yang terdapat di range C2:D8 dengan kata kunci pencarian yang diletakkan di sel G2.
      Jika kata kunci yang dimasukkan ditemukan, maka isi sel G1 akan menunjukkan posisi baris sesuai dengan letak kata kunci tersebut.
      Jika kata yang dicari tidak ditemukan, maka perintah ini akan menjalankan baris kode ZZ: yang isinya akan menulis sebuah teks "Data tidak ada" di sel G3. Sementara jika sel G2 kosong, maka isi sel G3 berupa simbol --

      Tampilan lengkap serangkaian kode akan terlihat seperti gambar berikut :
      Hasil akhir penulisan kode

    6. Langkah terakhir adalah tutup jendela Microsoft Visual Basic Editor dengan menekan tombol X yang berada di pojok kanan atas, atau bisa juga menggunakan menu File --> Close and Return to Microsoft Excel
    7. Sekarang saatnya menguji kode yang telah dibuat dengan cara menuliskan kata kunci di sel G2 dan lihat hasilnya di sel G3
      Hasil akhir mencari lokasi baris

    Selamat....Anda sudah berhasil mencari lokasi alamat sel dari beberapa kumpulan nilai yang terdapat di lembar kerja Microsoft Excel dengan menggunakan statement ROW Macro VBA.
    Terimakasih atas kunjungan anda. Gracias

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb

  • Cara Cepat Membuat Matrik Rencana Kegiatan Menggunakan Macro VBA

    jadwal kegiatan Matrik adalah sebuah informasi yang disampaikan serta ditampilkan dalam bentuk kolom dan baris yang tak ubahnya seperti lembar kerja dalam aplikasi Microsoft Excel, maka dari itu hampir mayoritas para pembuat rencana kegiatan bentuk matrik ini mengandalkan bantuan aplikasi Excel dalam merancang usulan rencana program kegiatan dengan tujuan agar segala apa yang dirancang bisa diselesaikan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

    Beberapa alasan dari mereka yang menggunakan matrik kegiatan sebagai acuan pelaksanaan program antara lain adalah kemudahan dalam melakukan kontrol kegiatan serta membantu dalam pengambilan keputusan.

    Terlepas dari berbagai macam alasan yang ada, kali ini excelive.com akan membantu anda dalam merancang dan membuat matrik kegiatan secara cepat dilengkapi dengan warna-warna yang menunjukkan tanggal pelaksaan kegiatan dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel.

    Sebelum memulai pembelajaran kali ini, ada baiknya anda lihat hasil akhir dari apa yang akan kita kerjakan nanti:
    Matrik rencana kegiatan
    Tampilan di atas saya buat dengan cara menyusun terlebih dahulu struktur matrik dalam lembar kerja Microsoft Excel dalam rentang satu bulan, beberapa diantara point penting dalam merancang matrik di lembar adalah :
    • Kolom A : berisi sebuah nomor urut kegiatan
    • Kolom B : berisi deskripsi singkat dari kegiatan yang akan dilakukan
    • Kolom C : berisi tanggal awal kapan kegiatan tersebut akan dilaksanakan, dan
    • Kolom D : berisi tanggal akhir kegiatan
    Sementara untuk kolom-kolom setelah kolom yang saya sebut di atas, saya isi dengan tanggal untuk memudahkan dalam membaca matrik

    Ok, saya berasumsi bahwa anda sudah merancang matrik kegiatan paling tidak seperti gambar di atas. Dan langkah selanjutnya adalah :
    1. Tekan kombinasi tombol Alt+F11 untuk mengaktifkan jendela Microsoft Visual Basic Editor
    2. Selanjutnya klik menu Insert dan pilih perintah Module untuk memebuat sebuah module baru
    3. Isi module yang pertama berfungsi untuk menghapus semua isi dalam range tertentu dengan baris kode seperti berikut
      Sub Hapus()
      brs = Range("A4").End(xlDown).Row
      kol = Range("A4").End(xlToRight).Column
      Set cl = Cells(1, kol)
      hasil = Replace(cl.Address(False, False), "1", "") & brs
      
      rg = "E5:" & hasil
      'kode di bawah ini digunakan untuk menghapus interior, border dan isi dalam range yang terdapat di kode rg
      Range(rg).Interior.ColorIndex = xlNone
      Range(rg).Borders.LineStyle = xlNone
      Range(rg).ClearContents
      End Sub
      Beberapa baris kode penting dari script Macro VBA di atas antara lain:
      • Hapus : mama sub module
      • brs : digunakan untuk mengetahui posisi baris terakhir yang berisi data
      • kol : sama seperti kode brs, namun berfungsi untuk mengetahui kolom terakhir
      • Set cl : digunakan untuk menentukan isi sel sesuai dengan kode yang terdapat di baris kol
      • hasil : bertujuan untuk mengkonversi (merubah) kode cl menjadi nama kolom
      • rg : berfungsi untuk menuliskan alamat range
    4. Berikutnya adalah membuat module kedua yang merupakan kode inti dari tutorial ini, yakni untuk menggambar kotak-kotak sesuai dengan tanggal awal dan akhir seperti berikut
      Sub matrik()
      Dim isi, hsl, kol1, kol2, Tg1, Tg2 As Variant
      Dim n As Long
      a = Range("A4").End(xlDown).Row
      
      Application.ScreenUpdating = False
      Call Hapus
      
      For n = 5 To a
      Tg1 = Cells(n, 3)
      Tg2 = Cells(n, 4)
      
      If Tg1 > 0 And Tg2 > 0 And IsNumeric(Tg1) And IsNumeric(Tg2) Then
          Set kol1 = Cells(1, Tg1 + 4)
          Set kol2 = Cells(1, Tg2 + 4)
          hsl = Replace(kol1.Address(False, False), "1", "") & n & ":" & _
                Replace(kol2.Address(False, False), "1", "") & n
          isi = Replace(kol1.Address(False, False), "1", "") & "4:" & _
                Replace(kol2.Address(False, False), "1", "") & "4"
          
          With Range(hsl)
              .Interior.Color = RGB(140, 180, 255)
              .Borders.ColorIndex = 56
              .Borders.LineStyle = xlContinuous
              .Borders.Weight = xlHairline
              'Baris kode pilihan untuk mengisi kotak dengan tanggal
              .Value = Range(isi).Value
              .Font.Size = 8
              .Font.Color = RGB(0, 0, 255)
          End With
      End If
      Next
      Application.ScreenUpdating = True
      End Sub
      Cara kerja secara umum dari kode inti ini adalah :Menentukan terlebih dahulu sebuah parameter dengan nama a untuk mendeteksi baris terakhir yang berisi sebuah nilai, kemudian mengawali baris perintah dengan menjalankan module hapus, dilanjutkan dengan baris kode untuk mulai membaca baris ke-5 hingga baris terakhir yang ditemukan oleh parameter a.

      Baris kode berikutnya adalah berfungsi untuk menguji beberapa sel dengan menggunakan statement logika dimana jika kolom Tgl1 dan Tgl2 berisi nilai yang lebih besar dari nol serta kolom-kolom tersebut berupa angka maka perintah akan dilanjutkan dengan mengeksekusi beberapa perintah berikut, antara lain:
      1. Menentukan jumlah sel yang terpilih berdasarkan hasil dari nilai Tgl1 dan Tgl2 masing-masing berjumlah 1 sel
      2. Kolom awal untuk mewarnai hasil temuan dimulai dari kolom E
      3. Mengkonversi bilangan kolom menjadi bentuk alphabet, dan
      4. Menggabungkan hasil konversi tersebut menjadi sebuah range
      Setelah ketentuan tersebut dibuat, baru menjalankan aksi utama dari tutorial ini diantaranya :
      1. Mewarnai alamat range dengan warna menggunakan mode RGB, dan
      2. Memberikan garis tepi berukuran xlHairline dengan warna menggunakan mode ColorIndex
      kemudian dilanjutkan dengan beberapa baris kode yang sifatnya pilihan, antara lain:
      1. Mengisi masing-masing sel yang ditemukan oleh kode hsl dengan baris kode yang ditentukan oleh nilai isi
      2. Memberikan ukuran serta warna huruf yang selanjutnya bisa diatur sesuai dengan selera
    Jika terjemahan kode yang saya rangkai di atas kurang begitu jelas atau bahkan terkesan membingungkan, mungkin dengan mengintip hasil akhir dari tutorial ini bisa membantu menambah pemahaman anda. Dan jika ingin mengoleksi tutorial ini, silahkan download file project-nya secara gratis untuk anda.

    Sebagai penutup tutorial dalam membuat rencana program kegiatan menggunakan bentuk dan model matrik, ijinkan saya untuk mengucapkan terimakasih untuk anda karena telah berkunjung ke situs excelive.com dan membaca ulasan ini dari paragraf awal hingga paragraf yang saat ini sedang anda baca.

    Mudah-mudahan xcelive.com bisa menjadi salah satu pilihan dan partner terbaik anda dalam menemani aktivitas pekerjaan mengolah data berbasis Ms.Excel. Danke

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb


  • Gunakan Cara Ini Untuk Menampilkan Informasi Tanggal Terakhir Ketika Melakukan Proses Save

    Simpan informasi tanggal excelive.com - Selamat datang kembali di salah satu referensi alternatif tempat belajar Microsoft Excel. Salah satu situs yang membahas tentang berbagai macam tips dan trik Microsoft Excel untuk membantu anda dalam menyelesaikan pengolahan data secara cepat dan tepat.

    Berbicara tentang sesuatu yang membahas tentang alternatif memang tidak luput dari keyakinan atau selera masing-masing individu, artinya sesuatu tersebut bukan sebuah kewajiban yang harus dilakukan karena sifatnya hanyalah sebuah pilihan, seperti halnya tutorial yang akan saya share kali ini yakni tentang sebuah fitur yang bisa digunakan untuk mengingatkan kepada pengguna akan status terakhir kapan menyimpan dokumen Microsoft Excel, serta mengingatkan kepada pengguna bahwa dokumen telah mengalami perubahan.

    Ok, karena tutorial ini berhubungan dengan proses menyimpan serta perubahan yang dilakukan di lembar kerja - maka ada 2 (dua) prosedur yang menjadi sorotan, yakni prosedur BeforeSave dan SheetChange yang mana kedua prosedur tersebut bisa ditemukan di Project VBA, tepatnya di aplikasi Microsoft Visual Basic yang sudah terintegrasi dengan Microsoft Excel, dan anda bisa membuka aplikasi ini cukup dengan menekan tombol kombinasi Alt+F11 di keyboard.

    Setelah jendela Microsoft Visual Basic berhasil dibuka, langkah selanjutnya adalah
    1. Memilih salah satu Objek Microsoft Excel yang terletak di jendela sebelah kiri. Untuk contoh ini, saya memilih (klik 2x) ThisWorkbook sebagai lahan eksperimen. :)
    2. Jendela kode yang masih kosong inilah yang akan kita isi dengan beberapa kode di dalam prosedur yang sudah saya sebutkan di atas. Dan untuk lebih cepatnya, silahkan copy-paste kode berikut ke dalam jendela kode yang masih kosong
      Private Sub Workbook_BeforeSave(ByVal SaveAsUI As Boolean, Cancel As Boolean)
      Sheets(1).Range("A1") = Format(Date, "dd-mm-yy") & " | " & Format(Time, "HH:MM.ss")
      Application.StatusBar = [a1]
      End Sub
      
      Private Sub Workbook_SheetChange(ByVal Sh As Object, ByVal Target As Range)
      Application.StatusBar = [a1] & " *)"
      End Sub
      
      Private Sub Workbook_WindowActivate(ByVal Wn As Window)
      Application.StatusBar = [a1]
      End Sub
      
      Private Sub Workbook_WindowDeactivate(ByVal Wn As Window)
      Application.StatusBar = ""
      End Sub
      
      Penjelasan singkat dari masing-masing prosedur di atas antara lain:
      • BeforeSave
        Perintah yang tertulis di dalamnya akan dijalankan saat prosedur menyimpan dokumen dilakukan oleh pengguna, dengan ketentuan mengisi sel A1 dengan informasi tanggal dan waktu yang saat ini sedang aktif.
        Kemudian, merubah tampilan status bar dengan informasi sesuai dengan apa yang tertulis di sel A1.
      • SheetChange
        Prosedur ini akan dijalankan ketika pengguna melakukan perubahan terhadap setiap lembar kerja yang terdapat dalam dokumen yang saat ini aktif, di mana setiap perubahan yang dilakukan akan menampilkan informasi berupa tanggal dan waktu namun diberi sebuah akhiran dengan simbol *)
      • WindowActivate
        Bertujuan agar setiap kali pengguna mengaktifkan dokumen ini, informasi yang tertulis di status bar akan terisi sesuai dengan nilai yang terdapat di sel A1
      • WindowDeactivate
        Berfungsi untuk mengembalikan informasi status bar ke settingan default disaat pengguna menutup (menonaktifkan) dokumen ini.

    Selain hasil perubahan dan informasi terkait waktu terakhir proses penyimpanan ditampilkan di StatusBar, teknik ini juga bisa diterapkan ke dalam sebuah userform dengan memberikan sedikit tambahan baris kode di dalamnya. Dan untuk hasil akhir, bisa anda lihat di tampilan berikut :
    Status informasi penyimpanan terakhir

    Untuk kode yang digunakan, silahkan kunjungi halaman download untuk mendapatkan file project dari tutorial ini.

    Terimakasih sudah berkunjung di excelive.com dan membaca ulasan terkait Status perubahan dan tanggal terakhir menyimpan dokumen Microsoft Excel. Semoga tulisan ini memberikan manfaat untuk anda. Thanks for visiting

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb
  • Bagaimana Membuat Border atau Pembatas Secara Otomatis Sesuai dengan Kriteria isi Data Sel? Ini Caranya

    border otomatis Sebuah pertanyaan yang saya usung sebagai judul artikel ini memang sengaja saya tulis agar anda yang sedang ingin mengotomatisasi border dalam lembar kerja berdasarkan kriteria, bisa langsung mempraktekkannya tanpa membuang banyak waktu dalam mencari informasi sejenis yang banyak beredar di dunia maya.

    Dengan tanpa ada maksud untuk merendahkan kualitas tutorial sejenis yang diulas dan yang sudah banyak beredar tersebut, terkadang beberapa dari mereka hanya sekedar copy-paste dari situs lain demi meningkatkan jumlah pengunjung sebanyak-banyaknya tanpa melakukan uji coba terlebih dahulu terhadap tutorial yang sedang mereka tulis atau bahas di website tersebut. Ini juga tidak membuktikan bahwa tulisan yang sedang anda baca saat ini memiliki kualitas yang lebih baik dari mereka. Akan tetapi, saya berusaha semaksimal mungkin agar apa yang saya tulis dan bahas di setiap tutorial excelive.com, untuk mudah dipahami dan tentunya ada manfaatnya bagi siapa saja yang sedang membaca - yang pada akhirnya bukan saya yang akan mengatakan bahwa situs ini lebih baik dari mereka, tetapi anda.

    Tujuan awal dari apa yang akan saya bahas pada edisi kali ini berkaitan dengan efektifitas dalam memberikan garis pembatas atau yang lebih umum disebut dengan border pada lembar kerja agar bisa dilakukan secara cepat dan otomatis dibuat berdasarkan kriteria yang diinginkan oleh pengguna. Sekilas ketika kita mendengar kata-kata otomatis saat bekerja menggunakan Microsoft Excel, maka dalam pemahaman kita mungkin langsung menuju ke script kode VBA yang cukup kompleks. Tapi untuk kali ini, pemahaman tersebut tidak 100% benar, meskipun sebenarnya bisa saja dilakukan dengan script VBA. Tapi kita akan mencoba sesuatu yang lebih mudah dan sederhana terlebih dahulu, dan yang penting cocok dengan apa yang kita butuhkan.

    Anda juga bisa belajar dan mengkombinasikan tutorial ini dengan tutorial lain yang sudah saya bahas sebelumnya, seperti :
    Menjumlah setiap baris ke-n
    Cara menentukan baris akhir dalam Lembar Kerja Excel
    Menampilkan dan memberikan Ranking Berdasarkan kriteria

    Sebelum mulai belajar membuat garis pembatas otomatis, saya memiliki data penjualan sebuah produk yang masih polos tanpa ada pembatas yang saya tulis di lembar kerja Microsoft Excel. Dan berikut tampilan data yang saya maksud :
    data penjualan

    Versi sederhana dari tutorial ini bisa dilakukan tanpa mengunakan Macro VBA, yakni dengan menggunakan fitur Conditional Formatting persis dengan apa yang sudah saya bahas di tutorial Memberi warna background yang berbeda di setiap sel, hanya saja untuk bagian penulisan formula, ganti dengan formula seperti gambar berikut :
    conditional format
    Salah satu kelemahan menggunakan teknik ini adalah, garis pembatas yang dihasilkan tidak beraturan dan tentunya sangat menggangu dan mengurangi nilai keindahan dari sebuah tabel (gambar sebelah kanan).

    Untuk mengatasi ketidakaturan garis pembatas yang dihasilkan dengan menggunakan fitur Conditional Formatting, saya menggunakan bantuan Macro VBA yang mana rumusnya saya adopsi dari rumus di atas. Untuk melakukan hal ini, silahkan ikuti langkah-langkah pengerjaan berikut :
    1. Buka jendela Microsoft Visual Basic Editor dan buat sebuah module baru
    2. Setelah berhasil membuat module baru, langkah selanjutnya adalah tulis baris kode berikut di dalamnya
      Sub Pembatas()
      Dim a As Variant
      a = Application.WorksheetFunction.Match([F1], Range("A1:D1"), 0)
      Application.ScreenUpdating = False
      Range("A1:K100").Borders.LineStyle = xlNone
      For i = 1 To Range("A1").End(xlDown).Row
      If Cells(i, a) <> Cells(i + 1, a) Then
          With Range("A" & i & ":D" & i).Borders(xlEdgeBottom)
              .LineStyle = xlContinuous
              .Weight = xlMedium
          End With
      Else
          With Range("A" & i & ":D" & i).Borders(xlEdgeBottom)
              .LineStyle = xlContinuous
              .Weight = xlHairline
          End With
      End If
      Next
      
      Application.ScreenUpdating = True
      End Sub
      Penjelasan singkat kode di atas :
      • a
        Adalah sebuah nilai yang digunakan untuk menentukan indeks kolom yang sesuai dengan nilai yang ada di sel F1, sementara isi dari sel F1 dibuat menggunakan Data Validation
      • ScreenUpdating = False
        Baris kode ini bertujuan agar perubahan yang terjadi di layar tidak ditampakkan, sehingga dengan di set FALSE sebelum proses suatu prosedur maka akan menghilang tambahan waktu akibat proses screen updating. Setelah prosedur berakhir, screen updating di set kembali TRUE
      • Range("A1:C100").Borders.LineStyle = xlNone
        Berfungsi untuk menghapus semua border yang terdapat di range A1 sampai dengan C100
      • For i
        Ini adalah fungsi looping untuk membaca mulai baris 1 hingga baris terakhir yang memiliki nilai di sepanjang kolom A
      • If Cells(i, [J1])...
        Ini yang saya maksud dengan rumus yang saya adopsi dari Formula Excel, sementara a adalah sebuah indeks kolom yang saya gunakan untuk menentukan kriteria dalam menentukan garis pembatas.
      • Range("A" & i & ":D" & i).Borders(xlEdgeBottom)
        Digunakan untuk menentukan range yang akan diberi garis pembatas, dengan ketentuan yang ada di dalamnya.
      • xlMedium
        Membuat sebuah garis dengan ukuran medium
      • xlHairline
        Membuat sebuah garis dengan ukuran tipis
    3. Langkah berikutnya, saya menggunakan bantuan fitur Data Validation yang saya difungsikan untuk memilih kriteria garis pembatas, di mana caranya adalah sebagai berikut :
      • Sebagai contoh pilih sel F1 kemudian pilih tab menu Data dan pilih Data Validation
        (jika ingin mengganti alamat sel J1, maka pastikan baris kode Macro VBA sesuai dengan sel yang sudah diganti)
      • Dijendela Data Validation, pilih kategori List yang terdapat di tab setting, sementara untuk source : pilih range A1 hingga C1 dan akhiri dengan tombol OK
        data validation
    4. Untuk langkah ini sifatnya optional karena tujuannya hanyalah untuk mempermudah dalam melihat hasilnya saja, yakni menyisipkan sebuah tombol ActiveX Control yang bisa anda akses melalui menu Developer dan menempatkannya ke dalam lembar kerja Microsoft Excel, sementara untuk baris kode dari tombol ini, bisa anda gunakan script seperti ini
      Call Pembatas
    Penasaran dengan hasil akhir dari tutorial yang cukup panjang ini!!! Silahkan lihat tampilan berikut
    hasil akhir border otomatis

    Akhirnya kita sudah sampai dipenghujung tutorial untuk edisi membuat garis pembatas secara otomatis berdasarkan kriteria tertentu. Mudah-mudahan tutorial ini ada manfaatnya, dan bisa menjadikan situs ini menjadi salah satu parter Microsoft Excel yang terbaik yang selalu menemani anda. Grazie per la visita

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb


  • Menggunakan Paremeter GoTo Untuk Melompat ke Kode Marco Lainnya

    statement GoTo Konsep sederhana dari apa yang akan kita pelajari bersama untuk edisi Macro VBA kali ini adalah, menjalankan baris kode dengan cara melewati serangkaian baris kode yang "tidak terpakai" dan mengakhiri atau menghentikannya setelah kode macro yang dimaksud dieksekusi. Hal ini cukup efektif dilakukan jika terdapat beberapa kode yang ingin dijalankan dalam satu module atau prosedur.

    Umumnya, parameter GoTo selalu disandingkan dengan parameter Logika IF yang berfungsi dalam mendeteksi suatu kondisi tertentu.

    Contoh skenario sederhana yang akan kita coba ujikan dalam memahami konsep GoTo adalah sebagai berikut:
    Jika Angka 10 dibagi angka yang berada di sel A1 menghasilkan nilai lebih kecil dari 5 maka Kode Macro yang akan dijalankan adalah perintah Satu, sementara jika hasil pembagian tersebut lebih besar dari 5 maka akan menjalankan Kode Macro Dua. Akan tetapi jika ternyata sel A1 tidak memuat nilai apapun atau kosong, dan atau hasil pembagian Error - maka perintah dengan nama variabel Tiga yang akan dijalankan

    Oke, dalam skenario di atas terdapat 3 (tiga) buah Statement yang akan dijalankan ketika kondisi terpenuhi, antara lain:
    Satu : Dijalankan ketika hasil pembagian lebih kecil dari 5
    Dua : Dijalankan ketika hasilnya adalah lebih besar dari 5
    Tiga : Dijalankan jika terjadi error atau sel A1 kosong
    dan, satu lagi statement yang harus ditulis yakni :
    Akhir : Bertugas untuk mengakhiri rangkaian parameter GoTo

    Dari ke-empat statement tersebut, maka ketika kita merangkainya dalam sebuah module VBA akan tampak kurang lebih seperti ini
    Sub CekGoTo()
    On Error GoTo Tiga
    isi = [a1]
    If 5 / isi < 5 Then
        GoTo Satu
        Else
        GoTo Dua
    End If
    
    Satu:
    MsgBox "nilai lebih kecil dari 5"
    GoTo Akhir
    
    Dua:
    MsgBox "nilai lebih besar dari 5 " 
    GoTo Akhir
    
    Tiga:
    MsgBox "error atau kosong"
    GoTo Akhir
    
    Akhir:
    End Sub
    Selanjutnya tutup jendela Microsoft Visual Basic Editor atau bisa dilakukan dengan menekan tombol pintas Alt+Q untuk langsung menuju ke lembar kerja Microsoft Excel. Di dalam lembar kerja yang sedang aktif, tambahkan sebuah Form Control berupa Button yang bisa anda akses dari Tab Menu Developer di bagian Insert - kemudian pilih kode yang akan dijalankan, untuk contoh kasus ini kode Macro adalah CekGoTo
    Insert Button on Sheet

    Tujuan dari dibuatnya Button adalah sekedar untuk memudahkan dalam mengecek hasil yang didapatkan, sehingga tidak harus bolak-balik membuka antar jendela aplikasi Excel dangan jendela aplikasi Visual Basic Editor. Dan hasil akhir dari apa yang kita kerjakan sesuai dengan panduan di atas akan tampak dalam ilustrasi berikut ini:
    Menggunakan parameter GoTo

    Selesai...
    Semoga panduan dalam menggunakan parameter GoTo ini cukup mudah untuk dipahami. Untuk hasil lain dari pengaplikasian parameter GoTo dibahas di dalam tutorial ini, silahkan anda cek dan pahami.
    Akhir kata, semoga kehadiran excelive bisa memberikan wawasan baru dalam mengolah angka serta dalam mengoperasikan Microsoft Excel khususnya dalam merancang kode Macro VBA. Gracias por visitar

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb

  • Cara Mudah Memberikan Nilai Properti Berbeda Setiap Objek VBA Berdasarkan Kriteria

    ganti atribut objek VBA Sebenarnya penggunaan istilah Objek VBA hanya saya gunakan dalam mempermudah setiap pembelajaran Excel VBA. Dan seperti yang sudah diketahui bersama bahwa di dalam Microsoft Excel, objek-objek VBA seperti Label, ListBox, CommandButton, Frame, hingga SpinButton berada dalam kotak sebuah kotak yang bernama ToolBox yang berisi berbagai macam Controls seperti yang sudah saya sebutkan. Lihat gambar berikut
    Objek VBA

    Jadi, agar tidak menimbulkan makna yang ambigu - maka kata Controls saya ganti penyebutannya menjadi Objek VBA. Mudah-mudah hal ini bisa dimaklumi :)

    Ok, terlepas dari penggunaan serta penulisan istilah yang berbeda di atas, untuk tutorial kali ini xcelive akan share sebuah script Macro VBA yang sangat efektif untuk memberikan atribut atau properti yang berbeda-beda dari setiap objek VBA yang ada dalam UserForm.
    Dan sebelum mulai belajar membuatnya, ada baiknya anda baca terlebih dahulu tutorial terkait berikut:
    Cara menggunakan properti TAG dalam Macro VBA
    Menggunakan perintah Looping dalam script VBA

    Skenario yang akan kita coba uji kali ini adalah seperti berikut
    Merubah properti warna latar 1 objek TextBox yang sesuai dengan kriteria yang saya inginkan dari beberapa TextBox yang terdapat di dalam UserForm

    Dari skenario tersebut, maka setidaknya kita harus menyiapkan terlebih dahulu design yang sesuai agar berhasil diterjemahkan menggunakan bahasa Macro VBA yang bisa dibilang cukup sederhana. Design yang saya maksud kurang lebih akan tampak seperti gambar di bawah ini
    design objek VBA
    Dari design di atas, saya menggunakan 7 buah TextBox utama yang nantinya akan berubah, sementara 1 buah TextBox lainnya berfungsi untuk mengisikan kriteria berupa angka 1 sampai 7 yang mewakili Objek VBA TextBox1 sampai TextBox7, dan yang terakhir saya menggunakan sebuah CommandButton untuk menjalankan kode yang saya tulis berikut ini :
    Private Sub CommandButton1_Click()
    Dim obj As Control
    For Each obj In UserForm1.Controls
        If obj.Name Like "TextBox" & TextBox8 Then obj.BackColor = &HC0C0&
    Next
    End Sub
    Baris kode di atas yang berfungsi untuk merubah warna latar dari TextBox yang memiliki Name yang sesuai dengan kriteria yang dimasukkan adalah obj.BackColor = &HC0C0&, sementara TextBox lainnya tidak akan mengalami perubahan warna latar. Hanya saja ketika anda mencoba mengganti kriteria beberapa kali, TextBox yang sudah berubah warna backgroundnya tidak akan kembali ke warna asal. Coba perhatikan demonstrasi berikut :
    Ganti BackGround Objek VBA

    Untuk mengatasi "error" ini, maka tambahkan baris kode berikut dan letakkan di baris bagian atas sebelum eksekusi perubahan warna latar dilakukan
    For i = 1 To 7
        Controls("textbox" & i).BackColor = &H80000005
    Next
    Sehingga jika kedua kode di atas digabungkan akan menjadi tampak seperti berikut
    Private Sub CommandButton1_Click()
    Dim obj As Control
    Dim Pesan As Boolean
    
    For i = 1 To 7
        Controls("textbox" & i).BackColor = &H80000005
    Next
    For Each obj In UserForm1.Controls
        If obj.Name Like "TextBox" & TextBox8 Then obj.BackColor = &HC0C0&
    Next
    End Sub
    
    Untuk melihat hasilnya, silahkan anda coba tekan tombol yang terdapat di menubar Visual Basic Editor, dan coba silahkan ganti nilai di kotak kriteria.

    Selamat...anda sekarang sudah bisa memberikan warna latar belakang yang berbeda setiap TextBox yang sesuai dengan kriteria. Jika anda bertanya, bagaimana cara menyisipkan sebuah kotak pesan ketika Textbox tidak ada yang sesuai dengan kriteria, maka struktur kode Macro VBA akan sedikit banyak mengalami perubahan. Untuk hasil akhirnya akan terlihat seperti berikut :
    Pilih Objek dengan paeameter GOTO

    Hasil di atas dikerjakan dengan menggunakan parameter GoTo, dan untuk pembahasannya akan saya posting di edisi berikutnya. Jadi, silahkan klik tombol Subscribe agar anda tidak ketinggalan tutorial xcelive berikutnya. See you soon

    Tutorial ini memuat Macro VBA, jadi pastikan hasil akhir dari tutorial ini disimpan menggunakan format Excel Macro-Enable Workbook
    .xlsm
    atau Excel Binary Workbook
    .xlsb
  • Script VBA Untuk Membuat Kode Random (acak) Sederhana Secara Otomatis Seperti Token UNBK

    kode random dengan excel Saat ini khususnya di dunia maya, sudah bukan menjadi hal yang asing bagi kita ketika menemui sebuah tulisan acak yang terkadang susah untuk dibaca namun dituntut untuk menuliskannya kembali agar seorang pengguna bisa menikmati layanan yang disediakan. Tujuannya tidak lain adalah untuk memastikan bahwa yang menulis kode acak tersebut adalah seorang manusia.

    Kode acak yang umumnya menggunakan kombinasi antara huruf dan angka yang muncul di layar secara otomatis (beberapa menyebut istilah ini dengan nama CAPTCHA), memang sangat berguna serta dapat digunakan untuk membantu kebutuhan verifikasi seperti ketika seorang pengguna akan membuat akun email baru, menulis komentar di sebuah situs, hingga akses ke halaman website tertentu yang membutuhkan model keamanan seperti ini - sehingga hanya mereka yang bisa menjawab tantangan kode captcha dengan benar yang bisa masuk. Hal ini tentu memiliki dampak positif yang pada akhirnya menghasilkan kualitas pengunjung yang benar-benar teruji serta dapat digunakan dalam mencegah masuknya spammer yang cukup meresahkan.

    Selain contoh di atas, kode acak bisa juga digunakan untuk berbagai keperluan sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing individu. Sebagai seorang programmer, mungkin kode acak digunakan sebagai sebuah password, atau bisa juga digunakan sebagai kode transaksi atau yang sekarang lagi nge-trend adalah digunakan sebagai TOKEN dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebelum siswa/-siswi mulai mengerjakan soal-soal ujian, dan sebagainya.
    Token UNBK

    Terlepas dari kebutuhan masing-masing individu yang berbeda-beda, kali ini excelive akan share sebuah script kode Macro VBA untuk menghasilkan kode acak seperti captcha berbasis Microsoft Excel. Dan untuk edisi kali ini, saya hanya akan memberikan kode VBA yang berfungsi sebagai generator huruf acak saja. Namun sebelumnya, saya telah menyiapkan bahan-bahan untuk tutorial ini antara lain :
    • 1 UserForm dengan name UserForm1
    • 1 TextBox dengan name TextBox1
    • 2 commandbutton dengan name masing-masing CommandButton1 dan CommandButton2
    Dan berikut ini tampilan akhir design dari ketiga bahan di atas yang bisa dibuat di jendela Microsoft Visual basic Editor yang bisa anda akses dengan menggunakan tombol Alt+F11
    Form Captcha Excel
    Setelah berhasil membuat desain seperti tampilan di atas (syukur-syukur jika anda bisa membuat lebih bagus lagi ...:), langkah selanjutnya yang merupakan point penting dari tutorial kali ini adalah memasang baris kode berikut ke dalam masing-masing commandButton.

    COmmandButton1
    Dim tx As String
    Dim i As Integer
    For i = 1 To 7
        tx = Chr(Int((26 - 1 + 1) * Rnd + 65)) & tx
    Next i
    TextBox1 = tx

    COmmandButton2
    Dim tx As String
    Dim i As Integer
    For i = 1 To 7
        tx = Chr(Int((26 - 1 + 1) * Rnd + 97)) & tx
    Next i
    TextBox1 = tx

    Bagian penting dari kedua kode Macro VBA di atas antara lain :
    1. 1 to 7
      Panjang karakter (kode) yang ditampilkan maksimal berjumlah 7 karakter
    2. Rnd + 65
      Format karakter huruf kapital
    3. Rnd + 97
      Format karakter huruf kecil

    Untuk memahami penggunaan karakter dalam pemrograman komputer, silahkan klik di sini untuk membaca tutorial yang terkait.

    Langkah terakhir tentunya adalah menguji kode-kode tersebut dengan cara mengklik ikon di menu bar, atau bisa juga menggunakan tombol F5 yang ada di keyboard anda. Akan tetapi jika anda ingin mengintip hasil akhir dari tutorial ini sebelum memutuskan membuat sendiri, saya sudah menyiapkannya dalam tampilan berikut
    generator huruf excel

    Selamat...anda sekarang sudah berhasil membuat generator huruf acak dari Microsoft Excel yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Dan jangan lupa, kunjungi situs ini secara berkala jika tidak ingin ketinggalan tutorial Membuat Kode Acak Kombinasi Antara Huruf Besar, Kecil, dan Juga Angka.

    sebagai penutup untuk tutorial kali ini, saya berharap semoga materi yang saya tulis di atas memberikan manfaat untuk anda, dan semoga excelive bisa tetap memberikan karya terbaiknya serta bisa menjadi partner belajar Microsoft Excel terbaik anda. Vielen Dank

  • Rahasia Menghapus Semua Baris yang Memiliki Kriteria Tertentu Hanya Dengan Sekali klik

    del-row with vba excel Sebuah dokumen Microsoft Excel yang saat ini sedang atau yang akan dibangun dari berbagai format atau model data, maka ia bisa dipastikan akan berada atau ditempatkan dalam sebuah kotak atau yang lebih umum dikenal dengan istilah sel, yakni sebuah kotakyang merupakan perpotongan antara kolom dan baris, dimana kolom diwakili dengan abjad sementara baris diwakili dengan angka, yang mana ketika keduanya digabungkan akan membentuk sebuah alamat sel.

    Jadi, dengan ribuan kolom serta jutaan baris yang disediakan oleh Microsoft Excel, maka sudah pasti bahwa alamat-alamat tersebut tidak ada satupun yang sama, dan inilah salah satu kunci yang memudahkan seorang pengguna untuk mengolah data-data yang ada dalam dokumen Microsoft excel.

    Dari penjelasan singkat di atas maka dapat ditarik sebuah kesimpulan sementara bahwasanya setiap sel atau range dapat kita jadikan sebagai kunci (baca:kriteria) yang dapat digunakan untuk mengatur, mengolah, atau memodifikasi isi dari alamat sel yang terkait. Inilah tugas kita sebagai seorang pengguna Microsoft Excel yang dituntut untuk lebih teliti dalam menentukan sel atau range mana yang akan dijadikan sebagai kriteria dan sel atau range mana yang akan diolah atau dimodifikasi.

    Ada sebuah contoh kasus yang cukup menarik dan sedikit membuat saya jengkel - karena saya membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 30 menit hanya untuk menyelesaikan masalah sederhana ini disebabkan ketidak-telitian dalam proses membaca alur perintah. Dan contoh kasus tersebut adalah :
    Menghapus Semua Baris yang berisi sebuah data (kriteria) dengan menggunakan Macro VBA

    Silahkan baca tutorial yang berkaitan dengan pembahasan kali ini
    Menggunakan Looping For...Next
    Menentukan posisi baris terakhir
    Memahami konsep logika IF dalam Macro VBA

    Ok, sebelum mulai melakukan percobaan, silahkan lihat data yang akan kita eksekusi berikut :
    excel - hapus baris sama
    Dari data di atas, terdapat dua buah kolom yang terdiri dari nama dan status, di mana kolom B yang memuat nilai x akan kita jadikan sebagai kunci untuk memodifikasi sel yang terkait dengannya, yakni berupa perintah untuk menghapus baris.

    Ok, saya akan berikan contoh kode Macro VBA yang "salah" dalam membaca alur perintah yang telah membuat saya menghabiskan waktu beberapa menit untuk memahaminya.
    Sub Salah()
    a = Range("a1").End(xlDown).Row
    For i = 2 To a
      If Cells(i, 2) = "x" Then
      Rows(i).Delete
    End If
    Next
    End Sub

    Dan berikut ini kode Macro VBA yang sudah saya revisi untuk melakukan perintah penghapusan baris jika sel-sel yang terdapat di kolom B memuat nilai x
    Sub Revisi()
    a = Range("a1").End(xlDown).Row
    For i = a To 2 Step -1
      If Cells(i, 2) = "x" Then
      Rows(i).Delete
    End If
    Next
    End Sub

    Apa yang membedakan antara kedua Kode Macro VBA di atas ?
    Pada dasarnya perintah untuk menghapus baris sudah dibaca secara sempurna oleh Microsoft Excel, hanya saja keduanya memiliki perbedaan pada alur membaca perintah penghapusan, yakni; pada kode Macro VBA yang salah, dalam mengeksekusi perintah dilakukan dari baris atas ke bawah, Sementara untuk kode yang sudah direvisi dilakukan dari bawah ke atas.

    Lantas, di mana letak kesalahannya ?
    Jika membacanya dari atas ke bawah, dan pada saat proses hapus baris dilakukan - maka baris setelahnya akan naik dan mengisi baris sebelumnya yang telah terhapus, dan jika baris tersebut berisi kriteria yang dimaksud maka otomatis ia akan dilewati (inilah letak kesalahannya) dan proses pencarian akan dilanjutkan ke baris setelahnya.
    sebaliknya, jika membaca dari bawah ke atas maka saat proses hapus baris dilakukan, ia tidak akan mengubah stuktur data yang ada di atanya, dan kode akan tetap membaca membaca kriteria yang yang ada di atasnya sampai dengan batas baris yang telah ditentukan.

    Untuk melihat perbadaan antara kedua kode di atas, silahkan perhatikan demontrasi yang sudah saya siapkan untuk anda berikut ini
    Perbedaan kode Macro VBA - Hapus Baris

    Selamat...sekarang anda sudah berhasil mengetahui dan semoga memahami dengan baik bagaimana cara menghapus semua baris yang berisi nilai tertentu dengan tepat dan benar. Silahkan jadikan situs ini sebagai situs favorit anda dalam belajar Microsoft Excel. Ciao Adios.

    Bonus untuk anda, model lain kode Macro VBA menghapus baris yang memiliki kriteria tertentu dengan menggunakan parameter AutoFilter
    Sub Bonus_Hapus_Baris()
    Application.ScreenUpdating = False
        With ActiveSheet.Range(Cells(1, 2), Cells(Cells(Rows.Count, 2).End(xlUp).Row, 2))
            .AutoFilter Field:=1, Criteria1:="x"
            .Offset(1).Resize(.Rows.Count - 1).SpecialCells(xlCellTypeVisible).EntireRow.Delete
            .AutoFilter
        End With
    Application.ScreenUpdating = True
    End Sub

  • Saya Berhasil Menjumlahkan Nilai Meskipun Salah Dalam Menuliskan Format Angka

    failure Ah...namanya juga manusia pasti sering melakukan kesalahan, bahkan perlu dipertanyakan jika seseorang tidak pernah berbuat salah. Barangkali inilah kalimat yang cocok dalam mengawali postingan kali ini dengan tanpa ada maksud untuk melakukan pembelaan diri... :). Di dalam beberapa kajian sering diungkapkan bahwa Manusia adalah tempatnya salah dan lupa, maka pantaslah predikat itu selalu melekat pada diri manusia.

    Di samping diberikan kesempurnaan, manusia juga diberikan kelemahan yang senantiasa selalu mendampinginya, dan dengan kelemahan yang dimiliki manusia itulah tentu sangat berpotensi melakukan kesalahan-kesalahan. Dan ketika manusia berbuat salah maka sesungguhnya ia telah berjalan ke arah yang menjauhi jalan yang telah ditentukan. Nah untuk bisa berjalan lagi di jalur yang benar maka ia harus "kembali" dengan cara tidak akan mengulangi kesalahan tersebut baik dilakukan secara mandiri atau mungkin dengan bantuan orang lain.

    Mungkin 2 paragraf di atas terdengar agak sedikit seperti ceramah, akan tetapi memang itulah kenyataannya. Lantas apa hubungannya dengan Microsoft Excel ?!

    Sebagai seorang pengguna aplikasi Microsoft Excel (bahkan aplikasi lainnya), mungkin beberapa kali kita melakukan kesalahan yang dilakukan tanpa ada unsur kesengajaan (baca: manusiawi) - yang berakibat pada gagalnya proses pengolahan data.

    Saya akan berikan contoh kasus sederhana pengolahan data seperti berikut :
    1. 1 + 1 = 2 adalah contoh pengolahan data yang bisa dilakukan dan menghasilkan nilai benar
    2. 1 + 1 2 = ? adalah salah satu contoh kesalahan yang kita lakukan dalam menginput parameter nilai, di mana salah satu nilai memiliki karakter spasi yang mungkin tanpa sengaja kita ketik.
    Jika contoh di atas di terjemahkan dalam bahasa Microsoft Excel, maka kurang lebih akan tampak seperti berikut :
    error value
    Pesan error berupa #VALUE memiliki arti bahwasanya terdapat nilai yang tidak bisa diolah dengan menggunakan operator yang semestinya, dan untuk contoh kasus di atas adalah nilai-nilai yang terdapat di kolom B memiliki karakter berupa spasi sehingga menyebabkan angka tersebut dibaca sebagai sebuah teks.

    Untuk "kembali" dari kesalahan yang telah kita buat, saya akan perkenalkan kepada anda sebuah parameter yang dapat digunakan untuk memperbaikinya, yakni parameter VAL yang memiliki fungsi untuk mengembalikan angka yang terdapat dalam string sebagai nilai numerik, dan penggunaannya berada dalam serangkaian kode Visual Basic (VBA) bukan sebagai Formula Excel.

    Ok. mari kita coba menyelesaikan kesalahan yang ditampilkan di gambar atas dengan menggunakan parameter VAL. Dan karena parameter VAL merupakan salah satu perintah yang ada di dalam VBA, maka langkah pertama yang harus anda lakukan adalah membuka jendela Microsoft Visual Basic Editor dengan cara menekan tombol ALT + F11 yang ada di keyboard anda. Selanjutnya ikuti panduan berikut :
    1. Pastikan anda sekarang sudah berada di jendela Microsoft Visual Basic Editor
    2. Klik menu Insert kemudian pilih perintah Module, hal ini bertujuan untuk membuat sebuah module baru dalam serangkaian kode macro VBA anda
    3. di dalam jendela module, silahkan ketik baris kode seperti ini
      Sub HitungVAL()
      For i = 1 To Range("A1").End(xlDown).Row
          Cells(i, 4) = Cells(i, 1) + Val(Cells(i, 2))
      Next
      End Sub
      • Saya menggunakan pendekatan loop dikarenakan data yang disediakan berada di dalam rentang atau baris ke-1 hingga ke-4, bahkan mungkin bisa ditambah lagi record-nya.
      • Sementara kode inti dari kode VBA di atas terletak di baris ke-3 yang mana jika di terjemahkan secara gamblang akan memiliki arti seperti ini; D1=A1+B1, di mana nilai baris akan terisi secara otomatis sesuai dengan nilai yang sudah di tentukan dalam variabel for i.
      • Jika anda perhatikan dengan seksama ada sedikit perbedaan dalam pengolahan data di atas yakni, sel yang terdapat di kolom B ditulis di dalam paremeter VAL. Sehingga hasil pembacaan kode menjadi D1=A1+VAL(B1)
    4. Silahkan coba jalankan kode ini dengan menekan tombol yang terdapat di menubar
    5. Finish

    Untuk hasil akhir dari kode Macro VBA ini, silahkan lihat demonstrasi berikut
    Val parameter
    Akhirnya...kesalahan berhasil diperbaiki.
    Terimakasih sudah berkunjung di situs pembelajaran Microsoft Excel - bersama excelive.com, semoga pelajaran kali ini cukup menyenangkan dan mudah untuk dipahami. See you soon

  • 3 Kode Macro VBA Untuk Menyembunyikan Kolom

    menyembunyikan kolom Kolom adalah salah satu bagian dari lembar kerja (Worksheet) Microsoft Excel yang disusun secara melintang vertikal dan ditandai dengan huruf A,B,C, dan seterusnya hingga abjad XFD. Jumlah maksimal dari jumlah kolom (16.384 kolom) mulai di kenalkan pada Microsoft Excel versi 2007, sementara untuk versi Microsoft Excel dibawahnya anda hanya akan diberikan sebanyak 256 kolom saja atau maksimal sampai dengan abdaj IV. Hal ini sejalan dengan perbedaan jumlah baris yang di miliki antara versi Microsoft Excel 2007 dengan versi sebelumnya.

    Secara khusus Microsoft Excel memang ingin membedakan identitas antara kolom dan baris seperti yang telah saya singgung di atas, namun ternyata penulisan kolom tidak selamanya harus ditulis menggunakan abjad, ini jika kita menuliskannya sebagai baris kode Macro VBA yang disematkan pada parameter Cells. Lihat contoh berikut :
    Sel A1 : Cells(1,1)
    Sel B5 : Cells(5,2)
    Sel Z8 : Cells(8,26)
    dan seterusnya.

    Pada umumnya ketika kita menulis alamat sel selalu di awali dengan penyebutan kolom kemudian dilanjutkan dengan baris, akan tetapi ketika ingin merujuk alamat sel dengan menggunakan Kode Macro VBA maka penulisannya diawali dengan baris dilanjutkan dengan kolom. Inilah pemahaman dasar yang perlu diketahui agar mudah mengikuti tutorial kita kali ini, yakni menyembunyikan kolom dalam lembar kerja Microsoft Excel.

    Seperti biasa, kita membutuhkan sebuah skenario sederhana yang akan digunakan sebagai bahan untuk menguji kode Macro VBA yang akan kita buat, dan skenario kita kali ini adalah :
    Menyembuyikan kolom mulai dari kolom ke-2 atau kolom B sampai dengan kolom ke-26 atau kolom Z yang berisi nilai-nilai yang ada di baris 2 berdasarkan kriteria yang terdapat di sel A1

    Ok, dalam skenario di atas setidaknya ada point-point penting yang perlu diperhatikan, antara lain:
    - Sel A1 adalah sebuah sel yang digunakan sebagai kriteria untuk menyembunyikan kolom.
    - Isi sel yang akan di jadikan acuan untuk menyembunyikan kolom A sampai dengan kolom Z adalah baris ke-2.
    - Kolom-kolom yang akan disembunyikan jika terdapat nilai yang sesuai dengan kriteria adalah kolom A sampai kolom Z.
    Dan kira-kira seperti inilah data yang ada di dalam lembar kerja kita.


    Tahapan selanjutnya adalah menulis kode VBA untuk menerjemahkan skenario di atas, dan berikut langkah-langkahnya :
    1. Buka jendela Microsoft Visual Basic Editor dengan menekan tombol pintas ALT+F11 di keyboard
    2. Silahkan buat sebuah module baru dengan cara klik menu Insert > Module, kemudian silahkan tulis (copy paste) beberapa kode berikut didalamnya
      Kode Pertama
      Sub Satu()
      kriteria = [A1]
      For Kol = 2 To Range("Z2").End(xlToLeft).Column
          If Cells(2, Kol) = kriteria Then
              Cells(2, Kol).EntireColumn.Hidden = True
          End If
      Next Kol
      End Sub

      Kode ini di awali dengan menentukan lokasi alamat sel yang dijadikan sebagai kriteria, yakni sel A1. Kemudian dilanjutkan dengan menentukan indeks untuk kolom yang di mulai dari indeks 2 sampai dengan kolom Z, dan memiliki sifat dinamis. Perintah ini ada di dalam variabel Kol
      Setelah nilai untuk indeks kolom berhasil ditemukan, selanjutnya adalah menjalankan logika IF yang gunakan untuk mencari nilai yang berada di sepanjang baris 2 yang ada di setiap kolom yang tertulis di dalam nilai atau variabel Kol, apakah sesuai dengan kriteria atau nilai yang ada di sel A1 atau tidak, jika sesuai maka kolom yang isi selnya sama dengan kriteria akan di sembunyikan.

      Kode Kedua
      Sub Dua()
      Dim Isi As Range
      For Each Isi In Range("B2", Range("Z2").End(xlToLeft))
          Isi.EntireColumn.Hidden = (Isi = [A1])
      Next Isi
      End Sub
      Berbeda dengan kode sebelumnya, kode ini menggunakan parameter For Each yang mana kode di awali dengan mendeklarasikan sebuah nilai Isi sebagai nilai range. Selanjutnya baru baris kode inti akan di jalankan yakni dengan membaca bahwa setiap sel yang berada di rentang B2 hingga Z2 apakah memiliki isi yang sama dengan kriteria yang ada di sel A1 apakah tidak. Tentunya jika sama dengan kriteria maka tentu anda tahu apa yang akan terjadi bukan...

      Kode Ketiga
      Dim rng As Range
      For Each rng In Range("B2:Z2")
          If rng = [A1] Then
              rng.EntireColumn.Hidden = Not (rng.EntireColumn.Hidden)
          End If
      Next
      kode ini memiliki struktur yang hampir memiliki kesamaan dengan kode kedua, hanya saja untuk eksekusi nilai menggunakan logika IF, juga terdapat sebuah nilai NOT yang mana ia memiliki fungsi ganda yaitu menampilkan kolom dan juga menyembunyikannya tanpa harus menggunakan kode lainnya.

      Bonus Kode - Clear
      Sub Bersih()
          Range("B:Z").EntireColumn.Hidden = False
      End Sub
      Sebenarnya kode ini adalah kode pelengkap saja, karena fungsi utamanya adalah untuk menampilkan kembali kolom-kolom yang sebelumnya disembunyikan. Tapi jika anda menggunakan Kode Ketiga, maka anda tidak memerlukan kode ini untuk menampilkannya
    3. Hingga langkah ini sebenarnya anda sudah bisa mencobanya dengan cara menekan tombol F5 atau klik ikon yang ada di menubar. Tapi jika anda tidak ingin menjalankannya lewat jendela Visual Basic Editor dan ingin melihat perubahan secara langsung di lembar kerja, maka anda bisa menambahkan beberapa objek Form Controls yang diletakkan dalam lembar kerja seperti contoh berikut :
      Controls excel live

    Untuk menyempurnakan tutorial kali ini, saya akan memberikan contoh hasil akhir seperti tampilan berikut :
    hide column excel live

    Sekarang anda sudah tahu bagaimana caranya menyembunyikan kolom dalam lembar kerja Microsoft Excel yang sesuai dengan kriteria, semoga tutorial excel ini ada guna dan manfaatnya.
    Jangan lupa silahkan anda subscribe agar anda tidak ketinggalan materi-materi terbaru Microsoft Excel lainnya bersama excel live. Gracias
  • Still haven't found what are you looking for

    We have provided a complete list of articles on this site to make it easier for you and giving the best solution for your excel issues

    VISIT LINK
    loading...
    DMCA.com Protection Status

    excelive.com
    is a blogger resources site who provides best excel tutorial based on daily needs. The main mission of excelive is to share our little experience in excel to deliver best time killer for your excel issues.
    T.O.S
    Term of service

    Read More
    Download Area
    to complete all excel lessons, we have provided a download link for you Find Here
    Copyright © 2015 - excelive.com. Some rights reserved.
    equipped with by blogger