You've probably noticed

We love Excel

Author

When some user experience severe excel problem, it is not uncommon for their job activity to disturbed.
My great passion is bringing solution to some user who have been trought those experience, so they can save their times fixing excel issues.

  • myexcelive@gmail.com
  • www.excelive.com
  • READ MORE
Me

What will you get here

We have been work hard to bringing something useful for you in order to help your excel issues

Macro VBA 70%
Formula Excel 45%
Tips and Tricks 15%
Miscellaneous 25%

Expertise

We share the tutorials that we ourselves have tested in the workplace and slightly refine it to make it easy for you

Our Article

Every article on this site is presented explicitly so that you can understand the purpose of each tutorial.

Efficiency

We provides examples of just for illustration only, and we do not guarantee that they can be used in all situations.

Installation

every each codes on this site are provided "as is" and are easy to install

Youtube

in order to facilitate you in learning excel, you can visit our channel here

Design

all the design of each tutorial has passed the test for excel 2007 up

Tampilkan postingan dengan label Loop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Loop. Tampilkan semua postingan
  • Cara Mendeteksi Nilai Ganjil atau Genap Dengan Macro VBA Excel

    Mencari angka ganjil genap dengan VBA Jika ada cara yang mudah untuk dilakukan, ngapain harus menempuhnya dengan cara yang sulit?. Barangkali ini adalah sebuah kalimat pembuka yang sesuai untuk tutorial kali ini.

    Ya, memang dalam Microsoft Excel ada sebuah pandangan atau pola berfikir bahwa kebutuhan mengolah angka harusnya bisa diselesaikan hanya dengan menggunakan Formula, akan tetapi jika dengan menggunakan cara ini tidak berhasil menyelesaikan masalah dalam hal mengolah angka tersebut, maka pilihannya akan jatuh pada Macro VBA, dan untuk pilihan Macro VBA bukan sebuah keharusan atau kewajiban. Mungkin gagalnya menyelesaikan masalah tersebut terletak pada ketidaktahuan pengguna semata. Sementara bagi beberapa pengguna Microsoft Excel lainnya, mereka memiliki anggapan bahwa antara Formula Microsoft Excel dan Macro VBA adalah saling melengkapi.

    Contoh yang paling simpel yang dapat dilakukan hanya dengan menggunakan Formula Excel adalah ketika kita ingin mendeteksi apakah nilai yang terdapat dalam sebuah sel berisi nilai ganjil atau genap. Menyelesaikan kasus seperti ini memang sangat cepat dan sangat mudah dilakukan dengan menggunakan Formula, karena Microsoft Excel sudah menyediakan formulanya.

    Untuk mendeteksi nilai genap, maka formula yang digunakan adalah =ISEVEN, sementara untuk mendeteksi sebuah sel yang berisi nilai ganjil menggunakan =ISODD. Contoh penggunaannya seperti gambar berikut :
    formula cek ganjil-genap
    Kedua formula tersebut akan menghasilkan nilai TRUE jika sel tersebut memuat informasi yang terkait, dan akan menghasilkan nilai FALSE jika salah.

    Sederhananya penulisan kedua formula di atas, ternyata tidak berlaku jika anda ingin mendeteksi nilai ganjil atau genap menggunakan Macro VBA. Dan setidaknya, anda harus sedikit memiliki modal pengetahuan tentang Logika IF jika ingin tetap melakukannya melalui Macro VBA. Untungnya saya sudah menyiapkan beberapa baris Macro VBA yang bisa anda coba untuk mendeteksi nilai ganjil atau genap.
    Sub ganjil_genap()
    For i = 3 To [a3].End(xlDown).Row
    If Cells(i, 1) Mod 2 = 0 Then
        MsgBox "Sel A" & i & " (" & Cells(i, 1) & ") = Genap"
        Else
        MsgBox "Sel A" & i & " (" & Cells(i, 1) & ") = Ganjil"
    End If
    Next
    End Sub
    Parameter penting dari script kode di atas terletak pada operator MOD. Salah satu jenis operator yang juga terdapat di formula Excel ini digunakan untuk membagi dua angka dan hanya mengembalikan sisanya sebagai hasil akhir, dengan kata lain operator ini saya fungsikan untuk mendeteksi nilai tersebut ganjil atau genap. Sementara untuk hasil yang didapatkan dari operator MOD adalah berupa angka. Lebih jelasnya, lihat bagaimana menggunakan Formula ODD dalam lembar kerja Microsoft Excel berikut :
    Formula

    Kenapa hasilnya berupa angka 0 dan 1 ? Bagaimana cara menghitungnya!!
    Salah satu penyebabnya dikarenakan saya menggunakan angka 2 sebagai pembaginya, tujuannya adalah hasil yang nantinya didapatkan berupa dua angka saja, yakni angka 0 dan 1. Bagaimana cara kerja operator atau formula MOD ini?, Ok, kita ambil salah satu baris dari gambar di atas, sebagai contoh baris ke 4 yang memuat nilai 20, dan penyelesaiannya adalah seperti berikut :
    =20-2*(pembulatan dari hasil(20/2)
    =20-2*10
    =20-20
    =0
    Sekarang mari kita coba dengan baris yang lain, ambil contoh baris ke-7 yang berisi angka 59, dan cara menghitungnya sama dengan cara di atas ya.
    =59-2*(pembulatan dari hasil(59/2)
    =59-2*29
    =59-58
    =1

    Dalam script kode Macro VBA yang saya tulis di atas, syntax penulisan operator MOD tidak seperti ketika kita menulisnya di lembar kerja Microsoft Excel sebagai formula, ada sedikit perbedaan dalam hal menaruh angka yang ingin di bagi dan angka pembaginya - sehingga jika Formula Mod diterjemahkan ke dalam Macro VBA, maka syntax penulisannya akan menjadi seperti 59 Mod 2.

    Dan akhirnya, hasil kode Macro VBA di atas yang sudah lulus uji akan tampak seperti tampilan di bawah ini :
    ganjil genap Macro VBA

    Selamat...anda sudah berhasil mengecek sebuah nilai ganjil atau genap yang terdapat di lembar kerja menggunakan Macro VBA excel. Semoga tutorial edisi kali ini membawa manfaat untuk anda. Jangan lupa untuk selalu mengunjungi situs ini secara berkala agar anda tidak ketinggalan tutorial Microsoft Excel lainnya. Gracias

  • Kode Macro VBA untuk menampilkan Informasi Data Dari 3 Kriteria

    kriteria macro vba Banyak cara yang digunakan dalam menentukan ukuran yang menjadi dasar untuk menampikan atau menyembunyikan suatu data, atau lebih mudahnya disebut sebagai kriteria. Ya, suatu kriteria dapat digunakan sebagai patokan kapan atau bagaimana data-data tersebut ingin ditampilkan, atau diambil untuk kemudian diolah lagi dengan data lainnya.

    Ambil contoh seperti berikut, seorang pengunjung toko handphone ingin mengetahui harga sebuah produk, sebut saja VIVO versi V5 yang dibuat atau direlease di tahun 2015, serta ingin mengetahui juga ketersediaan barangnya. Dan jika dari kumpulan data-data yang tersimpan didalam komputer tersebut memiliki informasi berupa merk VIVO dengan versi V5-nya serta buatan tahun 2015, maka komputer atau aplikasi akan menampilkan informasi harga serta stok barang sesuai dengan kriteria yang dimasukkan oleh pengunjung toko tersebut.

    Nah dari gambaran diatas, variabel seperti VIVO, V5 dan tahun 2015 adalah sebuah kondisi yang harus dipenuhi untuk menampilkan hasil berupa Informasi Harga Produk dan Stok Barang.

    Jika contoh diatas diterjemahkan dalam sekumpulan data Microsoft Excel, maka tampilannya kurang lebih seperti berikut :
    Data toko handphone

    Ok, sekarang kita akan mencoba melakukan pencarian data seperti yang dilakukan oleh pengunjung toko handphone menggunakan data-data yang tersimpan dalam Microsoft Excel.
    Saya berasumsi data-data yang tersimpan di komputer memiliki susunan yang kurang lebih seperti apa yang saya sajikan diatas. Dan selanjutnya kita akan mencari nilai dari sekumpulan data-data yang sudah ada ini untuk menampilkan informasi berdasarkan 3 (tiga) buah kriteria seperti yang sudah saya gambarkan sebelumnya.
    Dan sesuai dengan judul tutorial ini, maka syarat yang tidak kalah penting yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah menonaktifkan keamanaan Macro Microsoft Excel anda, agar nantinya kode-kode yang ditulis bisa dijalankan secara maksimal.

    Jika persiapan sudah oke, silahkan ikuti langkah demi langkah yang saya sajikan berikut ini :
    1. Aktifkan terlebih dahulu jendela Microsoft Visual Basic Editor jika belum, yakni dengan menekan tombol pintas ALT + F11
    2. Buat sebuah module baru melalui menubar Insert, kemudian pilih Module
    3. Tulis atau tempelkan sederetan baris Macro VBA berikut ini di dalam module yang sudah dibuat dilangkah sebelumnya
      Sub TigaKriteria()
      On Error Resume Next
      Dim a, b As Variant 
      Dim c As Double 
      Dim psn As Boolean
      Dim isi
      psn = False
      isi = Cells(Rows.Count, 1).End(xlUp).Row
      
      a = Application.InputBox("Nama item atau produk")
      b = Application.InputBox("Jenis versi produk")
      c = Application.InputBox("Tahun dibuat")
      For i = 2 To isi
      If InStr(UCase(Cells(i, 2)), UCase(a)) And _
         InStr(UCase(Cells(i, 3)), UCase(b)) And _
         Cells(i, 4) = c Then
      If psn = False Then
          MsgBox "Hasil pencarian untuk item : " & _
                  Cells(i, 2) & " " & Cells(i, 3) & " " & Cells(i, 4) & vbCr & _
                  "Price : " & Format(Cells(i, 5), "#,##0") & vbCr & _
                  "Stok : " & Cells(i, 6) & " bh"
          psn = True
      End If
      End If
      Next
      End Sub

      Untuk lebih memahami kode-kode yang sudah saya tuliskan ini dan tidak asal copy-paste, berikut akan saya jelaskan secara singkat baris-baris penting yang terdapat dalam serangkaian kode Macro VBA diatas
      • On error resume next
        adalah sebuah statement yang akan mengabaikan semua perintah jika terjadi sebuah kesalahan
      • Dim a, b As Variant
        saya mendeklarasikan variabel a dan variabel b sebagai variant, karena nantinya nilai-nilai yang terdapat dalam variabel ini berisi sebuah teks (nama item dan versi handphone)
      • Dim c As Double / Long
        sesuai dengan cerita contoh diatas bahwa terdapat sebuah variabel yang menunjukkan tahun dikeluarkannya sebuah produk Handphone, maka variabel c saya deklarasikan sebagai Double atau anda juga bisa mendeklarasikan sebagai Long agar dapat menyimpan nilai sebagai angka (numeric)
      • Dim psn As Boolean
        Untuk variabel psn, saya fungsikan ia sebagai sebuah Boolean agar ia bisa menyimpan nilai TRUE atau FALSE. Variabel nilai psn sendiri saya gunakan agar nantinya kotak pesan (MsgBox) tidak muncul secara berulang-ulang
      • psn = False
        melanjutkan dari penjelasan sebelumnya, variabel psn yang sudah saya deklarasikan sebagai Boolean saya beri dia nilai awal dengan nilai FALSE.
        Variabel dan nilai dari psn ini bersifat pilihan, artinya jika anda ingin menampilkan hasil pencarian langsung ke dalam lembar kerja maka anda tidak perlu menempatkan baris perintah ini
      • isi = Cells....
        Baris kode ini memuat sebuah nilai yang dapat digunakan untuk mencari informasi baris terakhir yang berisi data berdasarkan kolom A atau indeks kolom ke-1, sehingga ia akan mencari jumlah atau banyaknya data secara otomatis
      • a = ... nama item
        Nilai ini dideklarasikan sebagai sebuah Variant yang digunakan sebagai kriteria pertama, dan untuk contoh ini kriteria yang dimaksud adalah Nama Item yang dapat dimasukkan melalui jendela InputBox
      • b = ... versi produk
        sama seperti nilai a, hanya saja ia di dijadikan sebagai kriteria kedua yakni akan membaca versi sebuah produk
      • c = ...tahun
        Berbeda dengan nilai a dan nilai b, nilai ini menyimpan informasi sebagai angka dan dijadikan sebagai kriteria ketiga.
      • For i = 2 to Isi
        Baris ini merupakan perintah awal untuk pengulangan (loop), yang mana pengulangan akan dibaca mulai dari baris ke-2 sampai dengan baris sebanyak yang diketahui oleh nilai yang didapatkan oleh variabel isi
      • If InStr.......
        Kata kunci dari bahasa logika yang cukup panjang ini terdapat dalam baris perintah InStr...., saya gunakan untuk 'mengunci' dan mencari kesamaan nilai antara nilai yang dimasukkan di setiap variabel dengan kolom indeks yang sesuai dengan kriteria yang dimasukkan, seperti :
        • variabel a memiliki nilai sama dengan nilai yang ada di kolom indeks ke-2, dan
        • variabel b memiliki nilai sama dengan nilai yang ada di kolom indeks ke-3, dan
        • variabel c memiliki nilai sama dengan nilai yang ada di kolom indeks ke-4
        dengan menggunakan parameter InStr..., Maka Macro VBA akan 'memaksa' untuk menyamakan penulisan karakter huruf besar atau huruf kecil agar tidak bersifat case-sensitive.
        Masih dalam logika IF yang pertama, dimana jika semua kondisi-kondisi ini terpenuhi maka baris perintah yang akan dieksekusi adalah :
        • If Psn = False
          Ok, logika If ini kita sebut saja sebagai logika IF yang kedua dimana ia terdapat didalam logika IF yang pertama yang mana fungsi utama dari logika IF kedua ini adalah jika variabel nilai psn adalah False (lihat penjelasan psn = False), maka sebuah kotak pesan dengan berbagai informasi pencarian akan ditampilkan.
          Dan setelah logika IF yang kedua ini dieksekusi, maka variabel psn saya rubah nilainya menjadi TRUE agar nantinya hasil pencarian TIDAK ditampilkan secara berulang-ulang
        • End IF
          Adalah sebuah parameter yang wajib dituliskan untuk menutup Logika IF. Karena dalam tutorial ini saya menggunakan 2 logika IF maka parameter End IF berjumlah 2
      • Next
        Baris perintah terakhir dari serangkaian kode Macro VBA ini adalah parameter Next, sebagai penutup dari parameter For i.....

    Barangkali serangkaian baris kode Macro VBA yang kita tuliskan jika dibahasakan dalam bahasa sehari-hari kurang lebih seperti setiap poin yang saya jelaskan diatas. Dan mudah-mudahan penjelasannya bisa dimengerti.
    Namun jika anda menemui kendala, silahkan anda tuliskan beberapa hal yang masih belum dipahami dari tutorial ini dalam kolom komentar dibawah.

    Sebagai penutup, berikut saya tampilkan hasil akhir dari tutorial ini. Dan jika anda mengikuti langkah demi langkah yang saya berikan dalam tutorial ini, maka andapun akan mendapatkan hasil akhir seperti yang tampak dalam tampilan berikut
    Kode Macro VBA 3 Kriteria

    Selamat... anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menampilkan informasi berdasarkan 3 (tiga) buah kriteria yang diinput atau dimasukkan melalui jendela InputBox. Mudah-mudahan tutorial kali ada guna dan manfaatnya, dan membantu anda menyelesaikan permasalah excel yang saat ini anda hadapi.
    Silahkan bookmark website ini jika anda suka dengan tutorial-tutorial yang telah kami sajikan, dan jangan lupa kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. Despedida.

  • Membuat Kotak Pesan Agar Tampil Sekali Dalam Parameter For..Next

    msgbox - xcelive Hampir setiap aplikasi komputer memiliki kotak pesan yang berisi beragam informasi yang bertugas memberitahu kepada pengguna akan apa yang sedang dikerjakan, yang mana munculnya kotak pesan ini dipicu oleh bermacam kondisi dan situasi, sebut saja ketika pengguna berhasil menyimpan hasil pekerjaannya atau ketika pengguna melakukan sesuatu yang 'dilarang' oleh aplikasi tersebut, atau sekedar ingin menampilkan infomasi kepada pengguna tentang status dari pekerjaannya.

    Berbagai macam kondisi yang menyebabkan munculnya kotak pesan tentunya berbeda antara aplikasi satu dengan lainnya, namun pada intinya munculnya kotak pesan disebabkan karena terdapat sesuatu yang memicunya. Tujuan dari kotak pesan memang ingin menampilkan informasi kepada pengguna tentang apa yang ia kerjakan dan biasanya juga menampilkan bantuan yang bertujuan untuk membantu pengguna dalam mengoperasikan aplikasi yang dimaksud.

    Meskipun boleh dibilang bahwa munculnya jendela kotak pesan dapat membantu pengguna dalam memutuskan apa yang seharusnya dilakukan. Namun terkadang munculnya bisa sangat menggangu dan bahkan tidak diharapkan, terlebih ketika kotak pesan disematkan dalam module pengulangan - sebut saja parameter yang digunakan adalah For...Next. Ya, parameter For..Next adalah salah satu parameter yang terdapat dalam Macro VBA Microsoft Excel yang memungkinkan suatu perintah dapat diulang-ulang beberapa kali dan akan berhenti sampai suatu kondisi telah terpenuhi.

    Coba perhatikan pernyataan berikut :
    Seorang user ingin mengisi baris 1 sampai dengan baris ke 3 pada kolom A dengan huruf ABC
    Maka dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa pengulangan perintah terjadi selama 3 kali, yakni perintah untuk mengisi huruf ABC mulai dari baris ke-1 dan akan berhenti pada saat masuk baris ke-3.
    Bahasa kode VBA sederhana untuk menerjemahkan kalimat diatas adalah :
    For a = 1 to 3
      Cells(a,1) = "ABC"
    next 
    Nah, sekarang coba bayangkan jika sebuah parameter MsgBox ditempatkan dalam parameter ini, pasti yang terjadi adalah pesan yang sama akan dibuka secara berulang-ulang sebanyak 3 kali. dan ini jelas-jelas akan sangat menganggu. Silahkan lihat kotak pesan yang muncul pada demonstrasi berikut
    xcelive - loop msgbox

    Demonstrasi diatas dihasilkan dari kode Macro VBA seperti ini
    For a = 1 to 3
      MsgBox "Pengulangan sebanyak " & a & " kali"
    next
    Dari kode diatas, saya hanya melakukan pengulangan perintah sebanyak 3 kali saja namun saya sangat terganggu dengan munculnya kotak pesan setiap kali pengungalan dilakukan. Bagaimana jika saya ingin melakukan pengulangan lebih banyak dari ini?! Mungkin capek dan tentu kesal karena harus menekan tombol OK pada jendela kotak pesan agar bisa menuju ke pengulangan berikutnya hingga selesai.

    Untungnya dengan menggunakan bantuan logika sederhana, 'kesalahan' ini bisa diatasi dan menghasilkan sesuatu yang seharusnya, yakni menampilkan kotak pesan cukup hanya sekali saja meskipun berkali-kali melakukan pengulangan perintah.
    Jika ingin mencobanya, tulis baris kode Macro VBA berikut dalam sebuah Module kemudian jalankan dengan menekan tombol F5 di keyboard anda atau bisa juga menjalankannya dengan menekan tombol yang terdapat di menubar.
    Sub PesanSekali()
    Dim Pesan As Boolean
    Pesan = True
    
    For a = 1 To 3
    If Pesan = True Then
      MsgBox "Pengulangan sebanyak " & a & " kali"
      Pesan = False
    End If
    Next
    End Sub

    Rangkuman dan penjelasan singkat kode Macro VBA diatas :
    1. Pesan As Boolean
      Sebuah variabel Macro VBA yang dapat digunakan untuk menyimpan nilai TRUE atau FALSE
    2. Pesan = True
      Digunakan untuk menentukan nilai awal dari nilai Pesan, yakni nilai TRUE
    3. For a = ....
      Berfungsi untuk melakukan pengulangan perintah sebanyak 3 kali
    4. If Pesan = True
      Baris ini berfungsi untuk melakukan pengecekan sebelum mengeksekusi perintah-perintah setelahnya, yakni jika kondisi dari nilai Pesan adalah TRUE.
      Dan karena sebelumnya kita sudah menentukan nilai Pesan dengan nilai TRUE, maka pasti perintah selanjutnya akan dieksekusi
    5. Pesan = False
      Nah, inilah baris perintah yang digunakan untuk menghentikan munculnya jendela kotak pesan secara berulang-ulang, karena paremeter dari Logika IF yang dituliskan sebelumnya hanya akan menjalankan perintah jika status dari nilai Pesan = TRUE
    Hasil akhir yang diperoleh dari kumpulan baris perintah Macro VBA yang sudah dibuat diatas tampak seperti dalam tampilan berikut :
    kotak pesan berulang - xcelive

    Lantas bagaimana cara mengkombinasikannya dengan kode-kode atau perintah lainnya?!
    Untuk mengetahui kegunaan dan cara mengaplikasikan kedalam baris perintah yang lebih kompleks, silahkan kunjungi tutorialnya disini

    Sebagai penutup untuk tutorial kali ini, saya ucapakan selamat kepada anda karena sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menghentikan munculnya kotak pesan agar tidak tampil secara berulang-ulang ketika di sematkan dalam parameter For..Next. Mudah-mudahan tutorial kali ada guna dan manfaatnya, dan membantu anda dalam menyelesaikan permasalah excel yang saat ini anda hadapi.

    Silahkan bookmark website ini jika anda suka dengan tutorial-tutorial yang telah kami sajikan, dan jangan lupa kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama xcelive.com. We'll be right back


  • Begini Caranya Mengekstrak Huruf atau Angka Dari Data Acak

    ekstrak angka dan huruf Saya pernah mendapat sebuah file hasil download dari internet yang mana isinya menjadi berantakan ketika saya buka di lembar kerja Ms. Excel, tidak sama dengan tampilan yang terlihat di situs tempat saya download file tersebut. Entah apa ini disebabkan karena saya salah dalam memilih jenis formatnya atau yang lainnya. Esoknya ketika saya mencoba download ulang file tersebut, saya lupa dengan alamat website-nya - nahasnya, saya coba cari di history browsing alamat sudah tidak tersedia alias sudah bersih, mungkin ada pengguna lain setelah saya yang menghapus data cache browser.

    Cukup lama saya googling dan mencari alamat website penyedia file yang sudah berhasil saya download dihari sebelumnya, akan tetapi tak juga kunjung bertemu dengannya. Dan akhirnya, saya pun menyerah, dan tidak ingin membuang-buang waktu untuk mencari alamat yang saya sudah lupa.
    Untung saja file yang saya download memiliki ekstensi .xls atau format file Microsoft Excel, jadinya saya bisa mengutak-atik isinya dengan sedikit kemampuan yang saya miliki, yang sekarang saya share kepada anda semuanya.

    Saya tidak akan menampilkan file hasil download yang berantakan ketika saya buka di program Microsoft Excel, akan tetapi saya akan memberikan contoh yang mudah untuk di mengerti serta memiliki struktur yang hampir mirip dengan file tersebut - yang isinya kurang lebih seperti ini
    Data Acak
    Contoh data di atas pada dasarnya terdiri dari dua jenis, yakni huruf dan angka. Akan tetapi agak susah dibaca jika dalam kondisi penulisan yang berantakan seperti yang saya tulis diatas.
    Nah, pada kesempatan ini saya akan share sebuah kode Macro VBA untuk membongkar data tersebut dan memisahkannya agar lebih enak dipandang dan tentunya agar lebih mudah dibaca.

    Dan seperti biasa, karena yang akan saya share adalah berupa kode Macro VBA, maka pastikan jendela Microsoft Visual Basic Editor sudah diaktifkan, jika belum silahkan tekan tombol pintas ALT+F11.
    Selanjutnya adalah buat sebuah Module Baru, kemudian silahkan masukkan kode berikut kedalamnya.
    Sub extext()
    Dim a, b, c As Long
    Dim d, e As Variant
    
    Range("E:F").Clear
    For a = 1 To 5
    e = Cells(a, 1)
    b = Len(e)
    For c = 1 To b
        If Mid(e, c, 1) >= "0" And Mid(e, c, 1) <= "9" Then
            Cells(a, 5) = Cells(a, 5) & Mid(e, c, 1)
        ElseIf Mid(e, c, 1) > "9" Then
            Cells(a, 6) = Cells(a, 6) & Mid(e, c, 1)
        End If
    Next
    Next a
    End Sub
    Dua baris pertama dari kode diatas bertugas untuk mendeklarasikan nilai , kemudian dilanjutkan dengan perintah untuk menghapus kolom E dan F. Perintah ini saya gunakan untuk membersihkan kolom tempat peletakan hasil ekstraksi, agar tidak terjadi penumpukan hasil.

    Baris perintah inti dari kode di atas, penjelasan singkatnya kurang lebih sebagai berikut:
    1. nilai a terdiri dari nilai 1 sampai dengan 5, yang mana nantinya digunakan untuk membaca baris. Banyaknya jumlah baris bisa disesuaikan dengan banyaknya data yang tersimpan dalam lembar kerja, atau juga bisa menggunakan kode Current Region untuk mendeteksi jumlah baris secara otomatis.
    2. nilai e berasal dari baris ke-a dan kolom pertama
    3. nilai b berfungsi untuk membaca berapa jumlah karakter yang didapat dari nilai e
    4. nilai c memiliki fungsi yang hampir sama dengan nilai a, hanya saja nilai ini akan melakukan pengulangan mulai nilai 1 hingga panjang karakter yang terdapat di nilai b. Sementara didalam struktur perintah c, terdapat sebuah kondisi yang harus dipenuhi antara lain:
      • Jika karakter yang terdapat di nilai e (baris ke-a dan kolom 1) untuk setiap karakter ke-c (karakter 1 hingga panjang yang didapatkan dari perintah atau nilai b) mempunyai nilai lebih kecil sama dengan 0 (nol) dan lebih besar sama dengan 9 (sembilan), maka sel ke-a kolom ke-5 akan diisi dan ditambahkan dengan nilai yang berisi angka.
      • Kondisi yang kedua adalah, jika karakter-karakter tersebut memiliki nilai lebih besar dari 9, maka hasilnya berupa teks dan akan di letakkan di sel ke-a dan kolom ke-6
    5. Selesai.

    Sekilas, bahasa logika diatas terkesan membingungkan, akan tetapi jika dipahami dengan seksama maka saya yakin anda akan mudah untuk memahaminya. Dan untuk melengkapi tutorial ini, seperti biasa saya akan menampilkan hasil akhir seperti dalam tampilan berikut :
    ekstrak data acak

    Selamat, anda sekarang sudah bisa memecah dan memisahkan antara karakter berupa huruf dan angka dari data acak. Semoga tutorial kali ini ada guna dan manfaatnya untuk anda, dan bisa dengan mudah untuk dipahami.
    Silahkan bookmark situs kami dan kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. Arrivederci !!


  • Menampilkan Informasi Nama Bulan Sebelumnya Dari Tanggal Saat Ini

    Menampilkan nama bulan terakhir Jika anda terbiasa dengan internet banking, mungkin anda bisa menebak kemana arah dan tujuan dari pembahasan kali ini. Ya, karena fitur ini terdapat dalam salah satu menu internet banking, yakni ketika pengguna ingin melihat rekening koran atau mutasi bulanan pembukuan perbankan - yang pada umumnya pengguna hanya diberikan akses untuk melihat pembukuan selama dua atau tiga bulan terakhir dari tanggal saat ini.

    Salah satu contoh internet banking yang menerapkan konsep seperti ini adalah Klik BCA, seperti yang terlihat dalam tampilan berikut :
    Klik BCA
    Gambar disamping merupakan gambar dari rekening pribadi yang saya ambil bersamaan dengan dibuatnya postingan ini, sebagai contoh agar lebih mudah memahami tujuan dari tutorial kali ini.
    Dan jika anda lihat, situs KlikBCA memungkinkan pengguna untuk melihat, mencetak, dan atau mendownload mutasi rekening maksimal 2 bulan sebelumnya yang ditampilkan dalam kotak ComboBox. Tentu hal ini cukup beralasan, dan mungkin salah satu alasannya adalah agar tidak membebani tugas server dalam menampikan informasi rekening yang hanya dibatasi maksimal 2 bulan terdahulu.

    Kembali ke pokok pembahasan Microsoft Excel.
    Bayangkan jika anda memiliki sekumpulan data transaksi keuangan yang tersimpan dalam lembar kerja dalam jumlah yang sangat banyak, kemudian anda ingin membatasi pengguna agar bisa melihat transaksi selama 2 atau 3 bulan terakhir saja agar kinerja komputer tidak terlalu berat. Maka, konsep dari situs KlikBCA seperti gambar diatas dapat anda jadikan sebagai alternatifnya.

    Ok, tutorial ini dibuat dengan menggunakan sebuah ComboBox yang diletakkan didalam Userform, jadi silahkan anda buat dan desain dulu UserForm serta ComboBox nya. Kemudian tuliskan kode berikut dan letakkan ke dalam even UserForm Initialize, agar ComboBox dapat terisi secara otomatis dengan nama-nama bulan sebelumnya ketika Userform dibuka atau aktifkan.
    Dim a As Long
    Dim b As Variant
    For a = 2 To 0 Step -1
    b = Month(Date) - a
    ComboBox1.AddItem Format(DateSerial(Year(Date), b, 1), "mmmm yyyy")
    Next a
    Penjelasan Singkat dari kode diatas :
    1. Daftar-daftar yang terdapat di ComboBox tidak ditulis secara manual, akan tetapi ditulis secara otomatis dengan menggunakan perintah pengulangan (Loop For...Next) dengan cara dihitung mundur (Step -1) mulai dari angka 2 sampai dengan angka 0.
      Artinya bahwa kode-kode berikutnya nanti akan mengambil informasi dari nilai ini.
    2. Sementara untuk mengisi nama-nama bulan, menggunakan perintah Month(Date) yang akan menghasilkan nama-nama bulan berdasarkan tanggal yang terdapat dalam system komputer. Namun untuk menampilkan hanya beberapa nama bulan terakhir dari 12 nama bulan tersebut, maka baris perintah ini harus dikurangi dengan nilai a yakni 2 to 0 step -1. Dan hasil sementara dari pembacaan kode ini adalah;
      > bulan sekarang - 2
      > bulan sekarang - 1
      > bulan sekarang - 0 (nama bulan yang saat ini aktif)
      Jika anda tidak ingin menampilkan nama bulan saat ini ke dalam daftar ListBox ataupun ComboBox, silahkan ganti parameter nilai a menjadi 2 to 1 Step -1
    3. Terakhir adalah, menampilkan nama bulan tersebut dengan menggunakan parameter standar untuk mengisi daftar ListBox maupun ComboBox, yakni menggunakan parameter AddItem. Akan tetapi, sekali lagi item atau nama-nama bulan tidak harus diketik secara manual, ia berasal dari parameter b, yakni Month(Date) - a.
      Belum selesai sampai disini, karena parameter Month(Date) - a hanya akan menghasilkan indeks nama bulan, seperti nilai 12 untuk Desember, 7 untuk Juli, 5 untuk bulan Mei, dan seterusnya.

      Maka dari itu agar Indeks tersebut berbunyi nama-nama bulan, maka item b harus disematkan dalam parameter Format dengan penulisan lengkapnya seperti berikut :
      Format(DateSerial(Year(Date), b, 1), "mmmm")
      • nilai "mmmm" akan mengkonversi indeks menjadi nama bulan dengan model nama panjang.
      • anda dapat mengubah nilai "mmmm" menjadi "mmm" jika ingin menyingkat nama bulan.
      • atau anda bisa mengkombinasikan nilai ini seperti "mmmm yyyy" untuk menghasilkan nama bulan (format nama bulan panjang) dan di akhiri dengan tahun.

    Finish.... dan silahkan lihat hasil dari tutorial ini
    Menampilkan nama bulan terakhir

    Sekarang Anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menampilkan nama beberapa bulan terakhir ke dalam jendela ListBox ataupun ComboBox menggunakan Macro VBA. Semoga belajar Macro VBA excel bersama excelive untuk edisi ini ada manfaatnya.
    Kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya, See you soon.

  • Still haven't found what are you looking for

    We have provided a complete list of articles on this site to make it easier for you and giving the best solution for your excel issues

    VISIT LINK
    DMCA.com Protection Status

    excelive.com
    is a blogger resources site who provides best excel tutorial based on daily needs. The main mission of excelive is to share our little experience in excel to deliver best time killer for your excel issues.
    T.O.S
    Term of service

    Read More
    Download Area
    to complete all excel lessons, we have provided a download link for you Find Here
    Copyright © 2015 - excelive.com. Some rights reserved.
    equipped with by blogger