excelive - kumpulan artikel dan tutorial excel: Beginner

New Posts

Post Top Ad

Your Ad Spot
Tampilkan postingan dengan label Beginner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beginner. Tampilkan semua postingan

Catatan Pada Baris Kode Macro

15.10.17 1
Catatan dalam kode VBA

Untuk mengetahui perintah yang dijalankan dalam serangkaian baris kode yang ditulis adalah dengan cara menekan tombol F5 yang terdapat di keyboard, namun ada kalanya sebagai seorang programmer, kita memberikan sebuah komentar atau catatan kecil yang berfungsi untuk memberikan keterangan terhadap baris-baris kode yang ditulis. Atau bisa juga digunakan untuk mendokumentasikan sebuah program yang telah dirancang.

Hal ini bisa meliputi tentang informasi pengembang aplikasi, tahun dan tanggal dibuat aplikasi tersebut dan juga dapat mencakup keterangan-keterangan lain untuk memudahkan programmer ketika akan membuat kode yang sama di masa mendatang.

Dalam Macro VBA, membuat sebuah komentar atau catatan setidaknya dapat dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) metode, yakni :
  1. Menggunakan karakter atau tanda petik tunggal ( ' )
    komentar dalam kode vba
  2. Menggunakan statement Rem
    komentar dalam kode vba
Cara mudah untuk mengidentifikasi sebuah baris dalam serangkaian kode Macro VBA yang diperlakukan sebagai catatan atau komentar adalah ia memiliki warna hijau. Dan yang perlu diingat adalah ia tidak akan dieksekusi sebagai baris perintah, jadi silahkan anda menuliskan keterangan secara lengkap dan letakkan di baris-baris kode yang memerlukan sebuah catatan.

Sebagai catatan akhir untuk artikel kali ini adalah, meskipun 2 (dua) metode di atas memiliki fungsi yang sama akan tetapi cara penempatannya berbeda, cara menulis komentar menggunakan statement REM hanya bisa ditulis diawal kalimat, tidak bisa di sematkan di bagian akhir kalimat (baris kode berwarna merah menandakan bahwa terdapat kesalahan penulisan kode Macro VBA).
Contoh :

Sementara ketika menuliskan sebuah komentar menggunakan tanda peting tunggal ( ' ), selain bisa ditempatkan di awal kalimat, ia juga bisa dituliskan di bagian akhir baris kode.
Contoh :

Sekarang Anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menulis sebuah komentar atau catatan pada baris kode Macro VBA anda. Semoga belajar Macro VBA excel bersama excelive untuk edisi ini ada manfaatnya.
Kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya, see you.



Read More ...

Menjalankan Module Dalam Sebuah Procedure

11.10.17 0
Membangun sebuah aplikasi berbasis Microsoft Excel tidak bisa lepas dari namanya Macro VBA, karena dengan bantuan baris-baris kode tersebut, perintah dapat dilakukan secara berulang-ulang tanpa harus menuliskannya lagi. Sebenarnya artikel kali ini merupakan jawaban dari email yang sudah masuk di redaksi excelive.com yang meminta untuk memposting tutorial bagi para pemula yang ingin memperdalam pengetahuan tentang Macro VBA Microsoft Excel.

Dari judul artikel ini sudah bisa dipastikan bahwa memang tutorial ini dikhususkan bagi para pemula, tapi tidak menutup kemungkinan bagi anda yang sudah expert di bidang Macro VBA untuk menyimak ulasan tentang bagaimana caranya memanggil atau menjalankan kode-kode Macro yang sudah ditulis.

Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa Macro VBA merupakan kumpulan dari baris-baris perintah yang ditulis sedemikian rupa sesuai dengan kaidah penulisan yang sudah disepakati dengan tujuan untuk menjalankan perintah yang diinginkan. Kode-kode tersebut bisa dibuat atau ditulis secara manual di dalam jendela Microsoft Visual Basic Editor atau bisa juga didapatkan dengan cara merekam setiap kegiatan dalam jendela Aplikasi Microsoft Excel, akan tetapi tidak semua kegiatan berhasil di rekam dan menghasilkan kode-kode Macro VBA.

Setiap kode-kode Macro VBA bisa dituliskan langsung dalam sebuah even (baca: prosedur) atau bisa juga dituliskan dalam sebuah module. Berikut saya berikan contoh tentang sebuah perintah yang bisa dijalankan dalam sebuah even tertentu dan juga contoh tentang perintah yang ditulis dalam sebuah module

Prosedur dalam Macro VBA
Jika ingin menampilkan sebuah jendela pesan ketika pengguna berhasil melakukan perintah menyimpan sebuah dokumen Microsoft Excel, maka dalam Macro VBA terdapat sebuah even (baca: procedure) yang bisa kita manfaatkan yakni procedure AfterSave, dan baris perintah yang disematkan dalam procedure tersebut secara otomatis akan dipanggil atau dijalankan oleh aplikasi tanpa harus dipanggil secara manual.
Prosedur After Save
Dengan kata lain, setiap procedure dalam Macro VBA merupakan sebuah perintah-perintah yang 'menunggu' untuk dieksekusi. Dan inilah baris perintah yang harus disematkan dalam prosedur setelah proses menyimpan dokumen berhasil dilakukan.
prosedur After Save

Module dalam Macro VBA
Module merupakan salah satu objek dalam Macro VBA yang didalamnya bisa kita isi sebuah baris perintah tertentu yang bisa dipanggil atau dijalankan dalam sebuah procedure. Ambil contoh seperti ini, pengguna ingin memilih sebuah sel E15 yang terdapat di lembar kerja atau Sheet2. Maka isi di dalam module yang harus ditulis kurang lebih seperti berikut:
Sub MenujuSel
   Sheets("Sheet2").Select
   Range("E15").Select
End Sub
Karena module merupakan kumpulan baris perintah, maka setiap module harus diberi sebuah nama yang sifatnya unik. Dari contoh di atas saya beri nama MenujuSel, dan module ini tidak berjalan secara otomatis seperti halnya sebuah prosedure, melainkan harus dipanggil terlebih dahulu.
module dalam macro vba


Menjalankan Module Dalam Sebuah Procedure
Ok, sekarang kita akan coba menggabungkan module dan prosedure di atas sehingga akan menjadi kurang lebih seperti ini:
Jika pengguna berhasil menyimpan dokumen, maka sebuah pesan akan muncul bahwa proses penyimpanan berhasil dilakukan, disaat yang sama pula (atau setelah pengguna menekan tombol OK pada jendela pesan tersebut), lembar kerja atau Sheet2 akan diaktifkan dan langsung memilih sel E15
Maka, tampilan lengkap kode Macro VBA yang harus ditulis dalam prosedur AfterSave lembar kerja adalah sebagai berikut :
Module dan procedure

Jika anda cermati, baris kode Call MenujuSel ditempatkan setelah baris kode MsgBox (kotak pesan). Hal ini berarti bahwa baris kode yang akan dieksekusi terlebih dahulu adalah jendela pesan, kemudian setelah itu beris kode yang akan dieksekusi adalah isi dari module MenujuSel.
Parameter Call adalah sebuah parameter standard yang harus dituliskan ketika ingin memanggil atau menjalankan isi dari sebuah module, prosedur, atau bahkan fungsi custom.

Pada beberapa kasus tertentu, terkadang kita tidak perlu menggunakan parameter Call untuk menjalankan sebuah module, yang perlu dituliskan hanya nama dari module, prosedur, atau fungsi kustom tersebut. Itulah sebabnya kenapa nama-nama tersebut haruslah bersifat unik.

Dan berikut adalah baris kode yang disematkan dalam prosedur AfterSave yang sudah dimodifikasi
Private Sub Workbook_AfterSave(ByVal Success As Boolean)
    MsgBox "Selamat... dokumen berhasil disimpan"
    MenujuSel
End Sub

Dan inilah hasil dari tutorial kali ini :
menggabungkan module dan prosedur

Selamat!!! anda sekarang sudah berhasil menjalankan sebuah module dalam sebuah prosedur. Semoga Anda menyukai tutorial dari excelive untuk edisi ini. Kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya, we'll be right back soon.
Read More ...

Dua Cara Untuk Memilih Sebuah Sel

7.10.17 0
cara memilih sel dengan macro vba

Dalam Macro VBA Microsoft Excel setidaknya ada 2 (dua) macam metode yang sering digunakan dalam memilih sebuah sel, dan kedua-duanya memiliki keunggulan masing-masing.
Tutorial ini saya masukkan dalam kategori Begginer, karena tingkat kerumitan dalam tutorial kali ini bisa terbilang sangatlah rendah bahkan untuk mendapatkan sebuah alamat yang ingin dituju bisa didapatkan dengan cara menggunakan fasilitas Macro Recording.

Nah, jika anda ingin mengetahui bagaimana caranya merekam sebuah perintah menggunakan fitur Macro Recording, lihat tampilan berikut:

Metode di atas saya gunakan untuk memilih sel F7 yang terdapat di lembar kerja atau Sheet2 dengan menggunakan bantuan Recording, dan untuk melihat kode yang dihasilkan dengan cara merekam ini adalah dengan menekan tombol ALT + F11 untuk menuju ke jendela Microsoft Visual Basic Editor dan pilih atau buka objek Module yang terdapat di jendela VBA Project yang terdapat di sebelah kiri layar
Merekam Macro VBA - Memilih sel

4 baris (diawali dengan tanda ' - berwarna hijau) dalam kode yang dihasilkan, merupakan sebuah catatan dan tidak akan dieksekusi, silahkan untuk menghapusnya karena nantinya tidak akan mempengaruhi baris kode Macro VBA.

Baris kode Macro VBA di atas adalah metode yang umum digunakan ketika kita ingin memilih sebuah sel dalam lembar kerja.
  1. Karena sel yang dipilih berada di lembar kerja lain maka harus diawali dengan baris kode Sheets("Sheet2").Select
  2. Sel F7 adalah lokasi atau tempat yang ingin ditunjukkan dengan menggunakan parameter select
  3. Penulisan sel F7 selain menggunakan parameter Range("C5").Select bisa juga menggunakan parameter [F7].Select
  4. Penunjuk (pointer) dari hasil pemilihan sel di lembar kerja ditampilkan secara acak, tidak diposisikan di baris dan kolom awal (pojok kiri atas lembar kerja). Baris perintah dalam baris kode Macro VBA di atas hanya untuk memilih hasilnya saja dengan tidak mengatur posisi pointer.
  5. Penulisan Baris Macro VBA  ini cukup sederhana dan mudah untuk diingat.

Metode yang kedua untuk memilih sel adalah dengan menggunakan syntax penulisan seperti berikut
Application.Goto Reference:=Worksheets("Sheet2").Range("A15"), scroll:=True
  1. Baris kode ini tidak menggunakan parameter .select seperti yang digunakan dalam metode pertama, sementara untuk pemilihan sel diwakilkan dengan parameter Reference
  2. Peletakan pointer dari hasil penunjukan sebuah sel selalu diposisikan di baris dan kolom awal (ujung kiri atas lembar kerja), hal ini dikarenakan terdapatnya sebuah parameter scroll yang memiliki nilai benar (True), sementara jika parameter scroll di ganti dengan nilai False maka hasil penunjukan akan di letakkan secara acak seperti halnya metode yang pertama
  3. Syntax penulisan untuk metode ini cukup panjang, tidak sesederhana untuk penulisan pada metode pertama
  4. Hasil akhir dari metode yang kedua
    Select + Scroll
Sekarang Anda sudah mengetahui cara-cara untuk memilih sel dalam lembar kerja menggunakan Macro VBA, silahkan tentukan sendiri mana dari dua metode di atas yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Semoga belajar Macro VBA excel bersama excelive untuk edisi ini ada manfaatnya.
Kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya, Adios.

Read More ...

Menulis Formula Menggunakan Macro VBA

12.10.16 0
Menulis Formula dengan Macro VBA

Selama ini mungkin kita sudah terbiasa menggunakan Formula Microsoft Excel dalam lembar kerja untuk mengolah data. Sebut saja Formula yang sangat familiar dan yang sering kita gunakan seperti; SUM, AVERAGE, Count, dan yang lainnya.

Tapi siapa sangka jika Formula yang biasa kita gunakan dilembar kerja, ternyata bisa juga ditulis menggunakan kode VBA. Syntax penulisan formulanya pun 100% sama, hanya saja karena Formula ini akan ditulis menggunakan kode, maka jelas ada sedikit perbedaan. Apa saja perbedaanya serta bagaimana membuat dan menulis Formula Microsoft Excel menggunakan Macro VBA ?

Lihat perbedaan penulisan berikut:
  1. =SUM(A1:A5)
  2. Application.WorksheetFunction.Sum(Range("A1:A5"))
Kedua penulisan formula di atas memiliki fungsi yang sama, yakni menjumlahkan data yang ada di range A1 hingga range A5, hanya saja penempatannya yang berbeda.
=SUM(A1:A5) ditulis di lembar kerja, sementara Application.WorksheetFunction.Sum(Range("A1:A5")) ditulis di jendela Visual Basic, atau yang kita kenal dengan Macro VBA.

Bagaimana menggunakannya?
Saya yakin kalau untuk menulis formula SUM di lembar kerja, Anda sudah sangat terbiasa dan sangat mahir melakukannya. karena tinggal menuliskan di sebuah sel yang Anda inginkan untuk melihat hasil akhirnya.
Akan tetapi, untuk menggunakan formula SUM ini menggunakan Macro VBA, ada beberapa tahap yang harus dilakukan, antara lain:
  1. Pastikan dalam lembar kerja Anda sudah mengisikan nilai di range A1 hingga A5
  2. Tekan tombol Alt+F11 untuk menuju jendela Microsoft Visual Basic Editor
  3. Tambahkan sebuah module baru dengan cara 🖰 menu Insert dan pilih Module
  4. di jendela penulisan kode, mulailah mengetik beberapa baris kode berikut
    Sub formulaSUM() 
    dim a as variant    
    a = Application.WorksheetFunction.Sum(Range("A1:A5"))    
    msgbox a    
    End Sub
  5. Tekan tombol F5 atau ikon yang ada di standard toolbar untuk melihat hasilnya
Penjelasan singkat dari Macro VBA di atas
formulaSUM
adalah Judul dari kode VBA, dimana nama judul harus unik atau tidak boleh ada yang sama dalam Projek VBA
Dim a
adalah sebuah deklarasi variabel yang akan digunakan
Variant
adalah sebuah tipe data yang dapat berisi angka, huruf, atau tanggal
Application.WorksheetFunction.Sum(Range("A1:A5"))
adalah sebuah baris utama kode VBA untuk kasus ini
Sum(Range("A1:A5"))
Jika dalam lembar kerja ketika kita menuliskan A1:A5, maka hal ini berarti sel yang terpilih adalah sel A1 hingga sel A5 atau kita menyebutnya dengan istilah range.
Dalam penulisan kode VBA, dengan menuliskan baris A1:A5 saja hanya akan menghasilkan perintah error (debug), oleh karena dari itu untuk mengartikan range A1:A5 maka harus ditulis secara lengkap.
msgbox a
adalah sebuah kotak pesan yang menginformasikan hasil dari formula SUM menggunakan Macro VBA

Model penulisan lain untuk kasus ini, bisa juga ditulis seperti berikut:
Sub formulaSUM()
Dim Range_X As Range
Dim HSL As Variant
Set Range_X = Worksheets("Sheet2").Range("A1:A3")
HSL = WorksheetFunction.Sum(Range_X)
MsgBox HSL
end sub

Silahkan pilih mana yang Anda suka.
Read More ...

Mengenal Microsoft Visual Basic Editor

12.10.16
Microsoft Excel adalah satu program pengolah angka yang cukup handal jika dibandingkan dengan program sejenis lainnya, sebut saja program yang bersifat freeware alias gratis seperti OpenOffice Calc. Bukan saja karena progam Microsoft Excel bersifat User Friendly alias cukup mudah digunakan, kumpulan formula yang sangat luar biasa kompleks, akan tetapi juga karena kemampuannya mengolah data microsoft Excel menggunakan bantuan Visual Basic.
Apa itu Visual Basic.
Microsoft Visual BasicSeperti yang dilansir oleh situs wikipedia, Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).

Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.

Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.

Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.

Dengan kata lain, menguasi Microsoft Visual Basic akan memungkinkan Anda dapat membangun aplikasi sendiri berbasis Microsoft Office Excel.

Bagi orang awam, mungkin dengan membaca penjelasan singkat di atas serta kegunaannya agak sedikit ngeri untuk mempelajari Excel lebih lanjut lagi. dan ogah untuk mempelajarinya, karena mungkin beberapa pengguna excel sudah memiliki sebuah paradigma cukup hanya dengan menguasi formula Excel saja sudah lebih dari cukup.

Paradigma tersebut 100% tidak keliru, hanya saja mungkin beberapa formula-formula yang disediakan oleh Excel belum tentu sepenuhnya mampu menyelesaikan permasalah dalam pengolahan data, atau ketidak efektifan dalam penyelesaian pekerjaan. Sehingga perlu adanya bantuan dari program lain untuk menyelesaikannya, yang kita kenal dengan sebutan visual Basic atau biasanya kita cukup menyebutnya VBA atau Macro saja.

Hebatnya lagi, kita tidak lagi harus install program ini secara terpisah, karena ia sudah terintegrasi dengan aplikasi Microsoft Excel. dan kita bisa mengaktifkannya jika diperlukan.

Bagaimana mengaktifkan atau membukanya ?
Setidaknya ada 2 cara yang bisa dilakukan
  1. Menggunakan tombol pintas atau Shortcut ALT+F11, atau
  2. Dengan cara klik kanan nama lembar kerja atau sheet, kemudian pilih menu View Code dari menu yang muncul
Sebenarnya ada lagi cara yang ketiga, akan tetapi untuk Microsoft Excel versi 2007 ke bawah, pengguna harus mengaktifkan terlebih dahulu ribbon Developer melalui menu Excel options

Secara umum jendela Microsoft Visual Basic Editor sebagai berikut:
VBA Project
Berisi objek-objek yang terdapat dalam buku kerja Excel Anda, seperti; Lembar kerja, Userform, Module, dan juga ClassModules

Properties
Berisi informasi dari objek yang terpilih

Jendela kode
Merupakan jendela utama Visual Basic, dimana di jendela inilah baris-baris kode ditulis

Mengaktifkan Kode
Untuk mengetahui apakah setiap kode-kode yang ditulis berjalan sesuai dengan keinginan, ada baiknya kita mengujinya terlebih dahulu.
Setidaknya, ada 2 cara yang biasa dilakukan untuk menjalankan kode VBA antara lain
  1. Menggunakan tombol pintas F5, atau
  2. Klik ikon yang terdapat di baris standard toolbar
Yang perlu di ingat sebelum menjalankan kode-kode VBA adalah, pastikan kursor berada di dalam prosedur atau rangkaian baris kode VBA yang ingin di jalankan agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.

selamat mencoba
Read More ...

Post Top Ad

Your Ad Spot