Tampilkan postingan dengan label Beginner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beginner. Tampilkan semua postingan

Mencari dan Memberikan Warna Interior Pada Kata yang Terpilih

warna interior sel

Tutorial ini merupakan gabungan dari tutorial-tutorial sebelumnya dan salah satunya adalah yang membahas tentang cara menggunakan paremeter .FIND dalam kode Macro VBA dan menambahkan baris kode baru yang berfungsi untuk memberikan warna interior pada hasil pencarian yang ditemukan. Jadi, ada baiknya anda memahami isi materi dari tutorial sebelumnya.



Loading...

Setidaknya ada 2 (dua) macam warna interior yang akan kita gunakan dalam tutorial kali ini, yakni warna background sel (interior) dan warna font. Kedua warna inilah yang nantinya akan kita kombinasikan dengan hasil pencarian. Dan sebelum memulai tutorialnya, saya akan berikan dulu kode penulisan beberapa warna standar (baca:konstan) yang digunakan dalam Macro VBA yang sangat mudah untuk diingat, yakni
vbWhite vbYellow vbCyan vbRed vbMagenta vbGreen vbBlue vbBlack

Kembali ke topik pembahasan.
Seperti biasa kita buat terlebih dahulu beberapa data di dalam lembar kerja Microsoft Excel yang diletakkan di sepanjang kolom A, yang mana nantinya akan kita berikan warna background sel maupun fontnya ketika berhasil ditemukan dengan bantuan kotak input.
Isi Lembar Kerja

Sekarang, saatnya kita mulai bekerja.
  1. Langkah pertama yang bisa anda lakukan setelah membuat data sederhana adalah dengan membuat sebuah objek Macro VBA berupa CommandButton yang diletakkan dalam lembar kerja yang digunakan untuk menampilkan jendela InputBox.
    CommandButton dalam lembar kerja
  2. Langkah selanjutnya adalah, klik 2x objek objek CommandButton yang telah dibuat pada langkah sebelumnya untuk langsung menuju jendela Microsoft Visual BAsic Editor. Namun sebelumnya, pastikan dulu bahwa objek Design Mode masih dalam posisi aktif
  3. Di dalam jendela kode yang berhasil dibuka, anda akan dihadapkan dengan beberapa baris perintah yang dimiliki oleh objek CommandButton yang didalamnya masih kosong
    empty code
  4. Sekarang isikan dalam baris kosong tadi dengan kode Macro VBA berikut
    On Error GoTo x
    Range("A1", Range("A" & Rows.Count).End(xlUp)).Font.Color = None
    Range("A1", Range("A" & Rows.Count).End(xlUp)).Interior.Color = xlNone
    Cari = Application.InputBox("Silahkan masukkan kata kunci yang ingin cari", ".find")
    
    If Cari <> False Then
      Set a = Range("A:A").Find(Cari, LookAt:=xlValue)
      Range(a.Address).Font.Color = vbWhite
      Range(a.Address).Interior.Color = vbRed
      MsgBox "Kata yang anda cari ada di sel " & vbCr & a.Address(False, False)
    End If
    
    Exit Sub
    x:MsgBox "Maaf. tidak ada hasil pencarian yang bisa ditampilkan"
    
    Penjelasan sederhana dari kode di atas adalah
    • Kode diawali dengan sebuah pernyataan error, yang mana ketika terjadi error (data tidak ditemukan) maka kode akan langsung lompat ke perintah x
    • Dua baris kode berikutnya adalah untuk mengembalikan warna font dan warna background sel ke warna asal.
      yang perlu diperhatikan adalah, ada perbedaan kode untuk warna default antara keduanya, yakni untuk font menggunakan perintah None, sementara untuk background sel menggunakan xlNone. Dan perintah untuk mengembalikan warna default tersebut hanya diberlakukan di sepanjang kolom A
    • Setelah warna dikembalikan ke bentuk asalnya, perintah selanjutnya yang akan dijalankan ada pada baris kode yang ditentukan oleh nilai Cari, yakni sebuah kode yang berfungsi untuk menampilkan jendela InputBox
    • Baris inti untuk memberikan warna pada sel terpilih diawali dengan statemen IF, yakni jika nilai Cari benar atau ketika pengguna menekan tombol OK, maka kode berikutnya akan dijalankan
    • Di dalam statemen IF, isi baris kode dimulai dengan menentukan terlebih dahulu nilai a yang berfungsi mencari nilai yang dimasukkan dari jendela InputBox di sepanjang kolom A. Kemudian di lanjutkan dengan mewarnai :
      - Font dengan warna putih
      - Background Sel dengan warna merah
      Selanjutnya memberikan infomasi kepada pengguna berupa kotak pesan yang berisi bahwa kata yang dicari terdapat pada sebuah sel
  5. Langkah terakhir yang harus dilakukan tentunya adalah langsung mengujinya dengan cara klik tombol CommandButton yang ada di dalam lembar kerja

Sekarang anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya memberi warna interior pada sebuah sel atau sebuah teks yang berhasil ditemukan dari jendela InputBox. Semoga tutorial ini bisa memberikan manfaat kepada anda.
Terimakasih sudah berkunjung dan jangan lupa silahkan bookmark situs ini untuk mengetahui tutorial dan kehebatan Microsoft Excel lainnya. We'll be right back soon

Loading...



Dua Cara Menampilkan Isi Dari Listbox Ke Dalam Kotak Pesan

dua cara

Salah satu objek Macro VBA yang sering digunakan para pengembang aplikasi berbasis Microsoft Excel adalah ListBox, bahkan boleh dikatakan bahwa objek yang satu ini pasti ada dalam setiap aplikasi. Ya, objek ini memiliki fungsi utama untuk menampilkan serangkaian nilai yang disajikan dalam sebuah daftar berbentuk kotak (List: daftar, Box: Kotak), yang mana pengguna dapat memilih isi dalam daftar tersebut dengan mudah.

Beberapa metode atau cara dalam mengisi daftar ListBox pun bervariatif, tergantung dengan kebutuhan si pengembang aplikasi. Silahkan anda cek beberapa link berikut untuk mempelajari beberapa cara dalam mengisinya :
  Berbagai cara dalam mengisi daftar di ListBox
  Mengisi ListBox dengan data-data yang sesuai dengan kriteria
  Mengisi ListBox hanya dengan nilai unik saja
atau bisa juga anda lihat daftar postingan yang berhubungan dengan ListBox berikut ini
  Label ListBox



Loading...

Dari beberapa link (posting) yang saya paparkan di atas dapat diambil kesimpulan bahwasanya Excel memberi kita keleluasaan dalam mengolah data untuk menampilkan informasi yang kita inginkan yang tentunya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Beda cara mengisi daftar di dalam kotak ListBox, beda pula cara atau penulisan kode dalam menampilkan isinya. Dan dalam postingan kali ini, saya akan memberikan kepada anda 2 (dua) buah kode Macro VBA yang dapat anda gunakan untuk menampilkan isi sebuah nilai dalam ListBox ketika ia di klik (dipilih).

Ya, even yang akan kita gunakan untuk menampilkan isi dari salah satu daftar ListBox adalah dengan menggunakan even klik (Click), yakni sebuah even yang akan dijadikan sebagi pemicu untuk menjalankan kode Macro VBA ketika pengguna melakukan klik terhadap ListBox. Dan berikut ini adalah hasil akhir dari tutorial kita kali ini :
ListBox Excelive

Ok. sekarang mari kita mulai tutorial kali ini dengan mengawalinya dengan berdoa, mudah-mudahan apa yang akan kita lakukan ada guna dan manfaatnya.:). Untuk langkah selanjutnya, silahkan ikuti tahap demi tahap berikut ini :
  1. Buatlah sebuah data sederhana mulai dari sel A1 hingga A7 (untuk memudahkan dalam belajar tutorial ini, bisa juga anda isikan data-data di sel tersebut seperti tampilan hasil akhir di atas).
  2. Tekan tombol pintas (Shortcut) ALT + F11 untuk menuju jendela Microsoft Visual Basic Editor (VBE), dan mulailah menambahkan sebuah UserForm dan dilanjutkan dengan meletakkan objek ListBox ke dalamnya.
    Design ListBox
  3. Masih di jendela VBE, klik kanan objek UserForm yang ada di jendela VBAProject dan pilih menu View Code dari menu pop-up yang muncul. Hal ini bertujuan untuk mengganti tampilan objek (design) VBA dengan jendela kode VBA.
    Klik kanan objek VBA
  4. Anda akan dihadapkan dengan sebuah lembar kerja warna putih dan masih bersih karena belum di isi kode-kode atau baris perintah apapun. Di dalam jendela ini, mulailah memilih objek UserForm dan Prosedur Activate dari kotak DropDown masing-masing.
    Prosedur userform aktif
  5. Ok. sekarang kita akan menuliskan baris kode yang sangat sederhana untuk menampilkan data-data yang sebelumnya kita tuliskan dalam kerja untuk ditampilkan dalam kotak ListBox yang terdapat dalam UserForm. Kode-kode ini akan langsung di eksekusi secara otomatis ketika UserForm dibuka atau diaktifkan. Hal ini terjadi karena even atau prosedur yang kita pilih adalah even atau prosedur UserForm_Activate.
    Private Sub UserForm_Activate()
       ListBox1.RowSource = "A1:A7"
    End Sub
  6. Sekarang kita akan tambahkan baris kode yang berfungsi untuk memerintahkan Excel agar mengeksekusi kode ketika isi atau daftar dalam objek ListBox kita klik (pilih). Hal ini dapat dilakukan dengan cara memilih dulu objek serta prosedur yang akan kita gunakan, yakni objek ListBox dan prosedur Click.
    Prosedur Listbox klik
  7. Akhirnya kita sampai pada bagian inti dari tutorial ini, yakni memberikan baris perintah yang bertujuan untuk menampilkan salah satu daftar dalam ListBox ke dalam jendela Kotak pesan.
    Sesuai dengan judul posting, maka silahkan anda pilih salah satu dari dua buah kode berikut yang ingin anda gunakan dan dituliskan ke dalam even ListBox_Click:

    Cara 1
    Private Sub ListBox1_Click()
       a = ListBox1.List(ListBox1.ListIndex, 0) 
       msgbox a  
    End Sub
    Kode ini akan diawali dengan menentukan nilai a dengan perintah membaca seluruh daftar yang terdapat di ListBox, kemudian memilih daftar berdasarkan Index dan mengambil kolom pertama (kolom 0 dibaca sebagai kolom pertama). Kemudian hasil pencarian tersebut akan ditampilkan dalam kotak pesan yang berisi sesuai dengan nilai a

    Cara 2
    Private Sub ListBox1_Click()
       b = ListBox1.ListIndex + 1 
       MsgBox Cells(b, 1) 
    End Sub
    Cara yang ini diawali dengan menentukan nilai b yang berfungsi untuk membaca nilai yang dipilih dalam daftar ListBox berdasarkan index, kemudian ditambah dengan angka +1. Hal ini dikarenakan index 0 dibaca sebagi baris yang pertama dan seterusnya.
    Kemudian hasil pencariannya diambil dari lembar kerja dengan menggunakan paremeter Cells. Penulisan paremeter Cells yakni diawali dengan baris kemudian kolom, sehingga hasil akhir penulisan parameter ini adalah MsgBox Cells(b, 1), di mana nilai b digunakan untuk menentukan barisnya, sementara angka 1 dari parameter ini berfungsi untuk membaca kolom pertama yakni kolom A.

    Kekurangan dari baris kode ini adalah, anda harus mengganti nilai + 1 pada baris kode ListBox1.ListIndex + 1 sesuai dengan letak dimana baris pertama anda dituliskan dalam lembar kerja. Kelemahan lain dari kode ini adalah ai tidak bisa menampilkan isi sel dengan benar ketika daftar yang terisi di dalam ListBox disusun secara terbalik (Descending Order). Untuk tutorial pengisian ListBox dari urutan terbawah, silahkan anda pelajari materi ini Mau Mengisi ListBox dari Bawah ke Atas? Begini Caranya.
  8. Langkah terakhir yang harus dilakukan tentu adalah mengujinya, yakni bisa dilakukan dengan cara menekan tombol F5 di keyboard anda atau bisa juga menekan tombol di menubar.

Perbedaan yang paling mendasar dari dua cara di atas terletak pada metode mengambil nilai dari kotak ListBox, dimana Cara 1 mengambil nilai secara langsung dari kotak ListBox itu sendiri, sementara Cara 2 mengambil nilai dari lembar kerja dengan mengacu kepada hasil pilihan yang dilakukan pada ListBox.
Kesimpulan akhir dari tutorial ini ada pada pribadi masing-masing, mana dari kedua kode tersebut yang dirasa sesuai dengan kebutuhan. Adios.

Loading...


Menggunakan Parameter Intersect Dalam Macro VBA Excel

Belajar Intersect Excel

Dalam bahasa indonesia, kata intersect dapat diartikan sebagai titik temu yang mana ia dapat diartikan sebagai pertemuan antara dua buah range dan mengambil sel-sel atau range yang menjadi pertemuan antara keduanya.
Pemahaman Intersect dapat di ilustrasikan dalam gambar berikut :
mengenal parameter intersect excel
Gambar di atas dapat dijelaskan bahwa pertemuan antara Range B2:D5 dan range C5:E7 adalah range C5:D5, inilah yang dinamakan dengan intersect.



Loading...

Untuk menerjemahkan gambar di atas ke dalam bahasa Macro VBA excel, cara sederhananya adalah dengan menuliskan kode berikut ke dalam sebuah Module kemudian jalankan, maka hasilnya ia akan menampilkan alamat dari pertemuan antara sel-sel atau range tersebut
Sub Test1()
 MsgBox Intersect(Range("B2:D5"), Range("C5:E7")).Address
End Sub
Macro VBA intersect

Sekarang, mari coba kita rubah salah satu parameter yang digunakan dalam penulisan range diatas menjadi seperti berikut:
Sub Test2()
 MsgBox Intersect(ActiveCell, Range("C5:E7")).Address
End Sub
Jika anda menjalankan baris kode di atas dan jika alamat sel yang anda pilih saat ini tidak berada dalam lingkup Range C5:E7, maka pasti anda akan dihadapkan dengan pesan Run Time Error, hal ini terjadi karena parameter ini tidak mampu untuk membaca dan menemukan hasil pertemuan atau perpotongan sel. sebaliknya, jika sel yang saat ini aktif terpilih ada dalam rentang range tersebut, maka pesan yang berisi alamat sel akan ditampilkan.
intersect excel vba

Perbedaan mendasar antara module Test1 dan Test2 di atas terletak pada pemilihan alamat sel atau range yang dijadikan sebagai acuan untuk melihat perpotongan atau pertemuan sel. Anda tidak akan menemukan pesan error pada kode yang dituliskan pada module Test1, karena setiap alamat sel yang dituliskan memiliki perpotongan.
Sementara untuk module Test2, karena salah satu sel berisi parameter ActiveCell yang meminta pengguna untuk menentukan sendiri sel yang jadi perpotongan dengan acuan range C5:E7, maka akan sangat mungkin muncul pesan error jika alamat sel yang aktif terpilih berada diluar range tersebut.

Ok, untuk mencegah pesan error pada module Test2, bisa anda gunakan fungsi logika sederhana dengan menggunakan kata kunci (keyword) NOTHING. Kata kunci ini bertugas untuk menjelaskan kepada Excel bahwa tidak ada sel aktif yang sesuai dengan apa yang seharusnya dipilih.

Sekarang coba perhatikan penyempurnaan dari module Test2 berikut ini :
Sub Test2Lagi()
If Intersect(ActiveCell, Range("C5:E7")) Is Nothing Then
    MsgBox "Coba pilih alamat sel dalam rentang C5:E7"
    Else
    MsgBox Intersect(ActiveCell, Range("C5:E7")).Address
End If
End Sub
Penggunaan logika IF dengan disertai kata kunci Nothing seperti dalam kode di atas, mengganti pesan Run Time Error dengan kotak pesan (MsgBox) yang bisa kita isi sendiri.
intersect dan keyword nothing

Penggunaan yang paling umum dari metode Intersect ini biasanya digunakan dalam sebuah even ketika sebuah sel berubah, dalam bahasa Macro VBA even ini dikenal dengan even Worksheet_Change.
Penjelasan mengenai cara menggunakan Intersect dalam even ini akan diulas dalam tutorial berikutnya.
Jadi, jangan sampai ketinggalan. Dan silahkan anda subscribe atau bookmark situs ini untuk mengetahui kehebatan microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. See you soon...

Loading...



Memahami Konsep Parameter .Find Untuk Mencari Informasi

menggunakan parameter FIND

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat kiriman sebuah email yang berisi permintaan untuk mengulas tentang bagaimana menggunakan parameter FIND untuk mencari sebuah informasi atau sebuah nilai yang terdapat di dalam lembar kerja. Di dalam email tersebut si pengirim juga menyebutkan kalau ia belum mendapati pembahasan yang lengkap tentang penggunaan paremeter FIND di situs internet, bahkan beberapa diantaranya hanya sekedar copy-paste dari situs lainnya.

Oke, sebelum saya mengulas tentang parameter FIND (ala excelive), saya akan sedikit bercerita tentang kemampuan excel yang saya miliki hingga saat ini.
Awalnya saya adalah seorang praktisi di dunia audio-video sebagai seorang editor juga sebagai seorang animator Adobe After Effect, kemampuan yang saya miliki saat itu hampir semuanya berasal dari internet, atau dengan kata lain saya mempelajari secara autodidak. Pada saat itu, Microsoft Excel adalah salah satu aplikasi yang hampir tidak pernah tersentuh meskipun di dalam komputer sudah ada. Bahkan ketika Install ulang Microsoft Office, seringkali saya memilih custom instalation dan hanya memasang Microsoft Word dalam komputer, karena pada saat itu - aplikasi paket Office Word masih dibutuhkan meskipun tidak sesering aplikasi Adobe After Effect atau aplikasi video editor seperti Pinnacle Studio, Adobe Premiere, dan sejenisnya.

Hingga suatu ketika, saya menemui sebuah aplikasi sederhana buatan anak negeri yang dibangun menggunakan Microsoft Excel. Disaat itu pula rasa cinta terhadap Microsoft Excel perlahan-lahan mulai tumbuh berkembang dan perlahan-lahan dunia audio-video ditinggalkan.
Bagi saya, belajar Microsoft Excel tidaklah secepat ketika saya pertama kali mengenal dan mempelajarai aplikasi video editing, butuh proses yang memakan banyak waktu dan tenaga, dan seringkali menemui kesulitan - dan disinilah saya merasakan sebuah keasyikan belajar coding, khususnya VBA Microsoft Excel.



Loading...

Mengoleksi buku-buku Microsoft Excel lambat laun menjadi sebuah hobi baru dan tanpa sadar menggeser buku-buku audio editing yang terdapat di rak buku. Namun, dari semua buku-buku Microsoft Excel yang pernah saya beli, ternyata belum bisa memuaskan rasa keingintahuan saya tentang kehebatan Microsoft Excel, dan saya menyadari bahwa saya harus memenuhi rasa penasaran ini dan belajar ke gudangnya ilmu, yakni internet.

Jadi kesimpulan dari cerita (curhat) di atas, saya adalah seorang yang hanya memiliki sedikit kemampuan tentang Microsoft Excel yang kebetulan sedikit memahami beberapa kode-kode dalam Microfost Excel dan berusaha semaksimal mungkin untuk menjelaskan dan mengulas secara lengkap tentang apa-apa yang saya ketahui. Dan mudah-mudahan bisa dengan mudah dipahami.

Kembali ke pokok pembahasan parameter .FIND yang ditanyakan oleh seorang pengunjung situs excelive.com
Pada dasarnya, parameter ini memiliki fungsi yang sama ketika anda menekan tombol pintas CTRL + F, akan tetapi anda harus menuliskan beberapa baris perintah agar parameter ini bisa dijalankan layaknya CTRL + F, serta harus dituliskan menggunakan bahasa kode. Dan berikut ini saya akan membahas langkah demi langkah mengaplikasi parameter FIND menggunakan Macro VBA Microsoft Excel.
  1. Oke, pastikan aplikasi Microsoft Excel sudah diinstall dikomputer dan anda sudah membukanya
  2. Tekan tombol pintas ALT + F11 untuk membuka jendela Microsoft Visual Basic Editor, yakni sebuah aplikasi untuk menuliskan bahasa program. Di jendela Microsoft Visual Basic Editor, anda akan dihadapkan dengan sebuah lembar kerja (Workspace) yang beda dengan Microsoft Excel - jadi perlakuannya juga jelas berbeda
  3. Arahkan mouse ke baris menu dan pilih Insert kemudian pilih Module untuk menyisipkan sebuah Module Baru dalam lembar kerja Microsoft Visual Basic Editor. Di sinilah tempat dimana anda harus menuliskan baris-baris kode
  4. Sekarang, anda tuliskan (atau lebih cepatnya) Copy Paste kode berikut ke dalam Module yang sudah anda buat dilangkah sebelumnya
    Sub Cari()
    Set a = Range("A:A").Find("apa", LookAt:=xlValue)
    MsgBox a.Address(False, False)
    End Sub
    
    Penjelasan singkat dari kode diatas
    • Cari
      Adalah sebuah nama yang sifatnya unik yang dijadikan sebagai identitas dari sekumpulan baris-baris perintah yang terdapat didalamnya
    • Set a
      Sebelum mulai membaca kode-kode, saya mengawalinya dengan mengatur dan menentukan sebuah nilai, untuk tutorial ini saya mengatur nilai a
    • Range("A:A").Find("apa", Lookat:=xlValues)
      Baris perintah ini merupakan isi dari nilai a yang memuat beberapa parameter penting antara lain:
      > alamat sebuah range = Range("A:A")
      > paramater pencarian = Find
      > kata atau teks yang akan dicari = "apa"
      > lokasi pencarian = LookAt:=xlValues
      > anda bisa juga menambahkan parameter MatchCase:=True untuk melakukan pencarian yang spesifik
      Bahasa sederhana dari baris perintah ini adalah; Mencari nilai atau teks "apa" berdasarkan model pencarian xlValues di sepanjang kolom A
    • MsgBox a.Address(False, False)
      > Msgbox digunakan untuk menampilkan kotak pesan kepada pengguna
      > a.Address berfungsi untuk membaca nilai yang berhasil di temukan dan ditampilkan sebagai alamat sel
      > (False, False) adalah sebuah parameter untuk membaca sebuah alamat sel dengan menonaktifkan kolom dan baris absolut (tanda $ sebelum kolom dan baris)
      Bahasa sederhana dari baris perintah ini adalah; Menampilkan hasil pencarian kedalam kotak pesan berupa alamat sel dengan format alamat sel relatif
  5. Sampai disini anda sudah berhasil menuliskan parameter FIND untuk mencari sebuah nilai. dan langkah terakhir adalah mengujinya dengan menekan tombol F5 dikeyboard, atau bisa juga dengan mengklik ikon yang terdapat di standard toolbar.

Saya yakin anda bertanya-tanya, bagimana jika dalam sekumpulan data yang ada di lembar kerja terdapat beberapa nilai yang sama dengan kata kunci pencarian, dan bagaimana agar hasil pencariannya menuju ke alamat sel berikutnya.??

Untuk menjawab pertanyaan ini, saya akan membahasnya di edisi berikutnya. Jadi, jangan lupa untuk bookmark situs ini agar anda tidak ketinggalan update terbaru artikel dan tutorial Microsoft Excel bersama excelive.com. See you soon

Loading...


Melihat dan Menemukan Posisi Sel Terakhir Berdasarkan Kolom Atau Baris

proteksi formula dan macro vba

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa lembar kerja Microsoft Excel merupakan sebuah tabel yang berukuran sangat besar yang memiliki 2 elemen utama yakni kolom dan baris. Kolom (Column) adalah kotak-kotak yang tersusun secara menurun yang diwakili dengan huruf. Sementara baris (Row) adalah sekumpulan kotak-kotak yang tersusun secara mendatar yang diwakili dengan angka. Dan jika kita menarik sebuah garis lurus antara kolom dan baris, maka kita akan mendapati sebuah titik pertemuan yang lebih dikenal dengan istilah sel atau dituliskan dengan nama Cell dalam bahasa inggris.

Jadi dengan kata lain, sel (Cell) adalah titik pertemuan antara kolom (diwakili dengan huruf) dengan baris (diwakili dengan angka), yang kemudian kita biasa menulisnya dengan cara mengkombinasikan antara keduanya sehingga menjadi sebuah alamat sel.



Loading...

Sengaja saya awali postingan kali ini dengan pengetahuan dasar tentang lembar kerja Microsoft Excel agar nantinya anda bisa lebih mudah dalam memahami dan menerapkan baris-baris kode yang akan saya paparkan, karena hal ini merupakan salah satu kunci penting untuk memahami tutorial ini.

Ok kita akan memasuki ke pembahasan inti, yakni bagaimana cara melihat posisi sel terakhir yang berisi sebuah nilai berdasarkan baris ataupun kolom, yang akan dibahas secara lengkap bukan asal copy-paste dan asal tempel kode saja - karena tujuan utama dari artikel ini adalah agar anda paham dan tidak asal copy paste.

Sebelum membahas kode-kodenya, terlebih dahulu silahkan lihat sekumpulan data yang saya miliki dalam lembar kerja Microsoft Excel berikut :

Jika anda ditanya posisi baris terakhir dari data yang ada digambar atas, maka saya yakin anda akan menjawab sel A5. Begitu pula jika ditanya posisi kolom terakhir yang berisi nilai, pun saya yakin 100% anda bisa menjawabnya.
Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana caranya membuat sebuah perintah agar bisa langsung secara otomatis menemukan lokasi baris atau kolom terakhir yang sebelumnya sudah disebutkan tadi?
Jawaban singkatnya adalah dengan menggunakan Macro VBA. Dan berikut ulasannya.

Baris Terakhir (ROW)
Dari data gambar diatas, jika kita lihat berdasarkan kolom A maka data tersebut mempunyai 5 buah baris yang berisi nilai, dan baris terakhir berisi kata 'Durian' yang mana posisinya berada di baris ke-5.
Sementara jika dilihat berdasarkan kolom B, maka ia hanya memiliki 1 buah baris yang berisi nilai, yakni kata 'januari'. Begitu pula dengan kolom C.

Bagaimana menerjemahkan statement diatas kedalam bahasa Macro VBA.?
  1. Pertama, tentukan terlebih dahulu posisi kolom yang akan dijadikan sebagai patokan untuk mengetahui jumlah banyaknya baris yang berisi nilai. Untuk statement diatas, maka kolomnya adalah kolom A.
  2. Langkah berikutnya adalah menentukan baris yang akan digunakan sebagai perwakilan dari baris yang berisi sebuah nilai, sebagai contoh baris ke-2.
  3. Kombinasikan langkah pertama (Kolom) dengan langkah kedua (Baris) sehingga menghasilkan baris kode Range("A2") atau bisa juga ditulis Cells(2, 1) atau [A2]
  4. Untuk mengetahui nilai yang terdapat di baris terakhir dan yang paling bawah, maka cara paling mudah untuk mengingat adalah dengan mengartikan kata terakhir dan terbawah ke dalam bahasa inggris, dimana kata terakhir adalah END, sementara kata bawah (saya gunakan istilah menurun) adalah DOWN. Dan hasil penulisan untuk kode ini adalah END(xlDOWN)
  5. Sampai disini anda sudah berhasil mengetahui isi dari baris terakhir, dan berdasarkan contoh data diatas maka hasilnya adalah DURIAN. Dan kombinasi penulisan kodenya adalah
    Range("A3").End(xlDown)
  6. Jika anda ingin mengetahui posisi baris terakhir (bukan isinya), maka kode diatas harus ditambah dengan sebuah perintah yang berfungsi untuk mengetahui indeks baris. Dan sekali lagi, untuk mempermudah dalam mengingatnya silahkan terjemahkan kata baris kedalam Bahasa Inggris.
    dan hasil kombinasi akhir untuk mengetahui posisi baris terakhir adalah
    Range("A3").End(xlDown).Row
    Dan berikut jika kode diatas diletakkan dalam jendela kotak pesan
    Msgbox Range("A3").End(xlDown).Row

Kolom Terakhir (COLUMN)
Untuk melihat isi atau posisi kolom terakhir berdasarkan contoh data yang sudah saya berikan diatas, cara penyelesaiannya sama dengan cara untuk mengetahui posisi baris terakhir hanya saja berbeda dalam hal pembacaannya, yakni dibaca bukan dari atas ke bawah, melainkan di baca dari kiri ke kanan (Bahasa Inggris 'kanan' tahu kan...?).
Dan cara mudah berikutnya untuk menyelesaikan ini adalah dengan menerjemahkan kata kolom kedalam Bahasa Inggris. Bagaimana, mudah bukan...!
Dan berikut adalah hasil akhir untuk melihat posisi kolom terakhir yang ditampilkan didalam kotak pesan
Msgbox Range("A1").End(xlToRight).Column

Sebenarnya ada banyak cara dan metode untuk melihat posisi kolom atau baris terakhir, hanya saja menurut pendapat pribadi saya - cara di atas boleh dibilang cara yang paling mudah dan gampang untuk diingat. Meskipun demikian, kode yang saya tuliskan dibawah ini bisa juga dengan mudah dipahami asalkan sudah memahami konsep tentang lembar kerja Microsoft Excel, seperti kolom, baris, sel, dll.
Silahkan anda bandingkan kode sebelumnya dengan kode-kode berikut yang memiliki fungsi yang sama.
Sub BarisTerakhir()
r = Cells(Rows.Count, 1).End(xlUp).Row 
MsgBox r
End Sub

Sub KolomTerakhir()
c = Cells(1, Columns.Count).End(xlToLeft).Column
MsgBox c
End Sub
Jika anda penasaran dan masih mau bereksperimen untuk mencari posisi baris dan kolom terakhir, salah satu parameter lainnya yang bisa anda gunakan adalah Current Region. Silahkan baca turorialnya disini .
Untuk mengisi sebuah nilai atau data setelah kolom atau baris terakhir, silahkan anda tambahkan nilai + 1 dibelakang kode-kode tersebut
Seperti biasa, untuk melengkapi tutorial yang cukup panjang ini, saya sudah menyiapkan tampilan hasil akhir yang sudah dimodifikasi seperti berikut :


Loading...


Selamat... anda sekarang sudah berhasil membuat sendiri sebuah kode Macro VBA untuk mencari lokasi sel terakhir baik berdasarkan baris maupun berdasarkan kolom. Semoga tutorial ini ada guna dan manfaatnya.
Silahkan kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. Au revoir


Kombinasi CheckBox Dan Select Case Untuk Membuka Jendela Dialog Print

print dialog

CheckBox merupakan salah satu objek VBA berbentuk kotak persegi yang dapat memberikan nilai atau hasil Benar dan Salah saja, dimana ketika bernilai benar maka kotak ini akan berisi tanda centang ( ), sementara jika bernilai salah maka ia akan kosong. Dengan kata lain, tanda centang didalam kontrol objek CheckBox bisa digunakan untuk mewakili kata YA dan berlaku juga sebaliknya.

Untuk menguji hasil yang didapatkan dari checkBox ini sebenarnya sangatlah sederhana dan mudah untuk dilakukan. Untuk mencobanya :
  1. Pilih tab menu Developer kemudian pilih control CheckBox untuk kategori ActiveX dan letakkan didalam lembar kerja Microsoft Excel, ambil contoh Sheet1.
    CheckBox Controls
  2. Selanjutnya silahkan anda klik kanan objek ini dan pilih menu Properties dari jendela pop-up menu yang muncul.
    CheckBox Properti
  3. Didalam jendela properties untuk control checkBox ini, silahkan anda cari sebuah parameter LinkedCell yang masih kosong dan silahkan isi sebuah alamat sel yang nantinya digunakan untuk meletakkan hasil ketika objek CheckBox ini di klik. sebagai contoh, silahkan tulis alamat sel A1.
    CheckBox Linked Cell
  4. Sebelum menguji atau mengklik CheckBox ini, pastikan anda sudah mematikan menu Design Mode yang terdapat di tab menu Developer.
    Design Mode
Jika langkah-langkah diatas sudah dilakukan dengan benar, dan ketika anda menekan tombol CheckBox, maka sebuah hasil TRUE atau FALSE akan ditampilkan di sel A1 yang sudah dihubungkan dengan CheckBox ini.

Ok, cara diatas adalah sebuah cara sederhana yang dapat dilakukan hanya sekedar untuk menampilkan nilai TRUE atau FALSE di dalam sebuah sel. Sekarang kita akan mencoba bagaimana mengkombinasikan nilai tersebut untuk membuka jendela dialog print dengan menggunakan statement Select Case yang juga dikombinasikan dengan logika IF.
  1. Silahkan anda buat sebuah control baru yakni CommandButton dan letakkan di lembar kerja yang sudah terdapat control CheckBox yang sudah anda buat sebelumnya


  2. Loading...

    Langkah berikutnya adalah, pastikan anda sudah mengetahui nama yang diberikan untuk CheckBox. Untuk melihat nama dari objek ini, silahkan klik kanan checkBox kemudian pilih menu properties dan lihat kotak disebelah kanan dari parameter (Name), kemudian tutup jendela properties CheckBox
    Nama CheckBox
  3. Selanjutnya klik 2x objek CommandButton untuk langsung menuju jendela Microsoft Visual Basic Editor, yang secara otomatis anda akan dibuatkan sebuah prosedur untuk even Klik yang masih kosong
    Code
  4. Ketik baris kode berikut kedalam prosedur yang sudah dibuat dilangkah sebelumnya
    Select Case CheckBox1
        Case True
            if Application.Dialogs(xlDialogPrinterSetup).Show = true then _
            ActiveSheet.PrintOut
        Case Else
            MsgBox "Silahkan centang CheckBox untuk membuka jendela printer anda"
    End Select
    
    Penjelasan dari baris kode :
    • Select Case CheckBox1
      Adalah sebuah prosedur yang digunakan untuk situasi yang terjadi pada objek yang memiliki nama CheckBox1
    • Case True
      Berisi perintah yang akan di jalankan ketika situasinya adalah benar (TRUE)
    • If Application.Dialogs(xlDialogPrinterSetup).Show = true then _
      Baris kode ini hanya akan diaktifkan ketika kondisi dari CheckBok1 adalah benar, yang mana baris ini berisi bahasa logika sederhana yang berarti jika pengguna memilih salah satu nama printer yang tersedia di jendela dialog printer (xlDialogPrinterSetup), maka perintah selanjutnya akan segera dieksekusi
    • ActiveSheet.PrintOut
      Bertugas untuk mencetak halaman atau lembar kerja aktif ke kertas menggunakan jenis printer yang dipilih pada baris perintah sebelumnya
    • Case Else
      Arti dari baris kode ini adalah, ia akan menjalankan sebuah baris perintah ketika kondisi-kondisi sebelumnya tidak terpenuhi - Dalam kasus ini, Case Else adalah sebuah kondisi yang salah (FALSE)
    • End Select
      Adalah sebuah statement penutup yang wajib dituliskan di bagian akhir.

Untuk mengetahui hasil akhir dari tutorial ini, berikut tampilannya:
membuka jendela print dialog

Selamat.... anda sekarang sudah mengetahui bagaimana caranya menggunakan CheckBox serta bagaimana caranya menampilkan jendela dialog print serta menggunakan statement sederhana dari Select Case. semoga tutorial ini cukup mudah untuk dipahami dan mudah-mudahan ada guna dan manfaatnya.
Jika anda suka dengan tutorial yang disajikan di website ini, silahkan bookmark atau bisa juga anda klik tombol Subscribe untuk mendapatkan artikel dan tutorial terbaru dari kami, dan silahkan kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. Adios...


Loading...

Copy - Paste Sebuah Range Menggunakan Macro VBA

Copy dan paste dalam Macro VBA

Kegiatan Copy (menggandakan suatu objek) merupakan hal yang sering dilakukan saat sedang mengoperasikan komputer baik itu saat sedang offline maupun online di internet, dan kegiatan ini (copy) tidak bisa berdiri sendiri, ia harus diakhiri dengan sebuah perintah yang dinamakan paste.

Ada beragam alasan ketika seseorang melakukan kegiatan copy paste, apakah itu hendak menjiplak, menggandakan, mencontek, mencatat, mengetik, menyimpan atau yang lainya (semoga digunakan untuk yang baik-baik). secara umum kita bisa memakai mouse untuk mengcopy dan memaste, caranya yakni dengan mengklik dan menahan mouse kiri lalu memblock tulisan atau gambar yang hendak dicopy, kemudian memilih perintah Copy atau bisa juga dengan mengunakan tombol pintas CTRL + C dan diakhiri dengan perintah paste atau perintah untuk menempelkan hasil duplikasi. Untuk shortcutnya, saya pikir semuanya sudah pada tahu.... hehehe.

Nah, untuk tutorial kita kali ini bukan membahas cara mengcopy sebuah objek menggunakan perangkat Mouse ataupun menggunakan keyboard seperti yang saya singgung di atas, akan tetapi menggunakan kode Macro VBA (tapi tetap ya menggunakan mouse dan keyboard) dan masih dalam lingkup Microsoft Office Excel.

Ok, misalkan terdapat sekumpulan data di range A1 hingga C10 yang ada di lembar kerja atau Sheet1 dan anda ingin menduplikasi isi dari range tersebut untuk di letakkan di range A1 yang terdapat di lembar kerja atau Sheet2, maka cara sederhananya adalah dengan memilih range tersebut kemudian pilih perintah Copy dan memilih sel A1 yang terdapat di Sheet2 kemudian dilanjutkan dengan memilih perintah paste maka kegiatan copy-paste sudah beres. Tapi cara ini berlaku jika menggunakan mouse dan atau keyboard.

Mau tahu cara melakukan kegiatan Copy-Paste menggunakan Macro VBA? berikut ulasannya.
Sebelum memulai tutorial ini, silahkan aktifkan terlebih dahulu jendela Microsoft Visual Basic Editor yang bisa anda buka dengan cara menekan tombol ALT + F11, kemudian silahkan buat sebuah module baru dan silahkan tempelkan salah satu dari baris kode berikut.

Kode 1
Cara ini menggunakan cara memilih kemudian meng-copy dan diakhiri dengan perintah paste, seperti halnya jika kita melakukan ketika menggunakan mouse. Dan baris kode Macro VBA nya kurang lebih seperti berikut:
Sub Copas1()
  Sheets(Sheet1).Range("A1:C10").Copy
  Sheets(Sheet2).Select
  Range("A1").PasteSpecial xlPasteValues
End Sub


Loading...

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas bahwa kode ini menggunakan kaidah pengoperasian seperti halnya ketika menggunakan mouse, yakni terdapat perintah Copy dan diakhiri dengan perintah Paste. Dan untuk perintah Paste sendiri, pengguna diberikan beberapa pilihan seperti; Paste semuanya, Paste nilainya saja, atau yang lainnya.
Penggunaan kode ini juga menyisakan mode Cut/Copy yang masih aktif (tanda seleksi sel/range yang kerlap-kerlip), dan untuk menonaktifkan mode ini maka anda harus menambahkan baris kode
Application.CutCopyMode = False
di bagian paling akhir atau setelah proses paste selesai dilakukan.

Kode 2
Fungsi dari kode2 ini memiliki fungsi yang sama seperti kode1, hanya saja tidak perlu menggunakan perintah copy atau paste. Akan tetapi kekurangan dari model copy-paste ini adalah, jumlah range tempat tujuan sebagai hasil paste harus sama persis dengan jumlah range yang di copy.
Silahkan lihat penulisan kode berikut :
Sub Copas2()
  Worksheets("Sheet2").Range("A1:C10").Value = _
  Worksheets("Sheet1").Range("A1:C10").Value
End Sub
Jika anda cermati dari penulisan kode di atas, nilai range yang ditulis (jumlahnya) adalah sama agar semua hasil copy-an bisa tuliskan di lembar kerja dan range tujuan tanpa ada yang tertinggal.

Sebagai contoh lain, misalkan kita ingin menempatkan hasil copy-an mulai dari sel E1 maka nilai range yang harus dituliskan adalah .Range("E1:G10") karena range ini memiliki jumlah sel yang sama dengan .Range("A1:C10").
Perbedaan lain dari menggunakan cara ini adalah, ia tidak mengaktifkan mode Cut/Copy, jadi anda tidak perlu lagi menuliskan baris perintah lainnya.

Akhirnya, keputusan dalam melakukan perintah copy dan paste menggunakan Macro VBA ada di tangan anda sebagai seorang pengguna atau programmer, mana dari kedua kode tersebut yang lebih tepat atau sesuai dengan kebutuhan anda.

Sekarang anda sudah mengetahui bagaimana cara-cara untuk melakukan perintah copy dan paste menggunakan bantuan Macro VBA secara cepat dan tepat. Semoga tutorial ini ada guna dan manfaatnya untuk anda.
Jangan lupa, silahkan bookmark situs ini dan silahkan datang kembali lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya bersama excelive.com. La Revedere.


Loading...


Catatan Pada Baris Kode Macro

Catatan dalam kode VBA

Untuk mengetahui perintah yang dijalankan dalam serangkaian baris kode yang ditulis adalah dengan cara menekan tombol F5 yang terdapat di keyboard, namun ada kalanya sebagai seorang programmer, kita memberikan sebuah komentar atau catatan kecil yang berfungsi untuk memberikan keterangan terhadap baris-baris kode yang ditulis. Atau bisa juga digunakan untuk mendokumentasikan sebuah program yang telah dirancang.

Hal ini bisa meliputi tentang informasi pengembang aplikasi, tahun dan tanggal dibuat aplikasi tersebut dan juga dapat mencakup keterangan-keterangan lain untuk memudahkan programmer ketika akan membuat kode yang sama di masa mendatang.

Dalam Macro VBA, membuat sebuah komentar atau catatan setidaknya dapat dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) metode, yakni :
  1. Menggunakan karakter atau tanda petik tunggal ( ' )
    komentar dalam kode vba
  2. Menggunakan statement Rem
    komentar dalam kode vba


Loading...

Cara mudah untuk mengidentifikasi sebuah baris dalam serangkaian kode Macro VBA yang diperlakukan sebagai catatan atau komentar adalah ia memiliki warna hijau. Dan yang perlu diingat adalah ia tidak akan dieksekusi sebagai baris perintah, jadi silahkan anda menuliskan keterangan secara lengkap dan letakkan di baris-baris kode yang memerlukan sebuah catatan.

Sebagai catatan akhir untuk artikel kali ini adalah, meskipun 2 (dua) metode di atas memiliki fungsi yang sama akan tetapi cara penempatannya berbeda, cara menulis komentar menggunakan statement REM hanya bisa ditulis diawal kalimat, tidak bisa di sematkan di bagian akhir kalimat (baris kode berwarna merah menandakan bahwa terdapat kesalahan penulisan kode Macro VBA).
Contoh :

Sementara ketika menuliskan sebuah komentar menggunakan tanda peting tunggal ( ' ), selain bisa ditempatkan di awal kalimat, ia juga bisa dituliskan di bagian akhir baris kode.
Contoh :

Sekarang Anda sudah berhasil mengetahui bagaimana caranya menulis sebuah komentar atau catatan pada baris kode Macro VBA anda. Semoga belajar Macro VBA excel bersama excelive untuk edisi ini ada manfaatnya.
Kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya, Buena suerte.


Loading...


Menjalankan Module Dalam Sebuah Procedure

Membangun sebuah aplikasi berbasis Microsoft Excel tidak bisa lepas dari namanya Macro VBA, karena dengan bantuan baris-baris kode tersebut, perintah dapat dilakukan secara berulang-ulang tanpa harus menuliskannya lagi. Sebenarnya artikel kali ini merupakan jawaban dari email yang sudah masuk di redaksi excelive.com yang meminta untuk memposting tutorial bagi para pemula yang ingin memperdalam pengetahuan tentang Macro VBA Microsoft Excel.

Dari judul artikel ini sudah bisa dipastikan bahwa memang tutorial ini dikhususkan bagi para pemula, tapi tidak menutup kemungkinan bagi anda yang sudah expert di bidang Macro VBA untuk menyimak ulasan tentang bagaimana caranya memanggil atau menjalankan kode-kode Macro yang sudah ditulis.

Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa Macro VBA merupakan kumpulan dari baris-baris perintah yang ditulis sedemikian rupa sesuai dengan kaidah penulisan yang sudah disepakati dengan tujuan untuk menjalankan perintah yang diinginkan. Kode-kode tersebut bisa dibuat atau ditulis secara manual di dalam jendela Microsoft Visual Basic Editor atau bisa juga didapatkan dengan cara merekam setiap kegiatan dalam jendela Aplikasi Microsoft Excel, akan tetapi tidak semua kegiatan berhasil di rekam dan menghasilkan kode-kode Macro VBA.

Setiap kode-kode Macro VBA bisa dituliskan langsung dalam sebuah even (baca: prosedur) atau bisa juga dituliskan dalam sebuah module. Berikut saya berikan contoh tentang sebuah perintah yang bisa dijalankan dalam sebuah even tertentu dan juga contoh tentang perintah yang ditulis dalam sebuah module

Prosedur dalam Macro VBA
Jika ingin menampilkan sebuah jendela pesan ketika pengguna berhasil melakukan perintah menyimpan sebuah dokumen Microsoft Excel, maka dalam Macro VBA terdapat sebuah even (baca: procedure) yang bisa kita manfaatkan yakni procedure AfterSave, dan baris perintah yang disematkan dalam procedure tersebut secara otomatis akan dipanggil atau dijalankan oleh aplikasi tanpa harus dipanggil secara manual.
Prosedur After Save
Dengan kata lain, setiap procedure dalam Macro VBA merupakan sebuah perintah-perintah yang 'menunggu' untuk dieksekusi. Dan inilah baris perintah yang harus disematkan dalam prosedur setelah proses menyimpan dokumen berhasil dilakukan.
prosedur After Save

Module dalam Macro VBA
Module merupakan salah satu objek dalam Macro VBA yang didalamnya bisa kita isi sebuah baris perintah tertentu yang bisa dipanggil atau dijalankan dalam sebuah procedure. Ambil contoh seperti ini, pengguna ingin memilih sebuah sel E15 yang terdapat di lembar kerja atau Sheet2. Maka isi di dalam module yang harus ditulis kurang lebih seperti berikut:
Sub MenujuSel
   Sheets("Sheet2").Select
   Range("E15").Select
End Sub
Karena module merupakan kumpulan baris perintah, maka setiap module harus diberi sebuah nama yang sifatnya unik. Dari contoh di atas saya beri nama MenujuSel, dan module ini tidak berjalan secara otomatis seperti halnya sebuah prosedure, melainkan harus dipanggil terlebih dahulu.
module dalam macro vba


Menjalankan Module Dalam Sebuah Procedure


Loading...

Ok, sekarang kita akan coba menggabungkan module dan prosedure di atas sehingga akan menjadi kurang lebih seperti ini:
Jika pengguna berhasil menyimpan dokumen, maka sebuah pesan akan muncul bahwa proses penyimpanan berhasil dilakukan, disaat yang sama pula (atau setelah pengguna menekan tombol OK pada jendela pesan tersebut), lembar kerja atau Sheet2 akan diaktifkan dan langsung memilih sel E15
Maka, tampilan lengkap kode Macro VBA yang harus ditulis dalam prosedur AfterSave lembar kerja adalah sebagai berikut :
Module dan procedure

Jika anda cermati, baris kode Call MenujuSel ditempatkan setelah baris kode MsgBox (kotak pesan). Hal ini berarti bahwa baris kode yang akan dieksekusi terlebih dahulu adalah jendela pesan, kemudian setelah itu beris kode yang akan dieksekusi adalah isi dari module MenujuSel.
Parameter Call adalah sebuah parameter standard yang harus dituliskan ketika ingin memanggil atau menjalankan isi dari sebuah module, prosedur, atau bahkan fungsi custom.

Pada beberapa kasus tertentu, terkadang kita tidak perlu menggunakan parameter Call untuk menjalankan sebuah module, yang perlu dituliskan hanya nama dari module, prosedur, atau fungsi kustom tersebut. Itulah sebabnya kenapa nama-nama tersebut haruslah bersifat unik.

Dan berikut adalah baris kode yang disematkan dalam prosedur AfterSave yang sudah dimodifikasi
Private Sub Workbook_AfterSave(ByVal Success As Boolean)
    MsgBox "Selamat... dokumen berhasil disimpan"
    MenujuSel
End Sub

Dan inilah hasil dari tutorial kali ini :
menggabungkan module dan prosedur

Selamat!!! anda sekarang sudah berhasil menjalankan sebuah module dalam sebuah prosedur. Semoga Anda menyukai tutorial dari excelive untuk edisi ini. Kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya, Gracias.


Loading...


Dua Cara Untuk Memilih Sebuah Sel

cara memilih sel dengan macro vba

Dalam Macro VBA Microsoft Excel setidaknya ada 2 (dua) macam metode yang sering digunakan dalam memilih sebuah sel, dan kedua-duanya memiliki keunggulan masing-masing.
Tutorial ini saya masukkan dalam kategori Begginer, karena tingkat kerumitan dalam tutorial kali ini bisa terbilang sangatlah rendah bahkan untuk mendapatkan sebuah alamat yang ingin dituju bisa didapatkan dengan cara menggunakan fasilitas Macro Recording.

Nah, jika anda ingin mengetahui bagaimana caranya merekam sebuah perintah menggunakan fitur Macro Recording, lihat tampilan berikut:

Metode di atas saya gunakan untuk memilih sel F7 yang terdapat di lembar kerja atau Sheet2 dengan menggunakan bantuan Recording, dan untuk melihat kode yang dihasilkan dengan cara merekam ini adalah dengan menekan tombol ALT + F11 untuk menuju ke jendela Microsoft Visual Basic Editor dan pilih atau buka objek Module yang terdapat di jendela VBA Project yang terdapat di sebelah kiri layar
Merekam Macro VBA - Memilih sel



Loading...

4 baris (diawali dengan tanda ' - berwarna hijau) dalam kode yang dihasilkan, merupakan sebuah catatan dan tidak akan dieksekusi, silahkan untuk menghapusnya karena nantinya tidak akan mempengaruhi baris kode Macro VBA.

Baris kode Macro VBA di atas adalah metode yang umum digunakan ketika kita ingin memilih sebuah sel dalam lembar kerja.
  1. Karena sel yang dipilih berada di lembar kerja lain maka harus diawali dengan baris kode Sheets("Sheet2").Select
  2. Sel F7 adalah lokasi atau tempat yang ingin ditunjukkan dengan menggunakan parameter select
  3. Penulisan sel F7 selain menggunakan parameter Range("C5").Select bisa juga menggunakan parameter [F7].Select
  4. Penunjuk (pointer) dari hasil pemilihan sel di lembar kerja ditampilkan secara acak, tidak diposisikan di baris dan kolom awal (pojok kiri atas lembar kerja). Baris perintah dalam baris kode Macro VBA di atas hanya untuk memilih hasilnya saja dengan tidak mengatur posisi pointer.
  5. Penulisan Baris Macro VBA  ini cukup sederhana dan mudah untuk diingat.

Metode yang kedua untuk memilih sel adalah dengan menggunakan syntax penulisan seperti berikut
Application.Goto Reference:=Worksheets("Sheet2").Range("A15"), scroll:=True
  1. Baris kode ini tidak menggunakan parameter .select seperti yang digunakan dalam metode pertama, sementara untuk pemilihan sel diwakilkan dengan parameter Reference
  2. Peletakan pointer dari hasil penunjukan sebuah sel selalu diposisikan di baris dan kolom awal (ujung kiri atas lembar kerja), hal ini dikarenakan terdapatnya sebuah parameter scroll yang memiliki nilai benar (True), sementara jika parameter scroll di ganti dengan nilai False maka hasil penunjukan akan di letakkan secara acak seperti halnya metode yang pertama
  3. Syntax penulisan untuk metode ini cukup panjang, tidak sesederhana untuk penulisan pada metode pertama
  4. Hasil akhir dari metode yang kedua
    Select + Scroll
Sekarang Anda sudah mengetahui cara-cara untuk memilih sel dalam lembar kerja menggunakan Macro VBA, silahkan tentukan sendiri mana dari dua metode di atas yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Semoga belajar Macro VBA excel bersama excelive untuk edisi ini ada manfaatnya.
Kunjungi kami lain waktu untuk mengetahui kehebatan Microsoft Excel lainnya, Grazie.


Loading...


Menulis Formula Menggunakan Macro VBA

Menulis Formula dengan Macro VBA

Selama ini mungkin kita sudah terbiasa menggunakan Formula Microsoft Excel dalam lembar kerja untuk mengolah data. Sebut saja Formula yang sangat familiar dan yang sering kita gunakan seperti; SUM, AVERAGE, Count, dan yang lainnya.

Tapi siapa sangka jika Formula yang biasa kita gunakan dilembar kerja, ternyata bisa juga ditulis menggunakan kode VBA. Syntax penulisan formulanya pun 100% sama, hanya saja karena Formula ini akan ditulis menggunakan kode, maka jelas ada sedikit perbedaan. Apa saja perbedaanya serta bagaimana membuat dan menulis Formula Microsoft Excel menggunakan Macro VBA ?

Lihat perbedaan penulisan berikut:
  1. =SUM(A1:A5)
  2. Application.WorksheetFunction.Sum(Range("A1:A5"))
Kedua penulisan formula di atas memiliki fungsi yang sama, yakni menjumlahkan data yang ada di range A1 hingga range A5, hanya saja penempatannya yang berbeda.
=SUM(A1:A5) ditulis di lembar kerja, sementara Application.WorksheetFunction.Sum(Range("A1:A5")) ditulis di jendela Visual Basic, atau yang kita kenal dengan Macro VBA.

Bagaimana menggunakannya?
Saya yakin kalau untuk menulis formula SUM di lembar kerja, Anda sudah sangat terbiasa dan sangat mahir melakukannya. karena tinggal menuliskan di sebuah sel yang Anda inginkan untuk melihat hasil akhirnya.
Akan tetapi, untuk menggunakan formula SUM ini menggunakan Macro VBA, ada beberapa tahap yang harus dilakukan, antara lain:
  1. Pastikan dalam lembar kerja Anda sudah mengisikan nilai di range A1 hingga A5
  2. Tekan tombol Alt+F11 untuk menuju jendela Microsoft Visual Basic Editor
  3. Tambahkan sebuah module baru dengan cara 🖰 menu Insert dan pilih Module
  4. di jendela penulisan kode, mulailah mengetik beberapa baris kode berikut
    Sub formulaSUM() 
    dim a as variant    
    a = Application.WorksheetFunction.Sum(Range("A1:A5"))    
    msgbox a    
    End Sub
  5. Tekan tombol F5 atau ikon yang ada di standard toolbar untuk melihat hasilnya
Penjelasan singkat dari Macro VBA di atas
formulaSUM
adalah Judul dari kode VBA, dimana nama judul harus unik atau tidak boleh ada yang sama dalam Projek VBA
Dim a
adalah sebuah deklarasi variabel yang akan digunakan
Variant
adalah sebuah tipe data yang dapat berisi angka, huruf, atau tanggal
Application.WorksheetFunction.Sum(Range("A1:A5"))
adalah sebuah baris utama kode VBA untuk kasus ini
Sum(Range("A1:A5"))
Jika dalam lembar kerja ketika kita menuliskan A1:A5, maka hal ini berarti sel yang terpilih adalah sel A1 hingga sel A5 atau kita menyebutnya dengan istilah range.
Dalam penulisan kode VBA, dengan menuliskan baris A1:A5 saja hanya akan menghasilkan perintah error (debug), oleh karena dari itu untuk mengartikan range A1:A5 maka harus ditulis secara lengkap.
msgbox a
adalah sebuah kotak pesan yang menginformasikan hasil dari formula SUM menggunakan Macro VBA

Model penulisan lain untuk kasus ini, bisa juga ditulis seperti berikut:
Sub formulaSUM()
Dim Range_X As Range
Dim HSL As Variant
Set Range_X = Worksheets("Sheet2").Range("A1:A3")
HSL = WorksheetFunction.Sum(Range_X)
MsgBox HSL
end sub

Silahkan pilih mana yang Anda suka.

Loading...

Mengenal Microsoft Visual Basic Editor

Microsoft Excel adalah satu program pengolah angka yang cukup handal jika dibandingkan dengan program sejenis lainnya, sebut saja program yang bersifat freeware alias gratis seperti OpenOffice Calc. Bukan saja karena progam Microsoft Excel bersifat User Friendly alias cukup mudah digunakan, kumpulan formula yang sangat luar biasa kompleks, akan tetapi juga karena kemampuannya mengolah data microsoft Excel menggunakan bantuan Visual Basic.
Apa itu Visual Basic.
Microsoft Visual BasicSeperti yang dilansir oleh situs wikipedia, Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).

Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.

Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.

Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.

Dengan kata lain, menguasi Microsoft Visual Basic akan memungkinkan Anda dapat membangun aplikasi sendiri berbasis Microsoft Office Excel.

Bagi orang awam, mungkin dengan membaca penjelasan singkat di atas serta kegunaannya agak sedikit ngeri untuk mempelajari Excel lebih lanjut lagi. dan ogah untuk mempelajarinya, karena mungkin beberapa pengguna excel sudah memiliki sebuah paradigma cukup hanya dengan menguasi formula Excel saja sudah lebih dari cukup.

Paradigma tersebut 100% tidak keliru, hanya saja mungkin beberapa formula-formula yang disediakan oleh Excel belum tentu sepenuhnya mampu menyelesaikan permasalah dalam pengolahan data, atau ketidak efektifan dalam penyelesaian pekerjaan. Sehingga perlu adanya bantuan dari program lain untuk menyelesaikannya, yang kita kenal dengan sebutan visual Basic atau biasanya kita cukup menyebutnya VBA atau Macro saja.

Hebatnya lagi, kita tidak lagi harus install program ini secara terpisah, karena ia sudah terintegrasi dengan aplikasi Microsoft Excel. dan kita bisa mengaktifkannya jika diperlukan.

Bagaimana mengaktifkan atau membukanya ?
Setidaknya ada 2 cara yang bisa dilakukan
  1. Menggunakan tombol pintas atau Shortcut ALT+F11, atau
  2. Dengan cara klik kanan nama lembar kerja atau sheet, kemudian pilih menu View Code dari menu yang muncul
Sebenarnya ada lagi cara yang ketiga, akan tetapi untuk Microsoft Excel versi 2007 ke bawah, pengguna harus mengaktifkan terlebih dahulu ribbon Developer melalui menu Excel options

Secara umum jendela Microsoft Visual Basic Editor sebagai berikut:
VBA Project
Berisi objek-objek yang terdapat dalam buku kerja Excel Anda, seperti; Lembar kerja, Userform, Module, dan juga ClassModules

Properties
Berisi informasi dari objek yang terpilih

Jendela kode
Merupakan jendela utama Visual Basic, dimana di jendela inilah baris-baris kode ditulis

Mengaktifkan Kode
Untuk mengetahui apakah setiap kode-kode yang ditulis berjalan sesuai dengan keinginan, ada baiknya kita mengujinya terlebih dahulu.
Setidaknya, ada 2 cara yang biasa dilakukan untuk menjalankan kode VBA antara lain
  1. Menggunakan tombol pintas F5, atau
  2. Klik ikon yang terdapat di baris standard toolbar
Yang perlu di ingat sebelum menjalankan kode-kode VBA adalah, pastikan kursor berada di dalam prosedur atau rangkaian baris kode VBA yang ingin di jalankan agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.

selamat mencoba

Loading...

Our Services


design

all the design of each tutorial has passed the test for excel 2007 up

installation

every each codes on this site are provided "as is" and are easy to install

youtube

in order to facilitate you in learning excel, you can visit our channel here

download

to complete all excel lessons, we have provided a download link for you

Contact Us


EXCELIVE.com
is a blogger resources site who provides
best excel tutorial based on daily needs.
The main mission of excelive is to share
our little experience in excel
to deliver best time killer for your excel issues.
Singhasari Malang 65153
East Java

Interested for our works and services?
Get more of our update !

end of page